Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gugup Berubah Lega, Begini Cerita Debut Gakuto Notsuda di Persib

Jumat, 30 Oktober 2026 16:34 WIB

Belajar Otodidak dari Internet, Pemuda Baleendah Raup Cuan dari Oplos Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 30 Oktober 2026 16:11 WIB

November Neraka! Persib Hadapi 7 Laga di 3 Kompetisi, Ini Jadwal Lengkapnya

Jumat, 30 Oktober 2026 15:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gugup Berubah Lega, Begini Cerita Debut Gakuto Notsuda di Persib
  • Belajar Otodidak dari Internet, Pemuda Baleendah Raup Cuan dari Oplos Gas Elpiji 3 Kg
  • November Neraka! Persib Hadapi 7 Laga di 3 Kompetisi, Ini Jadwal Lengkapnya
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam
  • Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi
  • Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima
  • Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bey Machmudin Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan dalam Rakornas 2024

By SusanaJumat, 13 Desember 2024 05:00 WIB2 Mins Read
Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah tahun 2024, yang digelar di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (12/12/2024).

Kehadiran Bey Machmudin dalam Rakornas ini merupakan bentuk dukungan dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.

Apalagi Jabar sudah berkomitmen menyelesaikan persoalan sampah di wilayahnya sehingga dapat berkontribusi secara nasional.

Mengusung tema “Aksi Kolaborasi Nasional Penuntasan Pengelolaan Sampah” Rakornas ini dipimpin langsung Menteri Lingkungan Hidup/ Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Anif Faisal Nurofiq.

Baca Juga:  Jangan Terlewat! Simak Rangkaian West Java Festival 2024 yang Dimulai Hari Ini

Di hadapan para gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia, Menteri Anif dalam arahannya menyampaikan, persoalan sampah kini menjadi tantangan besar dan memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

Anif menyebut, pengelolaan sampah sudah menjadi isu global dan lokal yang sampai saat ini masih menjadi permasalahan yang belum terselesaikan.

Baca Juga:  Nanay Jubaida Mashudi Kembali ke Gedung Pakuan, Kenangan Masa Kecil Terungkap

“Pemerintah pusat dan daerah wajib terus mendorong budaya pilah, pilih, dan guna ulang sampah agar terus hidup dan berkembang di masyarakat,” ujar Anif Faisal.

Anif mengungkapkan, berdasarkan data dari Global Waste Management Outlook 2024, masih terdapat 38 persen sampah global yang tidak terkelola dengan baik dan berkontribusi pada Triple Planetary Crisis.

“Apabila hal ini tidak diantisipasi akan timbul permasalahan lingkungan yang diakibatkan dari sampah yang tidak terkelola,” ucap Anif.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Ajak Semua Pihak Pertahankan Tren Positif Pengelolaan Sampah

Sejumlah persoalan yang timbul akibat sampah tak terkelola antara lain, pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran tanah, permasalahan kesehatan, hingga menyebabkan permasalahan global.

Untuk itu melalui Rakornas Pengelolaan Sampah 2024 ini diharapkan menghasilkan langkah konkret untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin pengelolaan sampah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Belajar Otodidak dari Internet, Pemuda Baleendah Raup Cuan dari Oplos Gas Elpiji 3 Kg

Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima

Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167

Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang

Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.