Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG

Rabu, 28 Oktober 2026 16:47 WIB

Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029

Rabu, 28 Oktober 2026 16:27 WIB

Persib vs Melbourne Victory Malam Ini Tayang di Mana? Ini Jadwal dan Link Live Streaming

Rabu, 28 Oktober 2026 15:13 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • Persib vs Melbourne Victory Malam Ini Tayang di Mana? Ini Jadwal dan Link Live Streaming
  • Sekolah Rasa Rumah Makan Sunda? SMAN 2 Subang Direnovasi Usai Sidak KDM
  • Siapa Mamita? Istri ‘Raja Sawer’ Haji AW yang Dikecam karena Sawer Uang dari Mobil
  • Prediksi Line Up Persib vs Melbourne Victory Malam Ini, Thom Haye dan Klok Kawal Lini Tengah
  • Polrestabes Bandung Ungkap Motif Bentrok Pasar Induk Caringin: Berawal dari Perselisihan Lama
  • Siapa Dwi Bagus Martono? Suami Siri yang Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nanay Jubaida Mashudi Kembali ke Gedung Pakuan, Kenangan Masa Kecil Terungkap

By SusanaMinggu, 9 Februari 2025 13:20 WIB2 Mins Read
Penjabar Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin bersilatuhrami dengan keluarga Almarhum Letjen TNI (Purn.) Mashudi. (Foto: Instagram @beytmachmudin).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Putri sulung Mantan Gubernur Jawa Barat periode 1960-1970, Mashudi, Nanay Jubaida Mashudi (73), tidak pernah menyangka akan kembali berkesempatan mengunjungi Rumah Dinas Gubernur Gedung Pakuan.

Undangan dari Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin, untuk mengunjungi Gedung Pakuan akhirnya terealisasi pada Sabtu (8/2/2025) siang.

Nanay mengenang pertama kali dirinya menginjak Gedung Pakuan pada tahun 1960 saat masih duduk di Sekolah Dasar (SD). Saat itu, bersama almarhum adiknya Medi Moh Saleh, mereka cukup aktif karena hanya berdua. Mereka sering bermain sepatu roda di Gedung Pakuan, yang kini menjadi ruang resepsi.

“Kecil, bandel. Tempat main sepatu roda saya dulu nih sama adik saya,” kenang Nanay, di Gedung Pakuan, Sabtu (8/2/2025).

Baca Juga:  Dinilai Tak Beri Manfaat, Ridwan Kamil Tanggapi Pembubaran JQR oleh Bey Machmudin

Sementara itu, Bey Machmudin menanggapi cerita Nanay dengan memberikan perbandingan. Ia mengingatkan bahwa keluarga Mantan Gubernur Jabar periode 1975-1985, Aang Kunaefi, yang diundang berkunjung ke Gedung Pakuan pekan lalu, bercerita bahwa ruang tersebut digunakan untuk bermain sepeda.

Baca Juga:  Bey Machmudin Imbau Camat se-Bandung Barat Libatkan Masyarakat dalam Penuntasan Masalah

“Contoh anak zaman dulu dan sekarang berbedanya, ibu (Nanay) cerita main sepatu roda di sini. Anaknya Pak Aang main sepeda di dalam sini, karena waktu itu belum ada gadget,” ujar Bey.

Bey juga menyatakan bahwa setelah ini, ia akan mengundang keluarga besar mantan Gubernur Jabar lainnya untuk mengunjungi Gedung Pakuan dan bernostalgia. Dirinya pun memastikan akan memberi kesempatan seluas-luasnya bagi mereka untuk mengenang setiap sudut Gedung Pakuan yang pernah menjadi hunian mereka di masa lalu.

Baca Juga:  Pemprov Jabar dan Direksi BIJB Gencarkan Beragam Strategi Demi Tingkatkan Kinerja Bisnis

“Intinya saya undang semua. Kalau waktu bisa diatur, tadi saya hanya antar, jalan-jalan sendiri saja. Kalau ada saya, ya karagok. Jadi bebas,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin Gubernur Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG

Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029

Sekolah Rasa Rumah Makan Sunda? SMAN 2 Subang Direnovasi Usai Sidak KDM

Polrestabes Bandung Ungkap Motif Bentrok Pasar Induk Caringin: Berawal dari Perselisihan Lama

Siapa Dwi Bagus Martono? Suami Siri yang Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.