Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Menggugah Selera! Ini 5 Spot Kuliner Hits di Cimahi yang Bikin Ketagihan

Rabu, 14 Oktober 2026 02:00 WIB

Destinasi Wisata Pilihan di Sekitar Stasiun Cimahi untuk Liburan Singkat

Rabu, 14 Oktober 2026 01:00 WIB

Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 21:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menggugah Selera! Ini 5 Spot Kuliner Hits di Cimahi yang Bikin Ketagihan
  • Destinasi Wisata Pilihan di Sekitar Stasiun Cimahi untuk Liburan Singkat
  • Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia
  • PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar
  • Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two
  • Dari Sumedang Jadi Diva Dunia! Kisah Rahasia Rossa yang Jarang Orang Tahu!
  • Igor Tolic Soroti Kekuatan Cong Viettel, Persib Siapkan Strategi Khusus
  • Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bikin Gaduh, Dedi Mulyadi Minta Maaf ke Warga Jabar

By SusanaMinggu, 13 April 2025 11:30 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan permohonan maafnya kepada seluruh masyarakat Jabar atas kegaduhan yang terjadi akibat dari kebijakan-kebijakan yang dikelurkannya.

Dedi kembali menegaskan pendekatan kepemimpinannya yang menekankan aksi cepat dan langsung ke lapangan, daripada sekadar mengandalkan birokrasi yang panjang dan berjenjang.

“Kenapa sih Kang Dedi harus selalu turun? Di kita ini memang harus segera dimulai dengan contoh. Kalau tidak dicontohi, tidak turun. Susah selesai kalau pakai metode birokrasi yang formal dan terstruktur, karena itu butuh waktu lama,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Minggu (13/4/2025).

Ia menekankan pentingnya gerak cepat dan responsif dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. Menurutnya, pendekatan langsung jauh lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan psikologis publik yang mendambakan kehadiran nyata pemerintah.

Baca Juga:  BOCOR KE PUBLIK! Parodi Pedas dan Rekaman Kamera Raksasa Dedi Mulyadi Meledak di Medsos!

“Saya ingin menempuh hal-hal itu dilakukan dengan cepat, tidak terlalu rumit, dan tepat sasaran. Ini yang saya lakukan karena kita ingin melakukan percepatan. Bukan hanya kinerja birokrasi, tapi juga kinerja sosial untuk memenuhi keinginan psikologi publik agar semua orang bisa menjalankan hak dan kewajibannya secara baik,” tegasnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tegaskan Samsat di Bogor Creative Center Demi Manfaat Publik

Dalam kesempatan tersebut, Dedi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jabar apabila langkah-langkah dan kebijakannya menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

“Untuk seluruh masyarakat Jawa Barat, saya menyampaikan permohonan maaf apabila saya setiap hari membuat kegaduhan dengan berbagai langkah dan kebijakan yang tentunya banyak yang tidak menyukainya,” katanya.

Namun, ia menegaskan bahwa semua kritik dan masukan tetap ia terima dengan hati terbuka.

“Banyak yang secara terbuka memberikan kritik, dan saya menerimanya dengan baik. Karena sahabat yang baik adalah sahabat yang mengingatkan. Tapi saya juga melihat banyak harapan publik yang terpuaskan,” tambahnya.

Baca Juga:  Patut Dicontoh, Guru SD di Cianjur Ajarkan Murid Cara Cuci dan Setrika Baju

Dedi Mulyadi menutup pernyataannya dengan refleksi tentang peran seorang pemimpin yang harus adil dan hadir bagi seluruh lapisan masyarakat, baik yang mendukung maupun yang mengkritik.

“Saya adalah pemimpin yang hidup di dua sisi , yang suka dan tidak suka, yang menyetujui dan tidak menyetujui. Dan kedua-duanya adalah warga saya, rakyat Jawa Barat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Kiaracondong Bandung Mulai Ditata, Drainase Tersumbat Sampah Jadi Perhatian

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.