Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!

Rabu, 13 Mei 2026 19:34 WIB

13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta

Rabu, 13 Mei 2026 19:26 WIB
Persib Bandung

7 Pemain Timnas di Persib vs PSM, Pertarungan Gengsi Tak Terhindarkan

Rabu, 13 Mei 2026 19:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!
  • 13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta
  • 7 Pemain Timnas di Persib vs PSM, Pertarungan Gengsi Tak Terhindarkan
  • Maung Bandung Beraksi! Intip 6 Pemain Incaran Persib: Dari Kapten Persebaya hingga Kiper Belanda
  • Drama El Clasico di Samarinda: Rizky Ridho Buka Suara Soal Ketegangan dengan Beckham Putra
  • Polda Jabar Ungkap 474 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan, 593 Tersangka Diamankan
  • Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis
  • Catat! Jadwal Operasional bank bjb Selama Libur Nasional dan Cuti Bersama Mei 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Indonesia Bersiap Hadapi Pekan Penuh Risiko Alam

By Aga GustianaSelasa, 11 November 2025 07:08 WIB2 Mins Read
Cuaca Ekstrem. (Foto: Ilustrasi/bpbd.bogorkab.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sebagian besar wilayah Indonesia selama sepekan ke depan. Intensitas hujan yang meningkat tajam dinilai berpotensi menimbulkan berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, serta angin kencang.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa kondisi atmosfer saat ini berada dalam fase yang sangat dinamis. Sejumlah fenomena global dan regional tengah aktif secara bersamaan, memicu pembentukan awan hujan tebal di banyak daerah Nusantara.

“Beberapa sistem atmosfer bekerja bersamaan, mulai dari siklon tropis Fung Wong yang berputar di timur Filipina, hingga pengaruh Madden Julian Oscillation (MJO), serta gelombang Kelvin dan Rossby Equator. Kombinasi ini meningkatkan peluang terjadinya hujan lebat hingga pertengahan November,” terangnya dalam rilis resmi BMKG, Senin malam (10/11/2025).

Dampak tidak langsung dari siklon Fung Wong, lanjut Guswanto, sudah terasa di wilayah Kalimantan Utara, Sulawesi, Maluku, dan Papua bagian utara, berupa peningkatan pertumbuhan awan hujan serta kecepatan angin yang mencapai lebih dari 25 knot.

Baca Juga:  Kabupaten Bandung Diguncang Gempa Pagi dan Malam, Masjid hingga Puskesmas Rusak

Sementara itu, Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani menegaskan bahwa rentang waktu 10–16 November 2025 diperkirakan menjadi periode paling rawan. Curah hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat berpotensi mengguyur hampir seluruh wilayah besar Indonesia, dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Papua.

Beberapa daerah dengan status siaga hujan ekstrem meliputi Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua. Selain ancaman hujan deras, angin kencang juga diperkirakan akan menerpa kawasan pesisir seperti Banten, Lampung, dan Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga:  2 Hari Diguyur Hujan Deras, 20 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Terdampak Banjir

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada tanpa menimbulkan kepanikan. Aktivitas luar ruangan sebaiknya dihindari saat terjadi hujan petir, serta menjauhi area berisiko seperti bawah pohon besar atau bangunan tua. Saluran air juga perlu dipastikan tidak tersumbat agar genangan tidak berubah menjadi banjir.

Baca Juga:  Awas Cuaca Ekstrem! BMKG Luncurkan Kanal Digital untuk Kelancaran Mudik 2025

Bagi para nelayan dan pengguna transportasi laut, BMKG meminta agar meningkatkan kewaspadaan karena gelombang tinggi diprediksi terjadi di sejumlah perairan, antara lain Samudera Hindia barat Sumatera, selatan Jawa, Laut Banda, Laut Flores, dan Laut Arafura.

Masyarakat disarankan untuk terus memperbarui informasi prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG, baik situs bmkg.go.id, akun media sosial @infoBMKG, maupun aplikasi InfoBMKG.

Cuaca ekstrem dapat datang tanpa peringatan panjang — kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi kunci untuk meminimalkan dampaknya

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

angin kencang banjir Bencana Alam BMKG Cuaca Ekstrem Hujan Lebat peringatan dini siklon tropis
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta

peredaran narkoba

Polda Jabar Ungkap 474 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan, 593 Tersangka Diamankan

Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis

Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI

Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar

Nama Mafia Jepang Dipakai Dakwah di Kediri, Cucu Gus Miek Disentil Netizen: Gak Takut Yakuza Aslinya Marah?

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.