Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?

Selasa, 3 November 2026 09:00 WIB

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Selasa, 3 November 2026 08:04 WIB

Skenario Lolos Kilat Persib Bandung di ACL 2: Bisa Segel Tiket Duluan Tanpa Tunggu Laga Akhir?

Selasa, 3 November 2026 07:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?
  • Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS
  • Skenario Lolos Kilat Persib Bandung di ACL 2: Bisa Segel Tiket Duluan Tanpa Tunggu Laga Akhir?
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BMKG Ungkap Potensi Banjir Jakarta 2020 Terulang Kembali

By Aga GustianaRabu, 4 Desember 2024 17:07 WIB2 Mins Read
Ilustrasi banjir saat musim hujan. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bencana banjir yang terjadi di Jakarta pada 2020 lalu berpotensi terulang kembali imbas pergerakan seruak udara dingin dari dataran tinggi Siberia.

Hal tersebut diungkap Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam Raker Kesiapan Nataru dengan Komisi V DPR RI pada Rabu (4/12/2024).

“Sejak minggu lalu kami mendeteksi adanya potensi masuknya seruak udara dingin dari dataran tinggi Siberia. Kemudian diprediksi mulai Desember ini sudah bergerak mengarah ke wilayah Indonesia,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

“Diprediksi landing-nya ini kira-kira sekitar tanggal 20 Desember sampai sekitar 29 Desember,” lanjutnya.

Baca Juga:  Pasangan Rido Penuh Pengalaman, RK: Mudah-mudahan Kombinasi Ini Meyakinkan Warga Jakarta

Dwikorta mengungkapkan, seruak dingin bakal menyebabkan terjadinya angin kencang, gelombang tinggi dan peningkatan curah hujan.

Berbagai fenomena tersebut, kata Dwikorta, akan terjadi terutama di Laut Natuna.

Sementara di wilayah barat Indonesia, seruak dingin ini diprediksi menyebabkan banjir parah seperti yang terjadi di Jakarta pada tahun 2020 lalu.

“Kemudian kalau saat landing ke Indonesia bagian barat yaitu Jawa Barat, Lampung, kemudian Banten, DKI. Skenario terburuk itu meningkatkan curah hujan dengan intensitas yang ekstrem. Contoh yang sudah terjadi di tahun 2020 di bulan Januari kondisi terparah adalah Jabodetabek banjir saat itu,” jelas Dwikorita.

Baca Juga:  Aksi Pemotor Piting dan Hajar Pemobil Gara-gara Suara Klakson, Polisi Buru Pelaku

“Itu akibat kami mendeteksi seruak udara dingin tadi,” imbuhnya.

Seperti diketahui, pada Januai 2020 lalu, Jakarta diterpa bencana banjir yang menyebabkan ratusan wilayah di sana tergenang hingga 350 cm.

Pada saat itu, intensitas curah hujan memang cukup ekstrem, mencapai 377 mm/hari.

Tercatat sebanyak 390 RW di 151 kelurahan dari 35 kecamatan di Jakarta terendam banjir dengan durasi empat hari.

Dari bencana banjir tersebut, ada 36.455 warga yang mengungsi di 269 titik dan 19 orang meninggal.

Baca Juga:  Kronologi Penculikan Kacab Bank di Jakarta Timur Berakhir Maut di Bekasi

Lebih lanjut, skenario paling ringan untuk fenomena seruak dingin tersebut adalah terganggunya aktivitas pelayaran. Dwikorita mencontohkan bagaimana seruak dingin pada 2022 mengganggu aktivitas penyeberangan di pelabuhan.

“Skenario ter-ringan yang pernah terjadi sekitar 2 tahun lalu saat penyeberangan di Merak-Bakauheni, tiba-tiba kapal yang sudah parkir ini oleng. Karena seruak angin itu kapalnya oleng, sementara masih ada yang menyeberang. Jadi waktu itu satu truk masuk ke laut, kemudian satu mobil juga masuk ke laut,” tuturnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir BMKG Jakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.