Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sah! Lionel Messi Resmi Jadi Pemain Tersubur Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Sabtu, 4 Juli 2026 09:23 WIB

Dari SPG Jadi Mahasiswi Melbourne, Kisah Juang Kembar Anak Buruh Tani Tampar Balik Kritik Beasiswa Negara!

Sabtu, 4 Juli 2026 08:58 WIB

Drama 120 Menit! Gol Bunuh Diri Antar Argentina Depak Tanjung Verde Menuju 16 Besar Piala Dunia 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 08:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sah! Lionel Messi Resmi Jadi Pemain Tersubur Sepanjang Sejarah Piala Dunia
  • Dari SPG Jadi Mahasiswi Melbourne, Kisah Juang Kembar Anak Buruh Tani Tampar Balik Kritik Beasiswa Negara!
  • Drama 120 Menit! Gol Bunuh Diri Antar Argentina Depak Tanjung Verde Menuju 16 Besar Piala Dunia 2026
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 4 Juli 2026, Amankan Hadiah Skin dan Diamond Gratis Sebelum Kehabisan
  • Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair
  • Link Live Streaming Argentina vs Cape Verde Piala Dunia 2026, Tonton di TVRI dan OTT
  • Bernostalgia di Tizi Bandung, Restoran Klasik dengan Menu Eropa Favorit Sejak 1967
  • Bosan ke Puncak? Ini Rekomendasi Wisata Alam Hits di Bogor yang Cocok Buat Healing Akhir Pekan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bonus ASN untuk Persib Ditolak, Dedi Mulyadi Serahkan Sepenuhnya ke Sekda

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 1 Juli 2025 10:45 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi santai polemik penolakan dana bonus hasil urunan ASN Pemprov Jabar untuk tim Persib Bandung.

Bonus yang dijanjikan senilai Rp1 miliar usai Persib menjuarai Liga 1 musim 2024/2025 itu sebelumnya diumumkan secara terbuka sebagai bentuk apresiasi.

Dedi menegaskan bahwa sejak awal, penggalangan dana tersebut bersifat sukarela dan tidak mengikat.

“Saya sudah sampaikan, waktu awal kalimat satu miliyar itu sifatnya itu sukarela, tidak boleh dipaksakan. Tercapainya berapa itu yang harus diberikan,” kata Dedi saat ditemui usai upacara Hari Bhayangkara ke-79 di Mapolda Jabar, Selasa (1/7/2025).

Baca Juga:  Beckham Putra Catat Sejarah, Persib Bandung Raih Gol ke-1.100 di Liga

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum pengumpulan dilakukan, Pemprov telah berkonsultasi dengan aparat hukum guna memastikan tidak ada pelanggaran dalam prosesnya.

“Waktu itu sebelum mendapatkan, mengumpulkan sumbangan untuk bonus itu dikonsultasikan dulu dengan aparat hukum, melanggar atau tidak?” imbuhnya.

Hingga akhir Juni 2025, total dana yang berhasil dikumpulkan dari ASN hanya mencapai Rp365,5 juta. Jumlah tersebut jauh dari target awal dan kemudian ditolak oleh manajemen Persib karena dianggap berpotensi menimbulkan persepsi negatif dari suporter.

Baca Juga:  Gilbert Agius Tuding Persib Bermain Sepak Bola Negatif

Menanggapi penolakan tersebut, Dedi menyerahkan sepenuhnya kepada Sekretaris Daerah dan para penyumbang untuk menentukan nasib dana tersebut.

“Selanjutnya sekarang terserah Pak Sekda aja, terserah para pemberi sumbangan mau dikemanain, saya tidak jadi masalah,” tegas Dedi.

Untuk diketahui, Dedi Mulyadi menyatakan akan memberikan Rp1 miliar dari kantong pribadinya sebagai bentuk apresiasi kepada Persib, dan mengimbau ASN Pemprov untuk turut menyumbang dana tambahan dengan ketentuan tidak menggunakan APBD.

Baca Juga:  Jadi Man of The Match, Klok Mantap Jaga Konsistensi Bersama Timnas

Namun, langkah itu justru menuai kontroversi setelah dana yang terkumpul tidak sesuai janji. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, secara tegas menolak dana tersebut.

“Dijanjikan Rp1 miliar, yang dikumpulkan cuma Rp365 juta. Saya tolak, karena ini bisa jadi beban dan menimbulkan prasangka Bobotoh seolah Persib sudah menerima semua uang,” ujar Umuh, Jumat (27/6/2025).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bonus Bonus ASN untuk Persib Dana urunan ASN Pemprov Jabar Dedi Mulyadi Penolakan bonus Persib Persib
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi

Tragis! Remaja Bandung Barat Tewas Dibacok di Purwakarta Usai COD Sajam

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.