Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Saldo Belum Masuk Jangan Panik, Ini Alasan Bansos PKH dan BPNT Juli 2026 Cair Bertahap

Kamis, 23 Juli 2026 21:53 WIB

iPhone 18 Pro Bocor! Baterai Jumbo dan Chip A20 Pro Siap Bikin Rival Ketar-ketir

Kamis, 23 Juli 2026 21:47 WIB

Akhir Era Sang Legenda! Djadjang Nurdjaman Tinggalkan Persib Usai Ukir Sejarah Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 21:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Saldo Belum Masuk Jangan Panik, Ini Alasan Bansos PKH dan BPNT Juli 2026 Cair Bertahap
  • iPhone 18 Pro Bocor! Baterai Jumbo dan Chip A20 Pro Siap Bikin Rival Ketar-ketir
  • Akhir Era Sang Legenda! Djadjang Nurdjaman Tinggalkan Persib Usai Ukir Sejarah Panjang
  • Jordi Amat Kirim Pesan Tegas! Timnas Indonesia Bidik Kemenangan Perdana di Piala AFF 2026
  • Farhan Sebut Miras, Obat-obatan, dan Judi Online Jadi Pemicu Utama Kriminalitas di Bandung Raya
  • Jadwal Lengkap dan Peta Kekuatan Timnas Indonesia di Grup A ASEAN Cup 2026
  • Cuma Modal NIK KTP! Cek Sekarang Apakah Anda Terdaftar Penerima Bansos Juli 2026
  • Igor Tolic Belum Puas? Persib Buka Pintu Transfer Lagi Usai Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 23 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukan Minta Sedekah! Pelukis 76 Tahun Berjuang Lunasi Utang 500 Juta Lewat Goresan Kuas

By SusanaSelasa, 14 April 2026 15:49 WIB3 Mins Read
Kisah inspiratif pelukis Yogyakarta Suhardiyono Kibar. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di usia yang tak lagi muda, semangat hidup seorang seniman justru menjadi inspirasi. Suhardiyono Kibar, pelukis berusia 76 tahun, tengah berjuang melunasi utang keluarga sebesar Rp500 juta, bukan dengan meminta belas kasihan, melainkan melalui karya lukisannya.

Kisahnya viral di media sosial dan menyentuh hati banyak orang. Namun lebih dari sekadar viral, perjuangan Suhardiyono menyimpan pesan kuat tentang martabat, kerja keras, dan keteguhan hati di tengah cobaan hidup.

Memilih Berkarya, Bukan Meminta

Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @editoria.id, Suhardiyono dengan tenang menyampaikan kondisi yang tengah ia hadapi.

Utang tersebut, menurutnya, bukan berasal dari dirinya secara langsung, melainkan milik saudaranya. Namun karena tanah yang dijadikan agunan telah diwariskan kepadanya, ia kini harus menanggung konsekuensinya.

Meski menghadapi tekanan ekonomi dan ancaman penyitaan aset, Suhardiyono tetap memilih jalan yang tidak mudah.

“Saya profesional saja, tidak mau diberi sedekah. Saya masih mampu melukis, saya mau selesaikan masalah,” ujarnya dengan tegas.

Pernyataan tersebut mencerminkan prinsip hidup yang kuat, bahwa harga diri dan usaha tetap menjadi pegangan utama, bahkan di usia senja.

Lukisan Jadi Jalan Perjuangan

Melalui akun Instagram @maestro_kibar, Suhardiyono memamerkan berbagai karya lukisannya. Salah satu yang mencuri perhatian adalah lukisan tokoh proklamator Indonesia, Soekarno.

Ia menawarkan karyanya kepada publik sebagai bagian dari upaya melunasi utang yang kini membebaninya.

“Melukis Bapak Bangsa Soekarno… saya pelukis usia 76 tahun, sedang berjuang melunasi hutang bank,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Karya-karya tersebut bukan hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga sarat makna perjuangan pribadi seorang seniman yang menolak menyerah pada keadaan.

Dukungan Warganet Mengalir

Kisah Suhardiyono langsung menyentuh hati warganet. Kolom komentar di media sosial dipenuhi doa, dukungan moral, hingga harapan agar karyanya segera laku.

Beberapa warganet mengaku belum mampu membeli lukisan, namun tetap memberikan semangat.

“Saya belum mampu beli, tapi saya doakan Bapak sehat selalu dan karyanya cepat laku,” tulis salah satu pengguna.

Ada pula yang berharap perhatian dari tokoh publik untuk membantu menyebarkan kisah ini agar lebih banyak orang mengetahui perjuangan sang pelukis.

Lebih dari Sekadar Kisah Viral

Di balik kisah ini, terdapat pelajaran penting tentang bagaimana seseorang memilih menghadapi kesulitan hidup.

Suhardiyono tidak menempatkan dirinya sebagai korban, melainkan sebagai individu yang tetap memiliki kendali atas pilihan hidupnya. Ia menunjukkan bahwa kreativitas dan ketekunan dapat menjadi jalan keluar, bahkan di tengah situasi yang sulit.

Kisah ini juga menjadi pengingat bahwa di tengah arus digital yang serba cepat, masih ada nilai-nilai kemanusiaan yang menginspirasi, tentang kerja keras, integritas, dan keberanian menghadapi kenyataan.

Penutup: Semangat yang Tak Lekang oleh Usia

Perjuangan Suhardiyono Kibar adalah cermin keteguhan hati seorang seniman yang menolak menyerah pada keadaan. Di usia 76 tahun, ia memilih tetap berdiri, berkarya, dan menyelesaikan tanggung jawabnya dengan cara yang bermartabat.

Semoga langkahnya dimudahkan, karyanya menemukan jalan, dan semangatnya terus menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kisah Inspiratif Indonesia kisah viral 2026 lukisan Soekarno pelukis Yogyakarta Perjuangan Hidup seniman lansia Suhardiyono Kibar utang 500 juta viral pelukis 76 tahun
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Saldo Belum Masuk Jangan Panik, Ini Alasan Bansos PKH dan BPNT Juli 2026 Cair Bertahap

Farhan Sebut Miras, Obat-obatan, dan Judi Online Jadi Pemicu Utama Kriminalitas di Bandung Raya

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal NIK KTP! Cek Sekarang Apakah Anda Terdaftar Penerima Bansos Juli 2026

Dorong Mahasiswa KIP Kuliah Mandiri, Ledia Hanifa Gelar Kompetisi Proposal Bisnis

Proyek PLTP Patuha Unit 2 Capai Fase Vital: Mobilisasi Komponen Generator Sukses Digelar

Nasib Eks Pengurus GKI Taman Cibunut Ditentukan Senin, Sidang Praperadilan Hampir Berakhir

Terpopuler
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Mengenal Lebih Dekat Frank Alexander Hutapea: Pengacara Independen yang Tak Mau di Bayang-bayang Sang Ayah
  • Sidang Praperadilan Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Bergulir, Polisi Bantah Dalil Pemohon
  • Praperadilan Eks Pengurus GKI Taman Cibunut: Polisi Beberkan Bukti Sah Penetapan Tersangka
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.