Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kiaracondong Bandung Mulai Ditata, Drainase Tersumbat Sampah Jadi Perhatian

Selasa, 13 Oktober 2026 17:23 WIB

Diprotes Ulama, Turnamen Domino di Kota Tasikmalaya Batal Dihelat

Selasa, 13 Oktober 2026 17:17 WIB

Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP

Selasa, 13 Oktober 2026 17:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kiaracondong Bandung Mulai Ditata, Drainase Tersumbat Sampah Jadi Perhatian
  • Diprotes Ulama, Turnamen Domino di Kota Tasikmalaya Batal Dihelat
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
  • Bobotoh Meledak Usai Thom Haye Bongkar Fasilitas Persib, Manajemen Didesak Berbenah!
  • Sakit Hati Usai Cerai, Pria Garut Nekat Sebar Video Syur Mantan Istri di Media Sosial
  • Beneran Santri Atau Talent Bayaran? Karnaval Berhijab Pakai Sound Horeg di Malang Bikin Netizen Geger!
  • Kasus Kekerasan di Rumah Sakit Cirebon: Perawat Diduga Dianiaya Dokter Spesialis Gara-gara Tolak Asmara
  • Garuda Pertiwi Muda Menggila! Sapu Bersih 3 Laga, Cetak 10 Gol dan Lolos ke Piala Asia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukan Minta Sedekah! Pelukis 76 Tahun Berjuang Lunasi Utang 500 Juta Lewat Goresan Kuas

By SusanaSelasa, 14 April 2026 15:49 WIB3 Mins Read
Kisah inspiratif pelukis Yogyakarta Suhardiyono Kibar. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di usia yang tak lagi muda, semangat hidup seorang seniman justru menjadi inspirasi. Suhardiyono Kibar, pelukis berusia 76 tahun, tengah berjuang melunasi utang keluarga sebesar Rp500 juta, bukan dengan meminta belas kasihan, melainkan melalui karya lukisannya.

Kisahnya viral di media sosial dan menyentuh hati banyak orang. Namun lebih dari sekadar viral, perjuangan Suhardiyono menyimpan pesan kuat tentang martabat, kerja keras, dan keteguhan hati di tengah cobaan hidup.

Memilih Berkarya, Bukan Meminta

Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @editoria.id, Suhardiyono dengan tenang menyampaikan kondisi yang tengah ia hadapi.

Utang tersebut, menurutnya, bukan berasal dari dirinya secara langsung, melainkan milik saudaranya. Namun karena tanah yang dijadikan agunan telah diwariskan kepadanya, ia kini harus menanggung konsekuensinya.

Meski menghadapi tekanan ekonomi dan ancaman penyitaan aset, Suhardiyono tetap memilih jalan yang tidak mudah.

“Saya profesional saja, tidak mau diberi sedekah. Saya masih mampu melukis, saya mau selesaikan masalah,” ujarnya dengan tegas.

Pernyataan tersebut mencerminkan prinsip hidup yang kuat, bahwa harga diri dan usaha tetap menjadi pegangan utama, bahkan di usia senja.

Lukisan Jadi Jalan Perjuangan

Melalui akun Instagram @maestro_kibar, Suhardiyono memamerkan berbagai karya lukisannya. Salah satu yang mencuri perhatian adalah lukisan tokoh proklamator Indonesia, Soekarno.

Ia menawarkan karyanya kepada publik sebagai bagian dari upaya melunasi utang yang kini membebaninya.

“Melukis Bapak Bangsa Soekarno… saya pelukis usia 76 tahun, sedang berjuang melunasi hutang bank,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Karya-karya tersebut bukan hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga sarat makna perjuangan pribadi seorang seniman yang menolak menyerah pada keadaan.

Dukungan Warganet Mengalir

Kisah Suhardiyono langsung menyentuh hati warganet. Kolom komentar di media sosial dipenuhi doa, dukungan moral, hingga harapan agar karyanya segera laku.

Beberapa warganet mengaku belum mampu membeli lukisan, namun tetap memberikan semangat.

“Saya belum mampu beli, tapi saya doakan Bapak sehat selalu dan karyanya cepat laku,” tulis salah satu pengguna.

Ada pula yang berharap perhatian dari tokoh publik untuk membantu menyebarkan kisah ini agar lebih banyak orang mengetahui perjuangan sang pelukis.

Lebih dari Sekadar Kisah Viral

Di balik kisah ini, terdapat pelajaran penting tentang bagaimana seseorang memilih menghadapi kesulitan hidup.

Suhardiyono tidak menempatkan dirinya sebagai korban, melainkan sebagai individu yang tetap memiliki kendali atas pilihan hidupnya. Ia menunjukkan bahwa kreativitas dan ketekunan dapat menjadi jalan keluar, bahkan di tengah situasi yang sulit.

Kisah ini juga menjadi pengingat bahwa di tengah arus digital yang serba cepat, masih ada nilai-nilai kemanusiaan yang menginspirasi, tentang kerja keras, integritas, dan keberanian menghadapi kenyataan.

Penutup: Semangat yang Tak Lekang oleh Usia

Perjuangan Suhardiyono Kibar adalah cermin keteguhan hati seorang seniman yang menolak menyerah pada keadaan. Di usia 76 tahun, ia memilih tetap berdiri, berkarya, dan menyelesaikan tanggung jawabnya dengan cara yang bermartabat.

Semoga langkahnya dimudahkan, karyanya menemukan jalan, dan semangatnya terus menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kiaracondong Bandung Mulai Ditata, Drainase Tersumbat Sampah Jadi Perhatian

Diprotes Ulama, Turnamen Domino di Kota Tasikmalaya Batal Dihelat

Ilustrasi video syur

Sakit Hati Usai Cerai, Pria Garut Nekat Sebar Video Syur Mantan Istri di Media Sosial

Beneran Santri Atau Talent Bayaran? Karnaval Berhijab Pakai Sound Horeg di Malang Bikin Netizen Geger!

Kasus Kekerasan di Rumah Sakit Cirebon: Perawat Diduga Dianiaya Dokter Spesialis Gara-gara Tolak Asmara

Diduga Hilang Kendali karena Mengantuk, Mobil Naik ke Taman Dago

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.