Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda

Rabu, 13 Mei 2026 22:55 WIB

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Rabu, 13 Mei 2026 22:20 WIB

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

Rabu, 13 Mei 2026 21:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pakar ITB Kritik Wacana PKB Diganti Jalan Provinsi Berbayar: Campur Dua Hal Berbeda
  • Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan
  • Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif
  • ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi
  • Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026
  • Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan
  • UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 14 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Bunker Kiamat Laku Keras Diborong Orang Kaya, Pakar Sebut Percuma

By Aga GustianaMinggu, 29 Desember 2024 16:27 WIB2 Mins Read
Ilustrasi bunker. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Belakangan ini para orang kaya berbondong-bondong membeli bunker. Hal tersebut karena mereka ketakutan akan perang nuklir ataupun bencana mengerikan yang kapan saja bisa terjadi.

Sayangnya, menurut pakar hal tersebut sia-sia saja. Pasalnya, ada masalah besar mengenai bunker semacam itu.

Pakar mengatakan, bunker atau tempat perlindungan semacam itu dinilai tak lebih sekadar mekanisme pertahanan psikologis bagi orang kaya. Padahal, dalam jangka panjang, bunker pun tidak dapat melindungi mereka.

Dikabarkan, bisnis bunker mengalami peningkatan akhir dekade ini. Pada tahun lalu saja meningkat dari USD 137 juta menjadi USD 175 juta.

Baca Juga:  Hadapi Yaumul Hisab, UAH Ingatkan Setiap Amal akan Dipertanggungjawabkan

Pakar menyebut, tempat perlindungan ini lebih banyak mengatasi kecemasan dari realitas akbiat nuklir. Pada akhirnya, pemilik tetap harus keluar dari bunker dan menghadapi situasi mengerikan di permukaan.

“Bunker sebenarnya bukan alat untuk bertahan hidup dari perang nuklir, tetapi alat untuk memungkinkan populasi secara psikologis menanggung kemungkinan perang nuklir,” jelas Alicia Sanders-Zakre dari International Campaign to Abolish Nuclear Weapons.

Bahkan, radiasi setelah ledakan senjata nuklir sangat mengerikan. Mereka yang selamat tak akan bisa lepas dari efek kesehatan yang berlangsung lama. Seperti yang terlihat di Chernobyl setelah reaktornya meleleh hampir 40 tahun silam, dan itu belum memperhitungkan kelaparan, kehasuan, dan hancurnya tatanan sosial.

Baca Juga:  Penampakan Gudang 'Persiapan Kiamat', Ada Apa di Dalamnya?

“Pada akhirnya, satu-satunya solusi untuk melindungi populasi dari perang nuklir adalah dengan menghilangkan senjata nuklir,” tambahnya.

Pakar nuklir, Sam Lair bahkan mengatakan jika upaya semacam itu kemungkinan besar sia-sia.

“Bahkan jika di bencana nuklir mereka mungkin lebih dapat bertahan hidup, saya pikir akibatnya setelahnya akan lebih buruk daripada yang dipikirkan banyak orang,” kata Lair, peneliti di James Martin Center for Nonproliferation Studies.

Baca Juga:  Tel Aviv Lumpuh Usai Serangan Rudal Iran, Warga Mengungsi dan Aktivitas Kota Terhenti

Namun demikian, persiapan menghadapi kiamat kini sudah hal yang lumrah di Amerika Serikat dan juga di beberapa negara lain.

Misalnya di Swiss, di mana tiap penduduk dijamin mendapat tempat di bunker jika terjadi perang nuklir, pemerintah menginvestasikan ratusan juta dolar untuk memperbarui sejumlah besar bunker peninggalan era Perang Dingin.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bunker kiamat nuklir Pakar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!

Catat! Jadwal Operasional bank bjb Selama Libur Nasional dan Cuti Bersama Mei 2026

Lari Gratis di Dieng Caldera Race 2026? Cukup Nabung di bank bjb, Begini Caranya!

Video Guru Bahasa Inggris vs Siswa, Bikin Heboh, Ada Kejanggalan Mengejutkan di Menit ke 2

Panduan Lengkap SPMB Kota Bandung 2026: Aturan Baru, Jalur, dan Jadwal Penting yang Wajib Diketahui Orang Tua

Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.