Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Klaim Saldo DANA Gratis Rp250.000 Hari Ini 13 Agustus 2026, Cek Cara Ambil lewat Fitur Resmi dan Aplikasi Penghasil Uang

Kamis, 13 Agustus 2026 02:00 WIB

Kode Redeem FF Terbaru 13 Agustus 2026: Klaim Skin Weapon Elegan dan Voucher Gratis Sekarang!

Kamis, 13 Agustus 2026 01:00 WIB

Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27

Rabu, 12 Agustus 2026 20:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Saldo DANA Gratis Rp250.000 Hari Ini 13 Agustus 2026, Cek Cara Ambil lewat Fitur Resmi dan Aplikasi Penghasil Uang
  • Kode Redeem FF Terbaru 13 Agustus 2026: Klaim Skin Weapon Elegan dan Voucher Gratis Sekarang!
  • Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27
  • Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra
  • Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa
  • Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan
  • Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban
  • Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 13 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dampak Psikis Korban Kekerasan Seksual Anak di Sukabumi Kian Mengkhawatirkan, Kini Alami Halusinasi

By Aga GustianaJumat, 26 Juni 2026 13:42 WIB3 Mins Read
Pelecehan Seksual
Kasus pelecehan seksual. Foto: ilustrasi/Shutterstock/Peter Leee
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dampak psikologis yang mendalam pasca-kasus kekerasan seksual menimpa seorang siswi kelas 3 Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Bocah malang yang menjadi korban tindakan asusila oleh teman sebayanya tersebut kini dilaporkan mengalami trauma hebat hingga menunjukkan gejala halusinasi di kesehariannya.

Kondisi memprihatinkan ini dibeberkan langsung oleh Evelin Aprilianti selaku kuasa hukum keluarga korban, usai mendatangi rumah kediaman kliennya pada Kamis (25/6/2026). Evelin menjelaskan bahwa ingatan kelam dari peristiwa tersebut terus membayangi pikiran sang anak.

“Kondisi anak korban saat ini dalam kondisi yang menurut saya cukup perlu pendampingan psikologis, yaitu karena efek daripada terjadinya tindakan tersebut berdampak kepada trauma psikologis. Yang saya khawatirkan adalah takutnya trauma ini berkepanjangan,” ujar Evelin, Jumat (26/6/2026).

Merujuk pada pantauan tim hukum di lokasi, guncangan mental yang dialami korban mulai memengaruhi pola istirahatnya. Anak perempuan yang masih di bawah umur tersebut dilaporkan sering mengigau di malam hari dan berhalusinasi melihat visualisasi yang menakutkan.

“Gambaran secara umumnya, anak sudah mengalami halusinasi. Dia bicara sih setiap tidur bermimpi didatangi hantu, kemudian kaki-kakinya dipegang,” ungkap Evelin.

Walau dalam keseharian korban masih terbilang responsif jika diajak berdialog, Evelin menyoroti adanya memori yang melekat kuat pada momen kelam di area perkebunan. Munculnya halusinasi itu disinyalir ikut dipicu oleh adanya rekaman visual saat insiden memilukan tersebut berlangsung.

“Secara komunikasi, alhamdulillah baik, ya. Anaknya cukup komunikatif, responsif juga. Hanya saja, ada beberapa yang saya garis bawahi nih, dari halusinasi tersebut, kemudian adanya tontonan tanda kutip tindakan tersebut gitu, yang mengingatkan memori kepada anak saat terjadi kemarin,” paparnya.

“Anak masih sangat ingat, di ingatannya itu terjadinya saat kejadian di kebun. Nah, itu yang menjadi concern untuk pendampingan secara lebih intens,” sambung Evelin.

Desakan Bantuan Psikiater untuk Pemulihan Jangka Panjang

Melihat penurunan stabilitas mental korban yang cukup signifikan, pihak kuasa hukum mendesak adanya keterlibatan tenaga medis yang lebih ahli. Penanganan korban dinilai tidak bisa lagi bertumpu pada psikolog semata, melainkan memerlukan intervensi langsung dari psikiater guna meredam dampak trauma permanen.

“Tentunya ini kita membutuhkan pendampingan psikolog dan psikiater, jika itu tidak cukup hanya di psikolog saja. Psikiater untuk bagaimana menanggapi responsif anak terhadap trauma yang sudah terjadi. Karena ini efeknya mungkin saja tidak hanya 1-2 bulan, tapi akan seterusnya,” tegasnya.

Sebagai informasi, kasus pelik ini menyeret tiga orang terduga pelaku yang semuanya masih dikategorikan anak di bawah umur. Salah satu pelaku merupakan pelajar SMP yang diduga menginisiasi sekaligus merekam aksi tersebut, sedangkan dua pelaku lainnya masih duduk di bangku SD. Hingga saat ini, proses hukum perkara tersebut tengah bergulir dan ditangani secara intensif oleh Unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kasus Warungkiara Sukabumi kekerasan seksual anak Pendampingan Psikologis Anak Polres Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

gempa

Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan

Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban

Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.