Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Daftar Lengkap Rotasi Jabatan Kapolres Jajaran Polda Jabar

Jumat, 26 Juni 2026 15:03 WIB

Bobotoh Gigit Jari, Dua Bintang Eropa Bidikan Persib Resmi Gabung Klub Lain

Jumat, 26 Juni 2026 14:56 WIB

Dulu Dianggap Mustahil, Perempuan Pertama dari Indonesia Ini Sukses Taklukan Jalanan Jepang!

Jumat, 26 Juni 2026 14:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Daftar Lengkap Rotasi Jabatan Kapolres Jajaran Polda Jabar
  • Bobotoh Gigit Jari, Dua Bintang Eropa Bidikan Persib Resmi Gabung Klub Lain
  • Dulu Dianggap Mustahil, Perempuan Pertama dari Indonesia Ini Sukses Taklukan Jalanan Jepang!
  • Fakta Baru Mengejutkan! Korban Penganiayaan Bandung Diduga Dipaksa Ditato oleh Pelaku
  • Prediksi Senegal vs Irak Piala Dunia 2026: Singa Teranga Difavoritkan, Irak Terancam Tersingkir
  • Resmi Berpisah Setelah 4 Musim, Robi Darwis Tinggalkan Persib: Arema FC Siap Menampung?
  • Dampak Psikis Korban Kekerasan Seksual Anak di Sukabumi Kian Mengkhawatirkan, Kini Alami Halusinasi
  • Bingung Weekend ke Mana? Ini 3 Event Seru di Bandung Akhir Pekan 27-28 Juni 2026 yang Wajib Dikunjungi!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 26 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dampak Psikis Korban Kekerasan Seksual Anak di Sukabumi Kian Mengkhawatirkan, Kini Alami Halusinasi

By Aga GustianaJumat, 26 Juni 2026 13:42 WIB3 Mins Read
Pelecehan Seksual
Kasus pelecehan seksual. Foto: ilustrasi/Shutterstock/Peter Leee
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dampak psikologis yang mendalam pasca-kasus kekerasan seksual menimpa seorang siswi kelas 3 Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Bocah malang yang menjadi korban tindakan asusila oleh teman sebayanya tersebut kini dilaporkan mengalami trauma hebat hingga menunjukkan gejala halusinasi di kesehariannya.

Kondisi memprihatinkan ini dibeberkan langsung oleh Evelin Aprilianti selaku kuasa hukum keluarga korban, usai mendatangi rumah kediaman kliennya pada Kamis (25/6/2026). Evelin menjelaskan bahwa ingatan kelam dari peristiwa tersebut terus membayangi pikiran sang anak.

“Kondisi anak korban saat ini dalam kondisi yang menurut saya cukup perlu pendampingan psikologis, yaitu karena efek daripada terjadinya tindakan tersebut berdampak kepada trauma psikologis. Yang saya khawatirkan adalah takutnya trauma ini berkepanjangan,” ujar Evelin, Jumat (26/6/2026).

Merujuk pada pantauan tim hukum di lokasi, guncangan mental yang dialami korban mulai memengaruhi pola istirahatnya. Anak perempuan yang masih di bawah umur tersebut dilaporkan sering mengigau di malam hari dan berhalusinasi melihat visualisasi yang menakutkan.

Baca Juga:  Cita-cita Jadi Kiai Kandas Tragis, Bocah 12 Tahun di Sukabumi Pergi dengan Luka Misterius

“Gambaran secara umumnya, anak sudah mengalami halusinasi. Dia bicara sih setiap tidur bermimpi didatangi hantu, kemudian kaki-kakinya dipegang,” ungkap Evelin.

Walau dalam keseharian korban masih terbilang responsif jika diajak berdialog, Evelin menyoroti adanya memori yang melekat kuat pada momen kelam di area perkebunan. Munculnya halusinasi itu disinyalir ikut dipicu oleh adanya rekaman visual saat insiden memilukan tersebut berlangsung.

“Secara komunikasi, alhamdulillah baik, ya. Anaknya cukup komunikatif, responsif juga. Hanya saja, ada beberapa yang saya garis bawahi nih, dari halusinasi tersebut, kemudian adanya tontonan tanda kutip tindakan tersebut gitu, yang mengingatkan memori kepada anak saat terjadi kemarin,” paparnya.

Baca Juga:  Tragedi "Obat Batuk" di Sukabumi: Mahasiswa Nekat Tabrak Ambulans Usai Aksi Kejar-kejaran

“Anak masih sangat ingat, di ingatannya itu terjadinya saat kejadian di kebun. Nah, itu yang menjadi concern untuk pendampingan secara lebih intens,” sambung Evelin.

Desakan Bantuan Psikiater untuk Pemulihan Jangka Panjang

Melihat penurunan stabilitas mental korban yang cukup signifikan, pihak kuasa hukum mendesak adanya keterlibatan tenaga medis yang lebih ahli. Penanganan korban dinilai tidak bisa lagi bertumpu pada psikolog semata, melainkan memerlukan intervensi langsung dari psikiater guna meredam dampak trauma permanen.

Baca Juga:  Siasat Licik Foto di Pantai Berujung Bui: Duda Muda di Garut Tega Setubuhi Remaja 15 Tahun

“Tentunya ini kita membutuhkan pendampingan psikolog dan psikiater, jika itu tidak cukup hanya di psikolog saja. Psikiater untuk bagaimana menanggapi responsif anak terhadap trauma yang sudah terjadi. Karena ini efeknya mungkin saja tidak hanya 1-2 bulan, tapi akan seterusnya,” tegasnya.

Sebagai informasi, kasus pelik ini menyeret tiga orang terduga pelaku yang semuanya masih dikategorikan anak di bawah umur. Salah satu pelaku merupakan pelajar SMP yang diduga menginisiasi sekaligus merekam aksi tersebut, sedangkan dua pelaku lainnya masih duduk di bangku SD. Hingga saat ini, proses hukum perkara tersebut tengah bergulir dan ditangani secara intensif oleh Unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kasus Warungkiara Sukabumi kekerasan seksual anak Pendampingan Psikologis Anak Polres Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar Lengkap Rotasi Jabatan Kapolres Jajaran Polda Jabar

Fakta Baru Mengejutkan! Korban Penganiayaan Bandung Diduga Dipaksa Ditato oleh Pelaku

Polisi Ungkap Fakta Penangkapan Taufik Hidayat di Kasus Yuvita

Truk Tabrak Ruko di Buahbatu Bandung, Sopir Tewas Diduga Serangan Jantung

Terminal Cicaheum Resmi Ditutup Total Hari Ini, Seluruh Bus Dialihkan ke Leuwipanjang

Lebih Sangar dari Intel! Emak-emak Ini Sendirian Obrak-Abrik Sarang Sabu 24 Jam, Polisi Baru Gerak Pas Viral?

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.