bukamata.id – Perjalanan Persib Bandung di panggung antarklub Asia mengukir dinamika yang cukup panjang. Sempat tertahan di papan bawah pada partisipasi perdananya di kancah persaingan regional beberapa musim lalu, klub berjuluk Pangeran Biru ini terus membenahi kedalaman skuad serta kualitas permainan mereka secara bertahap.
Langkah perbaikan tersebut mulai membuahkan hasil dalam beberapa edisi terakhir. Selepas menuntaskan perjuangan di fase 16 besar pada musim lalu, performa Maung Bandung kian meyakinkan saat kembali berkompetisi di edisi AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027.
Konsistensi dan Pembuktian di Panggung Internasional
Berada di Grup E yang diisi klub-klub langganan juara seperti FC Seoul (Korea Selatan), Melbourne Victory (Australia), dan The Cong Viettel (Vietnam), Persib sempat dipandang sebelah mata. Namun, armada asuhan Igor Tolic justru tampil menjanjikan sejak awal fase grup.
Rangkaian hasil positif diraih secara beruntun:
- Kemenangan Tandang: Membuka laga lewat keunggulan 1-0 atas FC Seoul di Korea Selatan.
- Laga Kandang Kuat: Mengamankan poin penuh 1-0 atas The Cong Viettel di Bandung, disusul hasil 2-0 saat menjamu Melbourne Victory.
- Poin Penuh di Australia: Memastikan hasil positif 2-1 dalam laga tandang kontra Melbourne Victory di AAMI Park (4/11/2026).
Dengan raihan 12 poin penuh dari laga-laga tersebut, Persib mengunci satu tempat di fase gugur 16 besar lebih awal, sekaligus memimpin persaingan di grup yang tergolong kompetitif ini.
Respons Pelatih Igor Tolic
Pencapaian manis di tingkat regional ini diraih di tengah padatnya jadwal kompetisi domestik. Juru taktik Persib, Igor Tolic, memberikan pandangannya usai memastikan langkah timnya melaju ke babak berikutnya.
“Saya pikir pencapaian ini benar-benar di luar dugaan, setidaknya bagi saya. Kami bekerja keras dan berusaha menciptakan lingkungan yang tepat dengan pemain-pemain yang tepat. Kami saling menghormati dan menjalani pertandingan satu demi satu,” kata Igor seusai pertandingan.
Igor juga menggarisbawahi momentum awal yang menjadi kunci rasa percaya diri tim sepanjang penyisihan grup.
“Kami bukan favorit di grup ini. Namun, kami beruntung karena mereka menurunkan skuad cadangan dengan beberapa pemain utama yang absen, sehingga kami bisa meraih kemenangan. Itu menjadi awal yang bagus,” lanjutnya.
Kini, Persib tinggal menyisakan dua pertandingan sisa di fase grup untuk menentukan status akhir sebagai juara grup atau runner-up, sembari menanti calon lawan di babak 16 besar.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










