Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Jumat, 31 Juli 2026 23:06 WIB

Arya Sinulingga Sebut Bandung Layak Jadi Tuan Rumah Semifinal Piala Presiden 2026

Jumat, 31 Juli 2026 22:57 WIB

Igor Tolic Puji Bobotoh Usai Persib Tekuk Tampines, Fokus Siapkan Tim ke Semifinal

Jumat, 31 Juli 2026 22:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan
  • Arya Sinulingga Sebut Bandung Layak Jadi Tuan Rumah Semifinal Piala Presiden 2026
  • Igor Tolic Puji Bobotoh Usai Persib Tekuk Tampines, Fokus Siapkan Tim ke Semifinal
  • Tendangan Roket Balsa Sekulic Antar Maung Bandung ke Semifinal Piala Presiden 2026
  • Tak Terbendung! Persib Sapu Bersih Grup A dan Siap Mengamuk di Semifinal Piala Presiden
  • Klasemen Piala AFF 2026 Berubah Drastis! Timnas Indonesia Naik ke Puncak, Vietnam Mulai Terancam
  • Rekomendasi Batagor Terenak di Bandung 2026, Ada yang Bertahan Sejak Tahun 1970-an!
  • Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Darurat Sampah di Bandung: Pemkot Ajukan Status Khusus Akibat Lonjakan Wisatawan

By Aga GustianaSenin, 1 Juni 2026 14:00 WIB2 Mins Read
Pemerintah Kota Bandung mengajukan permohonan penetapan status darurat sampah kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (Foto: Humas Pemkot Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bandung kini tengah berada dalam fase krusial terkait manajemen limbah kota. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung secara resmi telah melayangkan permohonan penetapan status darurat sampah kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Langkah drastis ini diambil setelah sistem pengelolaan sampah kota kewalahan menghadapi lonjakan volume limbah yang masif selama periode libur panjang Lebaran hingga serangkaian long weekend sepanjang Mei lalu.

Beban Ganda di Tengah Musim Liburan

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengakui bahwa aktivitas masyarakat dan serbuan wisatawan domestik telah menciptakan tekanan luar biasa bagi daya dukung lingkungan kota. Ketergantungan Bandung terhadap Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir (TPPA) Sarimukti menjadi titik lemah yang semakin terasa ketika kuota pembuangan residu terbatas.

“Selama musim liburan ini, mulai dari libur Lebaran sampai long weekend berturut-turut, beban terhadap daya dukung lingkungan sangat berat. Persoalan sampah menjadi salah satu tantangan terbesar yang kami hadapi,” ujar Farhan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (1/6/2026).

Farhan memberikan apresiasi kepada Pemprov Jabar yang sempat merespons cepat dengan memberikan relaksasi tambahan kuota pengangkutan sampah. Namun, ia menegaskan bahwa solusi jangka panjang membutuhkan kebijakan yang lebih komprehensif.

Menunggu Keputusan “Status Darurat”

Pemkot Bandung kini dalam posisi menanti keputusan final dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengenai usulan status darurat sampah. Status ini menjadi krusial karena akan membuka ruang bagi Pemkot untuk mengambil kebijakan darurat, termasuk mobilisasi sumber daya yang lebih besar guna mempercepat penanganan penumpukan sampah di berbagai sudut kota.

Farhan menjelaskan bahwa meskipun Pemkot Bandung telah memaksimalkan fasilitas pengolahan sampah di tingkat lokal, kehadiran tempat pembuangan residu yang memadai tetap menjadi instrumen penentu.

“Kami bisa melakukan pengolahan semaksimal mungkin. Tetapi untuk sisa residu tetap memerlukan dukungan dari pemerintah provinsi karena kewenangan pengelolaan TPPA Sarimukti berada di tingkat provinsi,” tegasnya.

Mengajak Kolaborasi Lintas Sektor

Di luar urusan kebijakan administratif, Farhan menekankan bahwa persoalan sampah adalah refleksi dari kebiasaan warga. Ia mengharapkan adanya perubahan paradigma dalam pengelolaan sampah dari hulu, yakni sejak dari rumah tangga.

Ia menutup pernyataannya dengan seruan untuk membangun ekosistem pengelolaan sampah yang lebih kolaboratif dan berkelanjutan.

“Ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi persoalan sampah yang semakin kompleks,” tuturnya.

Ke depan, Pemkot Bandung berencana untuk menggencarkan kembali edukasi pemilahan sampah agar beban residu yang dibuang ke TPPA Sarimukti dapat ditekan secara signifikan di masa mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung darurat sampah isu lingkungan Muhammad Farhan Pemkot Bandung TPPA Sarimukti
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Pelecehan Seksual

Demi Rujuk, Ayah di Bandung Barat Siksa Anak Kandung hingga Berdarah dan Direkam

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi Cair! PKH Tahap 3 dan BPNT Rp600 Ribu Agustus 2026, Begini Cara Cek Status Penerima

Pemkot Bandung Siap Relokasi SLB Karya Bhakti, Siswa ABK Bakal Dapat Alat Bantu Dengar hingga Kursi Roda

CPNS

Kapan Jadwal Resmi CPNS 2026 Dibuka? Ini Penjelasan Terbaru BKN

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.