Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis

Kamis, 18 Juni 2026 01:00 WIB

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Rabu, 17 Juni 2026 21:38 WIB

Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone

Rabu, 17 Juni 2026 20:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis
  • Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu
  • Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone
  • Update Besar-besaran! Android 17 Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Baru dan HP yang Kebagian Pertama
  • Link Streaming dan Jadwal Lengkap Mobile Legends Timnas Indonesia di Kualifikasi Asian Games 2026
  • Prediksi AI Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Berada di Garis Terdepan Calon Juara
  • Kecelakaan Maut di Bandung! Motor Terseret Bus Damri di Jalan Dr Djunjunan, Satu Korban Tewas
  • Queen’s Gambit Nyata! Detik-Detik Raja Catur Dunia Tak Berkutik di Tangan Underdog Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dear Parpol, PKS Layak Diperhitungkan di Pilgub Jabar 2024

By Putra JuangKamis, 8 Agustus 2024 09:53 WIB2 Mins Read
Partai Keadilan Sejahtera (PKS). (Foto: Dok Humas PKS)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran, Yusa Djuyandi menilai, partai politik yang berkontestasi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2024 nampaknya harus ikut memperhitungkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sebab menurutnya, partai yang dipimpin oleh Ahmad Syaikhu ini punya daya tawar menggiurkan. Salah satunya terkait mesin politik.

“Dibandingkan partai Islam lain, saat ini PKS menjadi salah satu partai religius yang harus diperhitungkan dalam peta politik Pilgub Jabar,” ucap Yusa di Kota Bandung, Rabu (7/8/2024).

Bagaimana tidak, dalam Pemilu 2024, PKS meraih 19 kursi di DPRD Jabar. Jumlahnya hanya kalah satu kursi dari sang juara yakni Gerindra, dan sama perolehannya dengan Golkar.

Baca Juga:  Dana Hibah Rp1 Trilun Siap Dikucurkan Hadapi Pilgub Jabar 2024

Sedangkan dengan sesama partai religius, kata Yusa, hanya PKB saja yang bisa mendekatinya dengan 15 kursi.

Yusa menilai, PKS layak mendorong kadernya sebagai calon gubernur di Pilgub Jabar 2024. Sebab, PKS memiliki tiga hal, yakni komposisi suara, kursi dan kondisi mesin politik.

“Dari berbagai kajian, PKS punya mesin politik yang baik, karenanya kalau ada partai nasionalis yang membangun koalisi dengan PKS nantinya bisa menjadi salah satu faktor penentu kemenangan,” jelasnya.

Baca Juga:  Tampilkan Gestur Pesawat Terbang di Debat Pilgub Jabar, Pasangan ASIH Curi Perhatian Publik

“Tapi itu semua tergantung hasil komunikasi politik dengan partai lain yang akan diajak koalisi,” tambahnya.

Senada dengan Yusa, Kiki Pratama dari lembaga survei Polsight mengatakan, PKS mememiliki mesin politik yang ciamik dari sisi partai religius. Sedangkan dari sisi nasionalis, Kiki tak ragu menyebut PDIP.

“Melihat dari mesin politik, khususnya PKS dan PDIP, itu perlu dipertimbangkan untuk diajak sebagai rekan koalisi baik itu Dedi Mulyadi, Gerindra dan Golkar atau calon yang lain, Ilham Habibie, Bima Arya,” kata Kiki.

Baca Juga:  Bima Arya Mundur dari Pilgub Jabar, PAN: Kita Terbiasa Samina Wa Athona

Menurutnya, suara PKS sangat kuat di perkotaan, seperti Kota Bandung, Depok, Kota Sukabumi dan yang lainnya. Sedangkan PDIP kuat di perdesaan, seperti Pantura, Cirebon, Subang dan pesisir selatan.

“Saran kepada parpol yang tengah menjajaki koalisi, PKS dan PDIP akan jadi faktor penentu di Jawa Barat,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

mesin politik Partai Keadilan Sejahtera partai politik Pilgub Jabar PKS
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Kecelakaan Maut di Bandung! Motor Terseret Bus Damri di Jalan Dr Djunjunan, Satu Korban Tewas

Kapolda Jabar Apresiasi Aksi Mahasiswa di DPRD Jabar Berjalan Tertib dan Kondusif

Gaduh Subsidi Sekolah Swasta Jabar: Klaim Pemprov Dibantah BMPS, Sebut Anggaran Tidak Masuk Akal

Krisis SPMB 2026 di Jabar Memanas! BMPS Sebut Sistem Semrawut dan Tak Transparan

Mahasiswa Bandung Raya Gelar Aksi Indonesia Darurat di DPRD Jabar, Bawa Replika Guillotine dan Tujuh Tuntutan

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.