Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
The Great Asia Africa 2.0

Cukup Jalan Kaki! Ini 5 Spot Wisata Hits Bandung Paling Dekat dari Stasiun

Sabtu, 21 Februari 2026 01:00 WIB

Sopir Angkot hingga Kusir Delman di Jabar Bakal Dapat Kompensasi Jika Libur Saat Mudik Lebaran 2026

Jumat, 20 Februari 2026 21:25 WIB
knalpot brong

Wajib Teken Materai! Syarat Baru Masuk Sekolah di Jabar: Dilarang Bawa Motor hingga Knalpot Brong

Jumat, 20 Februari 2026 21:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cukup Jalan Kaki! Ini 5 Spot Wisata Hits Bandung Paling Dekat dari Stasiun
  • Sopir Angkot hingga Kusir Delman di Jabar Bakal Dapat Kompensasi Jika Libur Saat Mudik Lebaran 2026
  • Wajib Teken Materai! Syarat Baru Masuk Sekolah di Jabar: Dilarang Bawa Motor hingga Knalpot Brong
  • Bukan Pilih Kasih! Okie Agustina Bongkar Alasan Pilu di Balik ‘Insiden Kue’ Ultah Nasha Anaya
  • Bukan Vandalisme Biasa! Rahasia di Balik Mural ‘Dicari Penjaga Hutan Jabar’ yang Viral di Cianjur
  • Link Video Botol Golda No Sensor Ramai Diburu Netizen, Isinya Bikin Penasaran
  • Berani Banget! Bule Prancis di Lombok Tantang Warga hingga Polisi Gara-gara Suara Ngaji
  • Ketahuan ‘Goreng Saham’, Influencer Belvin Tannadi Didenda OJK Rp5,35 Miliar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 21 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Lega! Reni Rahmawati Korban TPPO Sukabumi, Akhirnya Pulang ke Jabar

By SusanaSelasa, 18 November 2025 20:40 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata/M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan rasa syukur setelah Reni Rahmawati, warga Sukabumi yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), akhirnya tiba kembali di Indonesia dalam keadaan selamat.

Dedi mengatakan bahwa sejak awal Pemprov Jawa Barat memberikan dukungan penuh, mulai dari koordinasi pemulangan hingga memastikan kondisi korban aman ketika kembali ke Tanah Air.

“Dulu, proses pemulangan korban seperti ini sangat berat dan membutuhkan biaya besar. Alhamdulillah sekarang bisa terselesaikan,” ucap Dedi di Gedung Sabuga ITB, Kota Bandung, Selasa (18/11/2025).

Apresiasi untuk Polda Jabar

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tegaskan Siap Intervensi Masalah Bandung Zoo Jika Diminta

Gubernur juga memberikan penghargaan kepada Polda Jawa Barat yang telah bertindak cepat dalam menangani kasus ini, termasuk mengirimkan tim ke luar negeri untuk memastikan keselamatan korban.

“Mereka sudah bekerja maksimal. Saya sebagai Gubernur tentu bahagia karena berbagai persoalan warganya, termasuk yang berada di luar negeri bisa ditangani dengan baik. Terima kasih kepada Kapolda dan jajaran,” ungkapnya.

Imbauan: Warga Jangan Mudah Terpengaruh Rayuan

Dedi menegaskan bahwa kasus Reni harus menjadi peringatan serius bagi masyarakat Jawa Barat. Ia meminta warga lebih berhati-hati terhadap ajakan menikah atau bekerja di luar negeri tanpa kejelasan identitas maupun dokumen resmi.

Baca Juga:  Ma’ruf Amin Sebut Pemangkasan Hibah Pesantren di Jabar Sebagai Anomali

“Jangan mudah percaya kalau ada yang menawarkan kehidupan mewah atau menikah dengan warga negara asing tanpa tahu jelas latar belakangnya,” tegas Dedi.

Menurutnya, pelaku perdagangan orang kerap menggunakan bujuk rayu yang sama untuk menjebak korban. Ia mengungkapkan bahwa kasus serupa sudah pernah ia tangani sejak menjabat sebagai Bupati Purwakarta.

“Dulu saya sudah beberapa kali memulangkan warga yang ditipu lalu dibawa ke Tiongkok. Semoga ini menjadi kejadian terakhir,” tambahnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Pastikan Kepala Daerah di Jabar Ikuti Retreat ke Magelang

Pentingnya Prosedur Resmi untuk Pernikahan dengan WNA

Dedi juga mengingatkan warga Jawa Barat bahwa pernikahan dengan WNA harus melalui jalur resmi, termasuk kejelasan status kewarganegaraan dan kehadiran keluarga pihak asing di Indonesia.

“Semua prosesnya harus jelas dan legal. Ini penting sebagai rambu-rambu bagi masyarakat,” katanya.

Menutup pernyataannya, Dedi berharap tidak ada lagi warga Jawa Barat yang terjebak dalam kasus TPPO akibat iming-iming kehidupan yang lebih baik di luar negeri.

“Yang awalnya mengira akan hidup bahagia, pada akhirnya justru mengalami penderitaan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Korban TPPO Pemulangan Warga Jabar Reni Rahmawati Waspada Nikah WNA
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sopir Angkot hingga Kusir Delman di Jabar Bakal Dapat Kompensasi Jika Libur Saat Mudik Lebaran 2026

knalpot brong

Wajib Teken Materai! Syarat Baru Masuk Sekolah di Jabar: Dilarang Bawa Motor hingga Knalpot Brong

Bukan Vandalisme Biasa! Rahasia di Balik Mural ‘Dicari Penjaga Hutan Jabar’ yang Viral di Cianjur

Berani Banget! Bule Prancis di Lombok Tantang Warga hingga Polisi Gara-gara Suara Ngaji

Ketahuan ‘Goreng Saham’, Influencer Belvin Tannadi Didenda OJK Rp5,35 Miliar

Sempat Diamankan Polisi, Kasus ART Aniaya Anak di Ujungberung Berakhir Mediasi

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.