Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Prediksi Madura United vs Persib: Ujian Kedalaman Skuad Pangeran Biru di Tengah Jadwal Padat

Rabu, 21 Oktober 2026 20:45 WIB

Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran

Rabu, 21 Oktober 2026 20:02 WIB

Kembali Gelar Aksi di DPRD Jabar, Mahasiswa Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 19:47 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Prediksi Madura United vs Persib: Ujian Kedalaman Skuad Pangeran Biru di Tengah Jadwal Padat
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Kembali Gelar Aksi di DPRD Jabar, Mahasiswa Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah
  • Bikin Ngiler! 3 Tempat Makan di Subang dengan Menu Beragam dan Suasana Nyaman
  • Niat Bersihkan Kebun, Petani Lansia di Tasikmalaya Tewas Terjebak Kobaran Api
  • Banyak yang Kaget! Usai Dibuang Anak ke Panti, Tampilan Baru Mbah HS Disebut Mirip Ulama Kharismatik!
  • Buntut Bentrok Suporter di Stadion, Ini Rincian Sanksi Komdis PSSI untuk Persija dan Persita
  • Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Tegaskan RS Welas Asih Milik Pemprov Jabar: Dibiayai APBD, Bukan Dana Umat!

By Aga GustianaSenin, 7 Juli 2025 18:53 WIB2 Mins Read
RSUD Al Ihsan
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi mengganti nama RSUD Al Ihsan menjadi RSUD Welas Asih. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa Rumah Sakit (RS) Welas Asih merupakan milik resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan sepenuhnya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jabar.

Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan kabar yang berkembang di masyarakat terkait sumber dana rumah sakit tersebut. Dedi, yang akrab disapa KDM, menepis anggapan bahwa rumah sakit ini didirikan dan dijalankan oleh swadaya masyarakat.

“Ada netizen yang menyebut rumah sakit ini dibiayai oleh umat, bukan dari APBD. Pernyataan itu saya luruskan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Dedi menjelaskan, rumah sakit yang dulunya dikenal dengan nama RS Al Ihsan telah beralih status kepemilikan ke Pemprov Jabar sejak tahun 2004. Perubahan ini terjadi menyusul kasus korupsi yang menyeret pimpinan Yayasan Al Ihsan, lembaga yang sebelumnya mendirikan rumah sakit tersebut.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Siapkan Nobar Piala Dunia di Jabar, Yakin Argentina Jadi Magnet Penonton

Kasus hukum tersebut mengungkap bahwa bantuan dana dari pemerintah provinsi yang disalurkan ke yayasan sejak 1993 hingga 2001 telah disalahgunakan, menyebabkan kerugian negara yang tidak sedikit. Total kerugian yang tercatat mencapai Rp11,9 miliar, terdiri dari anggaran rutin Rp1,5 miliar, pembangunan tahap pertama Rp2,6 miliar, tahap kedua Rp1,7 miliar, dan bantuan lain sebesar Rp6 miliar.

Baca Juga:  Deadline Lewat! Dedi Mulyadi Siap Ambil Alih Bandung Zoo Demi Konservasi

“Apa sebab korupsi? Anggaran diperoleh dengan tidak sah, melalui berbagai mekanisme bantuan terus menerus yang tidak sesuai prosedur,” jelas KDM.

Kasus ini akhirnya berujung pada keputusan Mahkamah Agung dengan Nomor 372/Pid/2003 yang menetapkan bahwa seluruh aset dan bangunan RS Al Ihsan disita untuk negara, dalam hal ini menjadi milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penetapan ini kemudian diperkuat lewat Keputusan Gubernur Jabar tertanggal 10 Maret 2005.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Percepat Penataan DAS dengan Pendekatan Per Blok

RS Al Ihsan sendiri mulai dibangun oleh Yayasan Al Ihsan sejak 15 Januari 1993, dan mulai melayani pasien pada 12 November 1995. Setelah resmi menjadi milik Pemprov, rumah sakit ini terus dikembangkan. Pada 19 November 2008, statusnya ditingkatkan menjadi RSUD, dan pada 10 Juli 2009 menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Kini, rumah sakit tersebut telah resmi berganti nama menjadi RS Welas Asih dan tetap menjadi bagian dari sistem layanan kesehatan milik pemerintah daerah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

APBD Dedi Mulyadi Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran

Kembali Gelar Aksi di DPRD Jabar, Mahasiswa Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Niat Bersihkan Kebun, Petani Lansia di Tasikmalaya Tewas Terjebak Kobaran Api

Banyak yang Kaget! Usai Dibuang Anak ke Panti, Tampilan Baru Mbah HS Disebut Mirip Ulama Kharismatik!

Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar

Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.