Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Sabtu, 19 September 2026 14:23 WIB

Jatuh Sakit Sepulang Dampingi Persib di Korsel, Begini Kondisi Terkini Haji Umuh Muchtar

Sabtu, 19 September 2026 14:02 WIB

Marc Klok hingga Beckham Putra Hilang dari Daftar, Ini Alasan John Herdman Rombak Timnas Indonesia

Sabtu, 19 September 2026 13:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat
  • Jatuh Sakit Sepulang Dampingi Persib di Korsel, Begini Kondisi Terkini Haji Umuh Muchtar
  • Marc Klok hingga Beckham Putra Hilang dari Daftar, Ini Alasan John Herdman Rombak Timnas Indonesia
  • Xabi Alonso Kecewa Berat! Chelsea Remuk Redam Dihajar Brentford Tiga Gol Tanpa Balas
  • Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi
  • Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?
  • Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Tolak Parsel Lebaran, Imbau Warga Berbagi ke Tetangga

By SusanaKamis, 20 Maret 2025 14:15 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa dirinya tidak akan menerima kiriman parsel Lebaran.

Sebagai gantinya, ia mengimbau masyarakat untuk menyalurkan bantuan kepada tetangga yang kurang mampu.

“Setiap Lebaran, banyak yang mengirimkan parsel kepada saya. Saya sarankan, lebih baik parsel tersebut diberikan kepada warga yang membutuhkan dalam bentuk paket senilai Rp150 ribu,” ujar Dedi usai menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lodaya 2025 di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (20/3/2025).

Dedi bahkan menyarankan agar pemberian parsel ini disertai dengan catatan kecil bertuliskan: ‘Pak Gubernur, Selamat Idul Fitri. Titipan parselnya sudah saya sampaikan ke (nama tetangga)’.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi: Rakyat dan Politisi Sama-sama Buas dan Serakah

Menurutnya, jika ratusan orang yang biasanya mengirim parsel kepadanya memilih untuk membantu warga sekitar, maka dampaknya akan lebih besar dan bermanfaat.

“Bayangkan kalau ada 100 orang yang ingin mengirim parsel kepada saya, lalu masing-masing membantu 10 warga kurang mampu, artinya sudah ada 1.000 orang yang terbantu. Sementara, di rumah saya tidak ada istri, tidak ada yang mengonsumsi parsel-parsel itu,” tegasnya.

Larangan THR Paksa dan Bantuan Rp3 Juta bagi Sopir hingga Tukang Becak

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tantang Purbaya Buka Data Daerah yang Simpan APBD di Deposito

Selain menolak parsel, Gubernur Dedi juga melarang instansi pemerintah dan swasta untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pihak-pihak tertentu, terutama kepada LSM atau ormas yang meminta secara paksa.

“Saya tegaskan, tidak ada lagi instansi pemerintah atau swasta yang mengeluarkan THR sembarangan. Jangan sampai kejadian seperti di daerah lain, di mana ada satpam yang dianiaya oleh pihak yang mengaku LSM karena menolak memberikan THR,” kata Dedi.

Di sisi lain, pemerintah provinsi juga menyalurkan bantuan kepada para pengayuh becak, sopir angkot, delman, dan ojek yang beroperasi di jalur mudik. Bantuan kompensasi senilai Rp3 juta akan diberikan dalam dua tahap.

Baca Juga:  TPT Pabrik di Garut Roboh Beberapa Jam Usai Diresmikan Dedi Mulyadi

“Hari ini saya bersama Kapolda akan ke Garut untuk menyerahkan bantuan kepada mereka. Bantuan diberikan dalam bentuk transfer sebesar Rp3 juta, dengan pencairan Rp1,5 juta sebelum Lebaran dan Rp1,5 juta setelah Lebaran,” jelasnya.

Pembagian dua tahap ini dilakukan agar para penerima bantuan tidak kembali bekerja di jalur yang berpotensi menyebabkan kemacetan saat arus mudik dan balik.

“Khawatirnya kalau langsung diberikan Rp3 juta, nanti mereka tetap mangkal di jalanan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi THR
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia

Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi

Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.