Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hidden Gem Bandung, Accra Bakes Sajikan Basque Burnt Cheesecake Premium yang Bikin Nagih

Jumat, 3 Juli 2026 21:04 WIB

Jelang Argentina vs Tanjung Verde, Scaloni Minta Messi Cs Tetap Waspada

Jumat, 3 Juli 2026 20:43 WIB

Ragnar Oratmangoen Gabung Persib? Maung Bandung Bisa Kirim Lima Pemain ke Timnas

Jumat, 3 Juli 2026 20:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hidden Gem Bandung, Accra Bakes Sajikan Basque Burnt Cheesecake Premium yang Bikin Nagih
  • Jelang Argentina vs Tanjung Verde, Scaloni Minta Messi Cs Tetap Waspada
  • Ragnar Oratmangoen Gabung Persib? Maung Bandung Bisa Kirim Lima Pemain ke Timnas
  • Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat
  • Sapi Matilda Jadi Inspirasi Bisnis, Hartono Soekwanto Siapkan Brand Es Krim
  • Jadwal Lengkap 16 Besar Piala Dunia 7 Juli 2026: Spanyol vs Portugal Main Jam Berapa?
  • Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri
  • Rekam Jejak Mentereng Luka Menalo, Penyerang Baru Persib Eks Dinamo Zagreb
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Diduga Drama Asmara, Mahasiswa Unisba Dikeroyok 15 Orang di Area Kampus

By SusanaRabu, 30 Juli 2025 19:20 WIB3 Mins Read
Foto/Ilustrasi Pengeroyokan. (inimassa.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aksi kekerasan terjadi di lingkungan Universitas Islam Bandung (Unisba). Seorang mahasiswa berinisial H menjadi korban pengeroyokan brutal oleh 15 mahasiswa lainnya pada Senin malam, 28 Juli 2025.

Insiden mengenaskan ini terjadi di bundaran Jalan Tamansari, area kampus Unisba, dan telah dilaporkan ke Polsek Bandung Wetan.

Korban ditemukan dalam kondisi babak belur dan berlumuran darah. Dari informasi yang dihimpun, kerabat korban, Dinda, mengatakan, H sebelumnya mendapatkan teror melalui pesan WhatsApp dari para pelaku hingga larut malam.

“Teman-teman korban menyarankan untuk menemui pelaku agar masalah selesai. Akhirnya, korban dan pelaku bertemu di kampus Unisba,” ujar Dinda saat dihubungi wartawan, Rabu (30/7/2025).

Namun pertemuan itu berujung petaka. Saat keduanya sedang berbicara, tiba-tiba belasan orang datang dan langsung mengeroyok H hingga tak sadarkan diri.

Baca Juga:  Kabar Gembira! Insentif Guru Ngaji di Bandung Segera Cair

“Pengeroyokan terjadi di bundaran Unisba, tanpa peringatan langsung dipukul,” lanjutnya.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka parah. Iga korban memar, tulang hidung patah, serta lecet pada tangan dan kaki. Saat ini H masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan telah menjalani operasi tulang hidung.

Dinda juga mengungkap dugaan motif di balik aksi kekerasan ini. “Terduga dalangnya adalah seorang perempuan. Dia tidak terima karena ditolak cintanya oleh korban. Jadi, karena sakit hati,” ungkapnya.

Kasus Sudah Dilaporkan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Baca Juga:  Disnaker Ajak Disabilitas Kuasai Digital, Buka Peluang Usaha Lebih Luas

Kapolsek Bandung Wetan AKP Bagus Yudo membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyatakan, kasus ini sudah dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

“Benar, kami sudah menerima laporan dan kasus sedang kami tangani sesuai prosedur,” ujar AKP Bagus.

Unisba Tanggapi Tegas, Satgas Kekerasan Kampus Sudah Bertindak

Menanggapi insiden tersebut, pihak Universitas Islam Bandung (Unisba) menyampaikan sikap resmi. Dalam pernyataan tertulis, kampus menyebut telah mengambil sejumlah langkah sesuai dengan aturan yang berlaku.

Berikut poin-poin resmi dari Unisba:

  1. Satgas PPKPT Unisba telah melakukan klarifikasi awal terhadap semua pihak terkait, termasuk korban, pelaku, dan para saksi.
  2. Satgas berkoordinasi dengan penyidik Polsek Bandung Wetan serta menjalin komunikasi dengan keluarga korban dan pelaku.
  3. Kasus ini telah mendapat penanganan lanjutan baik dari aparat penegak hukum maupun internal kampus.
  4. Penanganan dilakukan dengan merujuk pada aturan hukum nasional dan peraturan internal Unisba.
  5. Pihak kampus mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai informasi di media sosial yang bersifat desas-desus dan belum terverifikasi.
  6. Proses penanganan kasus ini sedang berjalan secara objektif, cermat, dan profesional.
Baca Juga:  5 Kue Cubit Varian Rasa di Kota Bandung, Dijamin Legit!

Komitmen Kampus untuk Lingkungan Aman dan Bebas Kekerasan

Unisba menegaskan komitmennya terhadap lingkungan pendidikan yang aman, bebas kekerasan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika. Langkah tegas akan diambil terhadap siapapun yang terbukti melanggar aturan, termasuk melalui mekanisme internal dan hukum yang berlaku.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

asmara Kota Bandung pengeroyokan Unisba
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi

Tragis! Remaja Bandung Barat Tewas Dibacok di Purwakarta Usai COD Sajam

Buronan Negara! Tampang Songong Pria Berbaju Hijau di Balik Tragedi Sembelih Tapir Mesuji!

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.