Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 19:29 WIB
Ilustrasi virus HIV/AIDS

Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi

Selasa, 6 Oktober 2026 19:19 WIB

Misi Putus Tren Buruk: Marc Klok Tegaskan Persib Incar Kemenangan di Kandang Port FC

Selasa, 6 Oktober 2026 19:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026
  • Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi
  • Misi Putus Tren Buruk: Marc Klok Tegaskan Persib Incar Kemenangan di Kandang Port FC
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main
  • Bukan Gertak Sambal! Luka Menalo Ungkap Persiapan Persib Jelang Tantang Port FC
  • Bukan Cuma Seblak! 4 Kuliner Bandung Ini Lagi Jadi Buruan Wisatawan
  • Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dipicu Masalah Uang, Ayah di Purwakarta Tega Siksa Anak Kandung

By Aga GustianaJumat, 14 Agustus 2026 13:16 WIB2 Mins Read
Pelecehan Seksual
Kasus pelecehan seksual. Foto: ilustrasi/Shutterstock/Peter Leee
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta langsung bertindak tegas dengan menciduk seorang pria berinisial PY. Pria tersebut ditangkap di rumahnya di kawasan Kecamatan Purwakarta tanpa adanya perlawanan usai rekaman video aksi kekerasan terhadap anak perempuan kandungnya yang berinisial N (6) beredar luas di jagat maya.

Kepala Satuan Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, mengonfirmasi bahwa amarah pelaku tersulut karena permohonan uangnya tidak dituruti oleh sang istri yang saat ini sedang mengadu nasib di negeri orang.

“Untuk motifnya, yang bersangkutan kesal karena tidak diberikan uang oleh ibu korban. Ibu korban saat ini bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI),” ujar AKP Made Purwantara, Jumat (14/08/2026).

Baca Juga:  Aipda H Dicopot Imbas Viral Motor Patwal Senggol Pemotor di Puncak

Rekaman Lama yang Baru Terbongkar

Meski video penganiayaan tersebut baru memicu gelombang kecaman publik belakangan ini, penyidik mengungkap bahwa tindakan keji itu sebenarnya sudah berlangsung beberapa bulan lalu, tepatnya pada Februari 2026.

Kepada polisi, PY berdalih bahwa penganiayaan tersebut merupakan aksi tunggal yang tidak pernah diulanginya lagi. Kendati demikian, aparat kepolisian tidak begitu saja percaya dan tetap melangsungkan penyelidikan mendalam.

Baca Juga:  Spill Hubungan dengan Om Zein: Bang Ijo Bosan Cuma Jadi Pelengkap, Siap Gantiin Kalo Perlu!

“Sementara dari hasil pemeriksaan, (penganiayaan) baru terjadi pada hari itu saja. Namun, kami masih terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan belum memeriksa korban secara mendalam,” katanya.

Pemulihan Trauma Korban Jadi Prioritas Utama

Mempertimbangkan dampak psikologis berat yang berpotensi dialami bocah enam tahun tersebut, Polres Purwakarta memprioritaskan pemulihan kondisi fisik dan mental korban. Selain mengumpulkan bukti medis melalui proses visum et repertum, pihak kepolisian juga menggandeng instansi perlindungan anak.

Guna memastikan korban mendapat perlindungan maksimal, polisi menjalin kerja sama dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Saat ini, bocah malang tersebut sudah berada dalam penanganan keluarga pihak ibu yang juga telah membuat laporan resmi ke kepolisian.

Baca Juga:  Diabaikan Negara Sendiri? Viral Cerita Atlet Indonesia Peraih 60 Medali Hasil Dukungan Sponsor Luar Negeri

“Pasti kita akan lakukan pendampingan karena korban mengalami trauma. Kami akan berkoordinasi dengan LPSK atau KPAI. Saat ini keluarga dari pihak ibu korban juga sudah melakukan pelaporan dan mendampingi anak tersebut,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

purwakarta viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026

Ilustrasi virus HIV/AIDS

Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi

bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas

kekerasan

Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main

Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung

Sempat Tuai Penolakan, Sekolah Pengganti SDN 026 Bojongloa Akhirnya Dibangun

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.