Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Warisan Miliarder Indonesia Terungkap, Empat Anak Michael Hartono Dapat Saham Rp52 Triliun

Jumat, 14 Agustus 2026 13:35 WIB
Pelecehan Seksual

Dipicu Masalah Uang, Ayah di Purwakarta Tega Siksa Anak Kandung

Jumat, 14 Agustus 2026 13:16 WIB

AFC Tolak Banding Persib Bandung, Denda Miliaran Rupiah dan Sanksi Laga Kandang Tetap Berlaku

Jumat, 14 Agustus 2026 13:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Warisan Miliarder Indonesia Terungkap, Empat Anak Michael Hartono Dapat Saham Rp52 Triliun
  • Dipicu Masalah Uang, Ayah di Purwakarta Tega Siksa Anak Kandung
  • AFC Tolak Banding Persib Bandung, Denda Miliaran Rupiah dan Sanksi Laga Kandang Tetap Berlaku
  • Marc Klok Kembali ke Persib Usai Tugas Negara, Langsung Tancap Gas di Bali
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Ferran Torres Tinggalkan Barcelona, PSG Tebus Rp900 Miliar dan Siapkan Kontrak hingga 2031
  • Geger! Dua Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Kontrakan Cimahi, Leher Terluka Parah
  • Harga Emas Antam Hari Ini 14 Agustus 2026 Anjlok Rp36 Ribu, Cek Harga Terbarunya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dipicu Masalah Uang, Ayah di Purwakarta Tega Siksa Anak Kandung

By Aga GustianaJumat, 14 Agustus 2026 13:16 WIB2 Mins Read
Pelecehan Seksual
Kasus pelecehan seksual. Foto: ilustrasi/Shutterstock/Peter Leee
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta langsung bertindak tegas dengan menciduk seorang pria berinisial PY. Pria tersebut ditangkap di rumahnya di kawasan Kecamatan Purwakarta tanpa adanya perlawanan usai rekaman video aksi kekerasan terhadap anak perempuan kandungnya yang berinisial N (6) beredar luas di jagat maya.

Kepala Satuan Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, mengonfirmasi bahwa amarah pelaku tersulut karena permohonan uangnya tidak dituruti oleh sang istri yang saat ini sedang mengadu nasib di negeri orang.

“Untuk motifnya, yang bersangkutan kesal karena tidak diberikan uang oleh ibu korban. Ibu korban saat ini bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI),” ujar AKP Made Purwantara, Jumat (14/08/2026).

Rekaman Lama yang Baru Terbongkar

Meski video penganiayaan tersebut baru memicu gelombang kecaman publik belakangan ini, penyidik mengungkap bahwa tindakan keji itu sebenarnya sudah berlangsung beberapa bulan lalu, tepatnya pada Februari 2026.

Kepada polisi, PY berdalih bahwa penganiayaan tersebut merupakan aksi tunggal yang tidak pernah diulanginya lagi. Kendati demikian, aparat kepolisian tidak begitu saja percaya dan tetap melangsungkan penyelidikan mendalam.

“Sementara dari hasil pemeriksaan, (penganiayaan) baru terjadi pada hari itu saja. Namun, kami masih terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan belum memeriksa korban secara mendalam,” katanya.

Pemulihan Trauma Korban Jadi Prioritas Utama

Mempertimbangkan dampak psikologis berat yang berpotensi dialami bocah enam tahun tersebut, Polres Purwakarta memprioritaskan pemulihan kondisi fisik dan mental korban. Selain mengumpulkan bukti medis melalui proses visum et repertum, pihak kepolisian juga menggandeng instansi perlindungan anak.

Guna memastikan korban mendapat perlindungan maksimal, polisi menjalin kerja sama dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Saat ini, bocah malang tersebut sudah berada dalam penanganan keluarga pihak ibu yang juga telah membuat laporan resmi ke kepolisian.

“Pasti kita akan lakukan pendampingan karena korban mengalami trauma. Kami akan berkoordinasi dengan LPSK atau KPAI. Saat ini keluarga dari pihak ibu korban juga sudah melakukan pelaporan dan mendampingi anak tersebut,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

penganiayaan anak purwakarta viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Warisan Miliarder Indonesia Terungkap, Empat Anak Michael Hartono Dapat Saham Rp52 Triliun

Geger! Dua Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Kontrakan Cimahi, Leher Terluka Parah

Wacana Pembatasan Pertalite Sasar Desil 9 dan 10: Siapa Saja Kelompok yang Terancam Tak Dapat BBM Subsidi?

Pemkot Bandung Siapkan Teknologi Pengolahan Sampah Skala Kecil, PSEL Jelekong Ikut Dikaji

Kota Bandung Masih Gelap di Banyak Titik, Butuh 36 Ribu Penerangan Jalan Lagi

Bansos

Bansos PKH Agustus 2026 Cair hingga Rp2,7 Juta, Cek Kategori Penerimanya

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.