Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Dapat Saldo DANA Gartis 30 Agustus 2026: Klaim via DANA Kaget dan Promo Resmi Hari Ini!

Minggu, 30 Agustus 2026 02:00 WIB

Kode Redeem FF 30 Agustus 2026: Klaim Skin Weapon, Emote Rare, dan SG2 Gratis Sekarang!

Minggu, 30 Agustus 2026 01:00 WIB

Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral

Sabtu, 29 Agustus 2026 20:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Dapat Saldo DANA Gartis 30 Agustus 2026: Klaim via DANA Kaget dan Promo Resmi Hari Ini!
  • Kode Redeem FF 30 Agustus 2026: Klaim Skin Weapon, Emote Rare, dan SG2 Gratis Sekarang!
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • Kabar Transfer Liga Inggris: Enzo Fernandez Sepakat Pindah ke Manchester City
  • Bukan Cuma Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Asetnya Bisa Disita dalam RUU Perampasan Aset
  • Daftar Bansos untuk Desil 1-4 DTSEN dan Cara Cek Statusnya lewat HP
  • Ancaman Nyata Krisis Iklim: Ketika Gunung Es Himalaya Mulai Mencair dan Bawa Petaka
  • Dijerat Tali Tambang dari Belakang, Driver Ojol di Tasikmalaya Bangkit dan Tumbangkan Begal
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 30 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Drama di Jalur Cepat! Kereta Whoosh Terlambat Gara-Gara Biawak Masuk Rel

By SusanaJumat, 25 Juli 2025 12:00 WIB2 Mins Read
Kereta Cepat Whoosh
Kereta Api Cepat Bandung. (KCIC)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) melaporkan bahwa kereta cepat Whoosh relasi Tegalluar-Summarecon-Halim mengalami keterlambatan sekitar 40 menit pada Kamis (24/7/2025), akibat menabrak seekor biawak di jalur antara Stasiun Padalarang dan Karawang.

“Whoosh mengalami keterlambatan sekitar 40 menit akibat menabrak seekor hewan di KM 86+200 pada pukul 14.32 WIB. Setelah diperiksa, hewan tersebut diketahui adalah seekor biawak,” ungkap Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti di Bandung.

Insiden terjadi saat kereta melaju dengan kecepatan tinggi. Tim teknis KCIC langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap bagian rangka bawah kereta cepat Whoosh untuk memastikan tidak ada komponen yang rusak atau terdampak akibat benturan tersebut.

“Proses pembersihan bangkai hewan dan sterilisasi lintasan langsung dilakukan untuk menjamin keselamatan operasional,” tambah Emir.

Setelah dipastikan aman, perjalanan kereta cepat kembali dilanjutkan seperti biasa.

KCIC Tegaskan Keselamatan dan Ketepatan Waktu Jadi Prioritas

KCIC menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi. Emir menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan ketepatan waktu perjalanan Whoosh tetap menjadi fokus utama KCIC dalam setiap operasionalnya.

10 Insiden Serupa Terjadi di Semester I 2025

Sepanjang semester pertama 2025, KCIC mencatat telah terjadi sedikitnya 10 insiden serupa di lintasan Padalarang–Karawang. Wilayah tersebut diketahui memiliki tutupan vegetasi lebat seperti semak belukar, hutan kecil, dan aliran air yang menjadi habitat alami hewan seperti biawak.

“Faktor geografis dan ekologi menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, langkah mitigasi kami terus diperkuat,” jelas Emir.

Langkah Mitigasi: Pagar Keamanan dan Patroli Rutin

Sebagai bentuk mitigasi jangka panjang, KCIC telah memasang pagar pengaman di sepanjang jalur kereta cepat, serta memperkecil celah masuk yang memungkinkan hewan liar menyeberang lintasan.

Selain itu, patroli berkala dan pembersihan vegetasi di sekitar jalur rel terus dilakukan secara rutin guna mengurangi risiko gangguan satwa liar di masa mendatang.

“Upaya-upaya ini merupakan komitmen kami untuk menjamin keselamatan dan keandalan operasional kereta cepat Whoosh,” pungkas Emir.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral

Bukan Cuma Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Asetnya Bisa Disita dalam RUU Perampasan Aset

Ancaman Nyata Krisis Iklim: Ketika Gunung Es Himalaya Mulai Mencair dan Bawa Petaka

Ilustrasi begal

Dijerat Tali Tambang dari Belakang, Driver Ojol di Tasikmalaya Bangkit dan Tumbangkan Begal

Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?

Sederet Skandal Sesama Jenis di Cianjur yang Berakhir Tragis dan Memicu Amarah Warga

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
  • Gempuran Bantuan Udara: Enam Pesawat TNI AU Diterbangkan Tembus Wilayah Bencana NTT dan Kalimantan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.