Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Brace Mematikan! Mbappe Bikin Senegal Tak Berkutik di Piala Dunia 2026

Rabu, 17 Juni 2026 12:35 WIB

Hari Ini! Ribuan Mahasiswa Serukan ‘Indonesia Darurat’ di Depan Gedung DPRD Jabar

Rabu, 17 Juni 2026 12:07 WIB

Kode Redeem FF Juni 2026 Terbaru Hari Ini: Skin Senjata Gratis hingga Bundle Langka dari Garena

Rabu, 17 Juni 2026 11:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Brace Mematikan! Mbappe Bikin Senegal Tak Berkutik di Piala Dunia 2026
  • Hari Ini! Ribuan Mahasiswa Serukan ‘Indonesia Darurat’ di Depan Gedung DPRD Jabar
  • Kode Redeem FF Juni 2026 Terbaru Hari Ini: Skin Senjata Gratis hingga Bundle Langka dari Garena
  • Bukan Main! Dua Nama Kelas Eropa Ini Dikaitkan dengan Persib, Satu Eks Madrid
  • Portugal Tak Terbendung? Kongo DR Siap Jadi Tumbal di Grup K Piala Dunia 2026
  • Dejavu Kasus Ojol! Pertemuan Gibran dan Perwakilan Mahasiswa Banjir Kecurigaan Warganet
  • Update Harga Emas Pegadaian 17 Juni 2026: Stabil Tapi Bikin Investor Waspada!
  • Strategi Sukses Tambah Modal Usaha: Simulasi Angsuran KUR BCA Rp100 Juta dan Panduan Lengkapnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

EIGER dan Vertical Rescue Indonesia Bangun Jembatan Penghubung Dua Desa di Pelosok Tasikmalaya

By Putri Mutia RahmanKamis, 15 Februari 2024 18:50 WIB3 Mins Read
Jembatan sepanjang 140 Meter Sambungkan Dua Desa di Pelosok Tasikmalaya. (Istimewa)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Vertical Rescue Indonesia dan EIGER Adventure, berkolaborasi dengan Prajurit Brigif 13 Kostrad dan seluruh elemen masyarakat dari  membangun sebuah jembatan gantung, membentang sepanjang 140 meter yang menghubungkan Desa Cisempur dan Desa Mandalahurip Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan ini berawal dari Sungai Ciwulan dengan panjang sekitar 114 kilometer, yang menjadi berkah sekaligus tantangan bagi ribuan warga, khususnya bagi warga di dua desa yang terbelah oleh aliran sungai besar, yakni Desa Cisempur Kecamatan Cibalong, dan Desa Mandalahurip Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pasalnya Sungai yang memiliki lebar kurang lebih 100-150 meter, memisahkan ribuan warga di dua desa pelosok Kabupaten Tasikmalaya dan membuat akses warga di Desa Cisempur dan Desa Mandalahurip sulit.

Kepala Desa Cisempur Didi Setyadi mengatakan,  masyarakat bahkan anak sekolah dan pengajar  harus memutar jauh dengan jarak 5-8 kilometer untuk menyeberang di jembatan yang berada di jalan utama.

Baca Juga:  Jelang PSU Tasikmalaya, Sekda Jabar Pastikan Tak Ada Kendala Berarti

“Banyak anak-anak sekolah dan guru di Desa Mandalahurip terpaksa, daripada memutar jauh mereka menyeberang sungai menggunakan rakit, menantang arus sungai yang deras, menuju sekolah di Desa Cisempur,” ujarnya.

Manager EIGER Adventure Service Team Galih Donikara mengatakan, jembatan di Desa Cisempur adalah jembatan ke-8 yang dibangun EIGER bersama Vertical Rescue Indonesia. Jembatan yang disumbangkan EIGER untuk masyarakat, khususnya di berbagai wilayah pelosok di Indonesia.

“Bakti EIGER sejak tahun 1989 lahir sebagai brand perlengkapan luar ruang made in Bandung, Jawa Barat. EIGER ikut membangun jembatan bersama Vertical Rescue Indonesia. Jembatan untuk berinteraksi, berkomunikasi dan berkolaborasi. Harapan kami, jembatan ini menjadi inspirasi, untuk membantu orang lain, menyeberangkan, meneruskan impian anak bangsa, agar negeri ini menjadi negeri yang terhormat, bermartabat, sejahtera lahir dan batin,” jelasnya.

Baca Juga:  Warga Bandung Kagum, Kolong Jembatan Pasupati Disulap Jadi Ruang Publik Kreatif

Komandan Vertical Rescue Indonesia Tedi Ixdiana juga menjelaskan, Jembatan ini memiliki bentangan sepanjang kurang lebih 140 meter yang dibangun dengan konstruksi gantung dan diresmikan pada pekan pertama Februari 2024 lalu.

Tedi menambahkan, jembatan gantung sepanjang 140 meter dibangun dengan teknologi sederhana temuan dari Vertical Rescue Indonesia. Total waktu pembangunannya hanya membutuhkan kurang lebih 2-3 minggu pengerjaan.

“Ini jembatan gotong royong, dengan teknologi sederhana yang didukung oleh EIGER Adventure, material batu kali yang diambil dari sekitar sungai seberat 1,5 ton dibenamkan ke dalam pondasi, total ada 10-12 batu dibenamkan, lalu diikat sling baja yang saling mengikat. Terima kasih untuk para masyarakat dan Prajurit Brigif 13 Kostrad yang bahu-membahu membangun dan nantinya akan merawat jembatan ini,” kata Tedi.

Ia menyebut Jembatan gantung di Desa Cisempur menjadi jembatan ke-185 di 19 provinsi yang dibangun oleh ia dan timnya yang juga merupakan rangkaian dari ekspedisi 1.000 Jembatan Gantung untuk Indonesia oleh Vertical Rescue Indonesia.

Baca Juga:  Cantik Berkebaya, EIGER dan 100 Perempuan Rayakan Hari Kartini di Puncak Gunung Kembang

“Jembatan ini dibangun bersama EIGER, Prajurit Brigif 13 Kostrad dan ribuan masyarakat. Hasil gotong royong semua pihak, warga Desa Cisempur dan Mandalahurip tidak perlu memutar jauh lagi untuk sekolah, mengajar, berkebun dan beraktivitas,” ujarnya.

Kolonel Inf Jimmy T.P. Sitinjak yang Ikut meresmikan jembatan Danbrigif Raider 13/Galuh Rahayu juga mengucapkan terima kasihnya untuk seluruh pihak yang terlibat.

“Kolaborasi semua pihak, termasuk oleh pasukan prajurit Brigif 13 Kostrad, saya ucapkan terima kasih, terbangunnya jembatan ini adalah doa masyarakat. Kesulitan masyarakat untuk sekolah, mengajar, menjual hasil bumi karena harus memutar jauh, kini sudah teratasi. Jarak dua desa jadi lebih dekat tanpa perlu menyeberang sungai menumpang rakit bambu,” ujarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Eiger Jembatan Kabupaten Tasikmalaya Vertical Rescue Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hari Ini! Ribuan Mahasiswa Serukan ‘Indonesia Darurat’ di Depan Gedung DPRD Jabar

Dejavu Kasus Ojol! Pertemuan Gibran dan Perwakilan Mahasiswa Banjir Kecurigaan Warganet

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.