Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pakansari Rasa Si Jalak Harupat, Adam Alis Angkat Topi untuk Bobotoh

Senin, 26 Oktober 2026 21:37 WIB

Pelaku Penganiayaan Suporter Persib di Bogor Ditangkap, Begini Kata Polisi

Senin, 26 Oktober 2026 20:28 WIB

Badai PHK Hantam Jawa Barat, Sektor Garmen dan Otomotif Paling Merana

Senin, 26 Oktober 2026 19:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pakansari Rasa Si Jalak Harupat, Adam Alis Angkat Topi untuk Bobotoh
  • Pelaku Penganiayaan Suporter Persib di Bogor Ditangkap, Begini Kata Polisi
  • Badai PHK Hantam Jawa Barat, Sektor Garmen dan Otomotif Paling Merana
  • Takut Malu Kena DNF? Mantan Miss Indonesia Diserbu Netizen Buntut Ricuh JRF 2026
  • Tak Mau Terlena! Dado Minta Persib Lupakan Kemenangan dan Fokus ke Melbourne
  • Bikin Napas Terengah! Intip Jadwal Super Padat Persib Bandung usai Tekuk Garudayaksa FC
  • Daftar Lengkap Nominal PKH Tahap 4 2026: Dari Rp225 Ribu hingga Rp2,7 Juta
  • BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Tahun Cair Lagi? Cek Fakta & Cara Akses Bansos Kemensos Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 26 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ekspatriat Jadi Target Wisata Baru, Disparbud Jabar Gelar Pelatihan Travel Agent

By SusanaJumat, 20 Juni 2025 09:30 WIB2 Mins Read
Pariwisata di Jabar. Foto: Humas Pemprov Jabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan wisata inbound dan menjangkau pasar wisatawan mancanegara, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Perencanaan dan Operasional Paket Wisata Inbound sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Pelatihan yang diikuti 40 peserta dari biro perjalanan wisata wilayah Bandung Raya ini bertujuan mengembangkan sumber daya manusia (SDM) pariwisata agar mampu menyusun paket wisata yang menarik bagi kalangan ekspatriat di Jawa Barat.

“Pelatihan ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan pengelolaan pariwisata yang kompeten dalam menghadapi pasar global. Ini bentuk komitmen Pemprov Jabar memperkuat kapasitas pelaku industri pariwisata,” ujar Rispiaga, Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparbud Jabar, Kamis (19/6/2025).

Workshop ini menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, asesor biro perjalanan wisata, asosiasi pariwisata seperti GIPI dan ASITA, serta pakar-pakar pariwisata berpengalaman.

Baca Juga:  Disparbud Jabar akan Bangun Pantai Karang Papak Garut Jadi Wisata Kelas Premium

Rangkaian pelatihan serupa juga akan digelar di kawasan Cirebon Raya dan Priangan Timur, sebagai bentuk konsistensi dalam pengembangan katalog wisata berbasis storynomics tourism.

Dalam sesi pelatihan, peserta diarahkan menyusun paket wisata kreatif yang akan dikurasi menjadi katalog wisata untuk ekspatriat. Paket-paket tersebut akan didukung oleh konten dari subsektor ekonomi kreatif, seperti fotografi dan penerbitan, serta pelatihan pemasaran digital.

Baca Juga:  36 Karya Budaya Jawa Barat Ditetapkan Jadi WBTb 2024, Ada Engklek hingga Tutug Oncom

“Paket terbaik akan digabungkan dengan pelatihan storynomics tourism, dilengkapi konten dari pelaku ekraf, termasuk fotografi. Harapannya, katalog ini bisa efektif dipasarkan ke komunitas ekspatriat di Jabar,” tambah Rispiaga.

Ketua ASITA Jabar, Daniel Nugraha, menegaskan pentingnya pengembangan SDM pariwisata berbasis SKKNI dalam menghadapi persaingan pariwisata global. Ia meyakini pelatihan ini menjadi kunci penguatan sektor pariwisata berbasis lokal dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Warisan Kolonial Lenyap, Pemprov Jabar Selidiki Perusakan Wisma MPR saat Aksi Unjuk Rasa

“Jawa Barat punya potensi luar biasa sebagai destinasi wisata unggulan. Melalui pelatihan ini, peserta bisa merancang paket wisata inbound berkualitas dan relevan dengan kebutuhan wisatawan mancanegara. Selain itu, nilai-nilai lokal seperti someah hade ka semah dan silih asah, silih asih, silih asuh harus tercermin dalam pengalaman wisata yang ditawarkan,” jelasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Disparbud Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pelaku Penganiayaan Suporter Persib di Bogor Ditangkap, Begini Kata Polisi

Badai PHK Hantam Jawa Barat, Sektor Garmen dan Otomotif Paling Merana

Daftar Lengkap Nominal PKH Tahap 4 2026: Dari Rp225 Ribu hingga Rp2,7 Juta

Dua Halte BRT Kiaracondong Disoroti, Jarak ke Rel Dinilai Terlalu Dekat

Rencana Skatepark Teuku Umar Bandung Picu Kekhawatiran soal Ruang Olahraga Anak

ilustrasi bansos

Modus Beli Rokok demi Kembalian Asli, Pengedar Uang Palsu Nyaris Diamuk Warga Ngamprah

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.