bukamata.id – Menjelang akhir tahun, keluarga penerima bantuan sosial (bansos) diimbau memeriksa kembali status kepesertaan mereka. Pasalnya, data penerima bisa berubah mengikuti pemutakhiran pemerintah. Menerima bansos pada tahap sebelumnya tidak otomatis menjamin bantuan akan diterima lagi di tahap berikutnya.
Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap 4 dialokasikan untuk periode Oktober hingga Desember 2026. Namun, pemerintah belum mengumumkan tanggal resmi pencairannya.
8 Kategori Penerima PKH dan Nominalnya
PKH adalah bantuan sosial bersyarat. Besarannya ditentukan oleh komponen anggota keluarga yang tercatat sebagai penerima. Berikut delapan kategori penerima PKH beserta nominal per tahap:
- Ibu hamil atau masa nifas: Rp750.000
- Anak usia dini 0–6 tahun: Rp750.000
- Siswa SD atau sederajat: Rp225.000
- Siswa SMP atau sederajat: Rp375.000
- Siswa SMA atau sederajat: Rp500.000
- Lanjut usia 70 tahun ke atas: Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
Nominal di atas berlaku untuk satu tahap penyaluran yang mencakup tiga bulan, bukan dibayarkan setiap bulan. Total yang diterima sebuah keluarga bergantung pada jumlah dan jenis komponen yang memenuhi syarat.
BPNT Rp600.000 untuk Tiga Bulan
Selain PKH, pemerintah juga menyalurkan BPNT atau Program Sembako untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan pangan.
Besarannya Rp200.000 per bulan. Untuk periode Oktober–Desember 2026, totalnya mencapai Rp600.000.
Penerima PKH Belum Tentu Dapat BPNT
PKH dan BPNT merupakan dua program dengan sasaran dan mekanisme berbeda. Terdaftar sebagai penerima PKH tidak otomatis membuat sebuah keluarga tercatat sebagai penerima BPNT, begitu pula sebaliknya.
Karena itu, status kepesertaan untuk masing-masing program perlu dicek secara terpisah.
Cara Cek Status Penerima Bansos Pakai NIK
Status penerima PKH dan BPNT bisa dicek secara mandiri melalui situs resmi Kementerian Sosial (Kemensos):
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.
- Ketik kode verifikasi yang muncul di layar. Jika kodenya tidak terbaca, klik untuk memperbaruinya.
- Klik tombol “Cari Data”.
- Periksa status kepesertaan yang muncul pada hasil pencarian.
Pastikan NIK yang dimasukkan sudah benar. Jika status bantuan tidak muncul atau datanya tidak sesuai, masyarakat dapat melapor ke pemerintah desa atau kelurahan, dinas sosial setempat, atau pendamping PKH.
Jangan memercayai pihak yang mengaku bisa mendaftarkan atau mempercepat pencairan bansos dengan imbalan. Informasi resmi hanya berasal dari Kemensos dan aparat pemerintah setempat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











