Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wisata Kuliner di Sumedang: Menikmati Sajian Sunda Otentik Berlatar Alam Pegunungan yang Asri

Selasa, 22 September 2026 06:00 WIB

Cuma Rp15 Ribuan! 4 Nasi Kuning Terenak di Bandung, Ada yang Buka sampai Dini Hari

Selasa, 22 September 2026 05:00 WIB

Usai 3 Laga Tandang, Persib Libur 4 Hari! Igor Tolic Tunggu Pemain Cedera Kembali

Selasa, 22 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wisata Kuliner di Sumedang: Menikmati Sajian Sunda Otentik Berlatar Alam Pegunungan yang Asri
  • Cuma Rp15 Ribuan! 4 Nasi Kuning Terenak di Bandung, Ada yang Buka sampai Dini Hari
  • Usai 3 Laga Tandang, Persib Libur 4 Hari! Igor Tolic Tunggu Pemain Cedera Kembali
  • Cari Hotel Murah di Bandung? 4 Penginapan Ini Tarifnya di Bawah Rp300 Ribu
  • Bukan Cuma Kota Pabrik! Ini 8 Wisata Hidden Gems di Bekasi yang Bikin Pikiran Kembali Fresh
  • Liburan ke Cirebon? Jangan Lewatkan 9 Destinasi Wisata Kuliner Legendaris Ini, Dijamin Ketagihan!
  • Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub
  • Jangan Cuma Jalakotek! Ini 5 Kuliner Legendaris Majalengka yang Wajib Dicoba
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 22 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Erwan Setiawan Minta Layanan Adminduk Lebih Inovatif, Akta Kelahiran Bisa Langsung saat Bayi Lahir

By Putra JuangRabu, 8 Oktober 2025 15:39 WIB3 Mins Read
Acara Penyerahan Penghargaan “Adminduk Prima” di Gedung Sate, Kota Bandung, pada Rabu (8/10/2025). Foto: bukamata.id/ Putra Juang.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan meminta seluruh pemerintah kota dan kabupaten untuk terus meningkatkan inovasi dalam pelayanan administrasi kependudukan (adminduk).

Ia secara khusus menyoroti pentingnya penanganan cepat terhadap kepemilikan akta kelahiran bagi bayi dan balita.

Pernyataan ini disampaikan Wagub Erwan saat acara Penyerahan Penghargaan “Adminduk Prima” di Gedung Sate, Kota Bandung, pada Rabu (8/10/2025).

Erwan memberikan apresiasi kepada daerah yang telah menunjukkan kinerja terbaik dan berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi.

“Selamat kepada kota kabupaten yang telah meraih penghargaan, semoga ini menjadi motivasi untuk lebih meningkatkan lagi pelayanan kepada masyarakat. Dan kepada kota kabupaten yang belum meraih penghargaan, jangan patah semangat, terus bekerja, sehingga ke depan bisa menjadi yang terbaik,” kata Erwan.

Baca Juga:  Wagub Erwan Sambut Baik Penetapan Rencana Kerja DPRD Jabar

Ia juga menekankan perlunya terobosan baru dan menghindari stagnasi dalam pelayanan publik.

“Saya berharap ke depan ada inovasi yang lebih ditingkatkan, tidak hanya itu-itu saja, jangan stagnan,” tegasnya.

Salah satu fokus utama Erwan adalah percepatan kepemilikan dokumen kependudukan, terutama akta kelahiran. Ia mendorong petugas di tingkat desa dan kelurahan untuk aktif melakukan pendataan dan layanan jemput bola.

“Saat ini masih banyak bayi-bayi atau balita yang belum mempunyai akte. Nah itu segera didata di tingkat desa, kelurahan, untuk mendata warganya yang belum mempunyai akte,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia meminta agar layanan jemput bola dilakukan sejak warga masih mengandung.

“Dan data masyarakatnya juga yang bisa diperkirakan saat ini sudah hamil 9 bulan, bulan ini akan melahirkan, segera jemput bola. Ketika melahirkan langsung kasih akte dan kartu keluarga yang baru,” tambahnya.

Baca Juga:  Jelang Pendaftaran Dedi-Erwan, Kantor KPU Jabar Dijaga Ketat Aparat

Erwan menyebut, saat ini data warga yang belum memiliki akta sudah hampir terdata semua, dengan perkiraan sisanya tidak lebih dari 1-2 persen.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jabar, Berli Hamdani Gelung Sakti menjelaskan bahwa penghargaan “Adminduk Prima” merupakan kegiatan rutin yang sebelumnya dikenal dengan nama “Adminduk Wisak” dan “Adminduk Juara.”

Ia menyinggung tantangan yang dihadapi Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia.

“Jawa Barat ini kan sebenarnya kalau data yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri, data konsolidasi bersih semester 1 2025, penduduk Jawa Barat saat ini sudah mencapai angka 51.750.000 jiwa. Jadi ini adalah penduduk terbanyak di Indonesia dan pastinya dengan sekian banyak penduduk, permasalahan juga banyak,” jelas Berli.

Baca Juga:  Dedi-Erwan Unggul Telak di Survei Litbang Kompas, Golkar Ogah Jumawa

Berli menekankan bahwa layanan kependudukan pada dasarnya adalah layanan gratis, sehingga seharusnya masyarakat dapat mengaksesnya tanpa kendala.

“Layanan kependudukan ini sudah sejak lama itu gratis. Jadi seharusnya tidak ada masalah. Terutama yang ‘pengutam-pengutam’ itu sudah tidak ada masalah, tetapi ternyata dalam kenyataannya di lapangan masih terdapat hal-hal seperti itu,” ungkap Berli.

Oleh karena itu, inovasi yang dilakukan Disdukcapil Jabar tidak hanya berfokus pada pelayanan, tetapi juga pada pengawasan ketat.

“Inovasi kami adalah mengikuti bukan hanya pelayanan, tapi kami juga melakukan pemantauan secara ketat, terutama itu tadi sudah untuk supaya jangan sampai terjadi pengutan liar terhadap pelayanan penduduk di Jawa Barat,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Erwan Setiawan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub

Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang

Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor

Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership

RS Premier Bintaro Gunakan Robotic Navigation untuk Bedah Tulang Belakang Lebih Presisi

Investasi Rp800 Miliar Pasar Baru Bandung Ditinjau Ulang, Pemkot Buka Opsi Investor Baru

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.