Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo

Minggu, 14 Juni 2026 14:07 WIB
Persib

Terungkap! Ini Penyebab Persib Sempat Kacau di Awal Musim 2023/24

Minggu, 14 Juni 2026 13:54 WIB

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Minggu, 14 Juni 2026 13:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
  • Terungkap! Ini Penyebab Persib Sempat Kacau di Awal Musim 2023/24
  • Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Mantan Kiper Timnas U-23 Nuri Agus Wibowo Hilang Misterius! Keluarga Ungkap Dugaan Mengejutkan
  • Persib Gagal Dekati Tommaso Cassandro? Jurnalis Italia Ungkap Fakta Sebenarnya
  • Harga Emas Hari Ini Mengejutkan! Antam Naik Tipis Tembus Rp2,82 Juta per Gram
  • Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Erwan Setiawan Minta Layanan Adminduk Lebih Inovatif, Akta Kelahiran Bisa Langsung saat Bayi Lahir

By Putra JuangRabu, 8 Oktober 2025 15:39 WIB3 Mins Read
Acara Penyerahan Penghargaan “Adminduk Prima” di Gedung Sate, Kota Bandung, pada Rabu (8/10/2025). Foto: bukamata.id/ Putra Juang.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan meminta seluruh pemerintah kota dan kabupaten untuk terus meningkatkan inovasi dalam pelayanan administrasi kependudukan (adminduk).

Ia secara khusus menyoroti pentingnya penanganan cepat terhadap kepemilikan akta kelahiran bagi bayi dan balita.

Pernyataan ini disampaikan Wagub Erwan saat acara Penyerahan Penghargaan “Adminduk Prima” di Gedung Sate, Kota Bandung, pada Rabu (8/10/2025).

Erwan memberikan apresiasi kepada daerah yang telah menunjukkan kinerja terbaik dan berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi.

“Selamat kepada kota kabupaten yang telah meraih penghargaan, semoga ini menjadi motivasi untuk lebih meningkatkan lagi pelayanan kepada masyarakat. Dan kepada kota kabupaten yang belum meraih penghargaan, jangan patah semangat, terus bekerja, sehingga ke depan bisa menjadi yang terbaik,” kata Erwan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Dorong Sinergitas Anggaran Pusat dan Daerah untuk Terangi Jawa Barat

Ia juga menekankan perlunya terobosan baru dan menghindari stagnasi dalam pelayanan publik.

“Saya berharap ke depan ada inovasi yang lebih ditingkatkan, tidak hanya itu-itu saja, jangan stagnan,” tegasnya.

Salah satu fokus utama Erwan adalah percepatan kepemilikan dokumen kependudukan, terutama akta kelahiran. Ia mendorong petugas di tingkat desa dan kelurahan untuk aktif melakukan pendataan dan layanan jemput bola.

“Saat ini masih banyak bayi-bayi atau balita yang belum mempunyai akte. Nah itu segera didata di tingkat desa, kelurahan, untuk mendata warganya yang belum mempunyai akte,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia meminta agar layanan jemput bola dilakukan sejak warga masih mengandung.

“Dan data masyarakatnya juga yang bisa diperkirakan saat ini sudah hamil 9 bulan, bulan ini akan melahirkan, segera jemput bola. Ketika melahirkan langsung kasih akte dan kartu keluarga yang baru,” tambahnya.

Baca Juga:  Wagub Erwan: Jawa Barat Targetkan Jadi Sentra Budidaya Bambu Nasional

Erwan menyebut, saat ini data warga yang belum memiliki akta sudah hampir terdata semua, dengan perkiraan sisanya tidak lebih dari 1-2 persen.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jabar, Berli Hamdani Gelung Sakti menjelaskan bahwa penghargaan “Adminduk Prima” merupakan kegiatan rutin yang sebelumnya dikenal dengan nama “Adminduk Wisak” dan “Adminduk Juara.”

Ia menyinggung tantangan yang dihadapi Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia.

“Jawa Barat ini kan sebenarnya kalau data yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri, data konsolidasi bersih semester 1 2025, penduduk Jawa Barat saat ini sudah mencapai angka 51.750.000 jiwa. Jadi ini adalah penduduk terbanyak di Indonesia dan pastinya dengan sekian banyak penduduk, permasalahan juga banyak,” jelas Berli.

Baca Juga:  Jawa Barat Absen dari Daftar Provinsi Layak Anak 2025, DP3AKB Buka Suara

Berli menekankan bahwa layanan kependudukan pada dasarnya adalah layanan gratis, sehingga seharusnya masyarakat dapat mengaksesnya tanpa kendala.

“Layanan kependudukan ini sudah sejak lama itu gratis. Jadi seharusnya tidak ada masalah. Terutama yang ‘pengutam-pengutam’ itu sudah tidak ada masalah, tetapi ternyata dalam kenyataannya di lapangan masih terdapat hal-hal seperti itu,” ungkap Berli.

Oleh karena itu, inovasi yang dilakukan Disdukcapil Jabar tidak hanya berfokus pada pelayanan, tetapi juga pada pengawasan ketat.

“Inovasi kami adalah mengikuti bukan hanya pelayanan, tapi kami juga melakukan pemantauan secara ketat, terutama itu tadi sudah untuk supaya jangan sampai terjadi pengutan liar terhadap pelayanan penduduk di Jawa Barat,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

akta kelahiran bayi Disdukcapil Jawa Barat Erwan Setiawan pelayanan administrasi kependudukan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.