Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Detik-detik Ego Mengalahkan Logika! Senggolan Berdarah Dingin di Atas Aspal

Jumat, 5 Juni 2026 09:27 WIB
Ilustrasi emas antam

Harga Emas Hari Ini 5 Juni 2026: Antam di Pegadaian Turun, Saatnya Borong?

Jumat, 5 Juni 2026 09:21 WIB

Gas Pol Skuadmu! Tukar Kode Redeem FF Terbaru 5 Juni 2026, Siap-Siap Kebagian Skin Epik Gratis

Jumat, 5 Juni 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Detik-detik Ego Mengalahkan Logika! Senggolan Berdarah Dingin di Atas Aspal
  • Harga Emas Hari Ini 5 Juni 2026: Antam di Pegadaian Turun, Saatnya Borong?
  • Gas Pol Skuadmu! Tukar Kode Redeem FF Terbaru 5 Juni 2026, Siap-Siap Kebagian Skin Epik Gratis
  • Cut Salwa Jadi Sorotan Publik, Klaim Video Viral Masih Belum Terbukti
  • BLT Dana Desa hingga Rp300 Ribu Cair, Cek Jadwal Bansos Juni 2026
  • Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Warganet Ramai Cari Fakta Sebenarnya
  • Banjir Pemain Gratis! Klaim Kode Redeem FC Mobile Besok Jumat 5 Juni 2026, Ambil Paket Card Premium
  • Klaim Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Jumat 5 Juni 2026, Ada Skin Senjata Langka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 5 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Evakuasi Sarang Tawon Berujung Maut di Subang

By Aga GustianaSabtu, 26 Juli 2025 07:30 WIB3 Mins Read
Ilustrasi tawon
Ilustrasi tawon. (Foto: Pixabay/ClaudiaWollesen)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Upaya mengevakuasi sarang tawon vespa yang menempel di atap rumah warga di Desa Karang Mulya, Kecamatan Legon Sari, Subang, berujung maut. Seorang warga bernama Warno, atau yang akrab disapa Ano (55), tewas setelah diserang ratusan tawon saat mencoba menangani sarang tersebut secara mandiri.

Peristiwa ini terjadi saat Warno nekat naik ke atap rumah warga tanpa menunggu bantuan dari petugas. Padahal, warga dan pemilik rumah sebelumnya telah melaporkan keberadaan sarang tawon itu kepada BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Subang untuk ditangani secara resmi.

“Katanya mau ada tim damkar ke rumah mau evakuasi sarang tawon, terus ada warga nyari tangga. Kemudian ada almarhum bilang ah kecil itu mah saya udah biasa, saya udah bilang ada petugas mau datang. Uwa malah langsung naik lewat dalam (rumah) tapi gak bisa, kirain gak melanjutkan dia naik dari luar,” tutur Wahidin, kerabat korban, Jumat (25/7/2025).

Menurut penuturan Wahidin, Warno awalnya sempat meminta karung untuk mengamankan sarang tawon. Namun proses evakuasi berjalan tidak sesuai rencana. Sarang tawon malah terjatuh dan memicu serangan agresif dari koloni tawon.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Tol Cipali: Tabrakan Beruntun Libatkan Empat Kendaraan

“Kata uwa, mana karung tapi sarang enggak masuk ke karung, terus tangan uwa coba gapai sarang tawon. Tapi tangan uwa langsung dikerubutin tawon, luka dan badan penuh tawon,” lanjut Wahidin.

Dalam kondisi panik dan dikerubungi tawon, Warno berusaha turun menggunakan tangga, namun kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Ia pingsan di tempat kejadian. Sayangnya, warga di sekitar tidak langsung menolong karena khawatir ikut diserang tawon.

Baca Juga:  Hanya Depok dan Subang yang Penuhi Kriteria Kenaikan Upah Minimum Sektoral 2025

“Wa Ano udah pingsan dibawa, terus dibawa ke rumah sakit, sempat dirawat tapi tidak bisa tertolong, meninggal dunia,” pungkas Wahidin.

Kepala Desa Karang Mulya, Rodid Saeful Alam, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengungkapkan bahwa korban tiba di fasilitas kesehatan dalam kondisi kritis akibat sengatan yang hampir mengenai seluruh tubuh.

“Betul ada rumah warga yang ada sarang tawonnya. Jadi warga berusaha untuk memusnahkan sarang tawon itu. Sebenarnya sudah melapor karena memang mungkin kecil sarangnya, makanya almarhum berusaha untuk memusnahkan sendiri. Almarhum tersengat hampir seluruh tubuhnya diserang tawon tersebut. Kemudian dibawa ke rumah sakit dalam kondisi sudah kritis. Tadi malam korban meninggal,” ungkap Rodid.

Baca Juga:  Pangdam III/Siliwangi Dampingi Kasad Panen Raya Padi di Kabupaten Subang

Jenazah Warno tiba di rumah duka dengan mobil ambulans dan disambut isak tangis keluarga. Ia kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim BPBD dan Damkar Subang langsung diterjunkan ke lokasi untuk menuntaskan evakuasi sarang tawon yang sempat memicu kepanikan. Sebelumnya, pihak petugas memang telah merencanakan proses evakuasi pada malam hari, saat tawon-tawon sudah kembali ke dalam sarang dan relatif tidak aktif.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita Subang BPBD Subang Damkar Subang evakuasi sarang tawon kecelakaan tawon korban sengatan tawon Subang tawon vespa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BLT Dana Desa hingga Rp300 Ribu Cair, Cek Jadwal Bansos Juni 2026

Authentic Blast Bandung: 6 Dekade Vans Dirayakan sebagai Simbiosis Liar Seni, Musik, dan Skate

Musim Kemarau 2026, Seluruh Kelurahan di Cimahi Berpotensi Alami Krisis Air Bersih

Detik-Detik Truk Tangki Terbakar di Cisumdawu, Arus Lalu Lintas Tersendat

Sadis! Lansia di Cigadung Ditodong Cutter, Polisi Ungkap Modusnya

Punya Aset Rp9 Miliar, Segini Rincian Kekayaan Eks Kepala Badan Gizi Dadan Hindayana

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Tren Viral TikTok Meledak! Video Misterius Rok Hijau Jadi Buruan Netizen, Waspada Link Palsu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.