Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

November Neraka! Persib Hadapi 7 Laga di 3 Kompetisi, Ini Jadwal Lengkapnya

Jumat, 30 Oktober 2026 15:57 WIB

KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!

Jumat, 30 Oktober 2026 15:19 WIB

Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam

Jumat, 30 Oktober 2026 13:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • November Neraka! Persib Hadapi 7 Laga di 3 Kompetisi, Ini Jadwal Lengkapnya
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam
  • Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi
  • Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima
  • Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167
  • Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang
  • Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Evaluasi 19 Tahun Kabupaten Bandung Barat: Capaian Makro Positif hingga Komitmen Perbaikan Layanan Publik

By Aga GustianaJumat, 19 Juni 2026 19:36 WIB3 Mins Read
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang dilangsungkan di Lapangan Plaza Mekarsari pada Jumat (19/6/2026) bertransformasi menjadi panggung refleksi komprehensif bagi arah kebijakan daerah. Perhelatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan wadah strategis untuk membedah rapor pembangunan secara transparan.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, memaparkan secara rinci berbagai indikator makro ekonomi dan tata kelola pemerintahan yang menunjukkan tren perbaikan signifikan sepanjang tahun berjalan.

“Sejumlah sektor strategis mengalami perbaikan, mulai dari pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujar Jeje selepas rangkaian acara berakhir.

Rapor Kinerja dan Pertumbuhan Makro KBB

Berdasarkan data statistik yang dirilis, perekonomian KBB pada tahun 2025 berhasil menorehkan pertumbuhan di angka 5,28 persen. Capaian positif ini turut dikontribusikan oleh keberhasilan menekan angka kemiskinan hingga menyentuh level 9,87 persen, serta menjaga stabilitas laju inflasi tetap terkendali pada kisaran 2,13 persen.

Baca Juga:  Jalan Penghubung Cihampelas-Cililin Rusak Parah, Pemkab Bandung Barat Turun Tangan

Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga menunjukkan perbaikan dengan turun ke posisi 6,60 persen. Dari sudut pandang pemerataan kesejahteraan, rasio gini tercatat membaik pada angka 0,364, beriringan dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang kini menembus 71,65 poin.

Di sektor infrastruktur fisik, pemerintah daerah mengeklaim telah merampungkan penanganan ruas jalan kabupaten sepanjang 36,858 kilometer. Imbas dari intervensi tersebut, persentase tingkat jalan mantap melonjak hingga 78,80 persen, sukses melampaui target yang dicanangkan sebelumnya.

Kinerja birokrasi turut mendulang apresiasi lewat pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menyentuh angka 98,50 persen. Secara nasional, tata kelola pemerintahan KBB berhak menduduki peringkat ke-95 dari total 416 kabupaten di Indonesia.

Selain itu, konsistensi birokrasi yang bersih kembali dibuktikan melalui raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta peningkatan skor Monitoring Center for Prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga:  Tanah Longsor di Lembang Akibat Hujan Deras, Puluhan Warga Mengungsi

PR Pembangunan dan Kesederhanaan Perayaan

Kendati memaparkan sederet prestasi gemilang di atas kertas, pucuk pimpinan KBB tersebut tetap bersikap realistis dengan mengakui masih banyaknya tantangan struktural yang mendesak untuk segera diselesaikan.

“Saya akui saat ini masih ada masyarakat yang belum merasakan pelayanan publik secara optimal serta sejumlah infrastruktur yang memerlukan penanganan lebih cepat,” katanya.

Nuansa perayaan HUT ke-19 ini disengaja tampil lebih bersahaja dan jauh dari kesan hura-hura. Menurut Jeje, kesederhanaan tersebut merefleksikan tingkat kematangan daerah otonom yang kini telah beranjak dewasa.

“Tentunya 19 tahun Kabupaten Bandung Barat ini sudah beranjak dewasa. Jadi, kita merayakannya juga tidak berlebihan,” ucap Jeje.

Baca Juga:  Pengakuan 'Duo Aki-aki' di Bandung Barat Cabuli Cucu di Bawah Umur

Puncak acara yang diwarnai atraksi defile drum band Praja IPDN tersebut rencananya akan disusul oleh panggung hiburan rakyat. Kendati demikian, pemerintah tetap memberlakukan kontrol ketat terhadap pos anggaran demi menjaga efisiensi fiskal daerah.

“Untuk hiburan-hiburan masyarakat nanti akan kita berikan. Tentunya kita harus bisa menganggarkannya seperlunya saja. Nanti kita cari sponsor untuk acara yang diperuntukkan bagi masyarakat,” terangnya.

Menutup rangkaian peringatan hari jadi tersebut, Bupati Jeje mengumumkan momentum penting berupa pengesahan Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur khusus tentang produk pesantren. Regulasi ini diplot sebagai instrumen hukum turunan untuk merealisasikan janji kampanye keagamaan, termasuk alokasi dana stimulus bagi guru ngaji, lembaga pondok pesantren, dan program umat lainnya.

“Dengan Perbup produk pesantren yang sudah lama dari dulu kita ajukan, alhamdulillah kebijakannya sudah ditandatangani hari ini,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima

Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167

Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang

Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya

Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung, Dishub: Perlu Koordinasi Lintas Provinsi

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.