Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Java United Angkat Tangan, Kasus Achmad Resal Diserahkan ke Komdis PSSI

Minggu, 27 September 2026 20:17 WIB

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Minggu, 27 September 2026 19:23 WIB

Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran

Minggu, 27 September 2026 18:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Java United Angkat Tangan, Kasus Achmad Resal Diserahkan ke Komdis PSSI
  • Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak
  • Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran
  • Alwi Farhan Lolos Semifinal, Target Emas Asian Games 2026 Makin Terbuka
  • Bukan Dipanggil Timnas, Marc Klok Justru Beri Pesan untuk Thom Haye dan Ragnar
  • Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya
  • Gede Aiswarya Raih Juara 3 Mister International 2026, Momen Reaksi Finalis Viral di Medsos, Ada Apa?
  • Selangkah Lagi ke Final! Fajar/Fikri Punya Misi Besar di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 27 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Fakta Baru! Polisi Ungkap Dokter Kandungan di Garut Lecehkan Pasien di Kamar Kos

By SusanaKamis, 17 April 2025 14:45 WIB2 Mins Read
Konferensi Pers kasus dugaan pelecehan seksual oleh dokter kandungan di Garut. Foto: Instagram @polresgarut.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Seorang dokter kandungan di Garut, M. Syafril Firdaus (33), resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Garut dalam kasus dugaan pelecehan seksual.

Namun, penetapan ini tidak berkaitan dengan kasus pelecehan yang sempat viral melalui rekaman CCTV di sebuah klinik.

Penetapan tersangka justru muncul dari laporan kasus berbeda, yaitu dugaan pelecehan terhadap seorang perempuan berusia 24 tahun.

Kasus bermula saat korban berkonsultasi soal vaksin gonore dengan pelaku yang kemudian menawarkan layanan suntik vaksin di luar klinik, tepatnya di kediaman orang tua korban.

Baca Juga:  Buntut Skandal Chat Mesum: 16 Mahasiswa FHUI Dicabut Keanggotaannya dari IKM dan Terancam Sanksi Akademik

“Tersangka MSF merupakan dokter kandungan di Klinik Karya Harsa, Garut. Ia melakukan penyuntikan vaksin gonore kepada korban di luar klinik, tepatnya di rumah orang tua korban,” ungkap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan dalam jumpa pers, Kamis (17/4/2025).

Usai proses penyuntikan, korban sempat mengantar pelaku pulang ke kosnya. Saat hendak membayar biaya vaksin secara tunai, pelaku menolak dengan alasan takut terlihat orang.

Ia kemudian mengajak korban masuk ke dalam kamar kos dengan dalih pembayaran di dalam ruangan, lalu mengunci pintu dan diduga melakukan tindakan pelecehan seksual.

Baca Juga:  Mencekam, Detik-detik Abdul Terseret Arus Sungai Cikandang Sebelum Menghilang

“Tersangka secara paksa meraba-raba bagian tertentu korban, dan bagian tertentu lainnya di dalam baju, sehingga korban melakukan perlawanan,” ungkapnya.

Sementara itu, kasus pelecehan lainnya yang sempat menghebohkan media sosial karena terekam CCTV di Klinik belum bisa diproses lebih lanjut.

Hingga kini, polisi belum menerima laporan resmi dari korban yang terekam dalam video tersebut.

Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menyatakan bahwa pihaknya masih terus menyelidiki kasus video viral yang terjadi pada Juni 2024 lalu.

Baca Juga:  Heboh Isu Penculikan Bocah SD di Garut, Fakta Sebenarnya Terungkap

Identitas korban belum diketahui karena wajahnya tidak terlihat jelas dalam rekaman, sehingga pencarian melalui teknologi face recognition pun belum membuahkan hasil.

“Kami sudah coba cek daftar pasien sesuai tanggal kejadian, tapi korban tidak terdata. Diduga ini adalah modus dari pelaku untuk menghindari pendataan resmi,” ujar Fajar.

Penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk mencari keberadaan ibu hamil dalam video tersebut dan membuka peluang untuk mengusut kasus lebih lanjut jika korban bersedia melapor secara resmi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

garut pelecehan seksual
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran

Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya

Ratusan Pecinta Off-Road dan Campervan Meriahkan Kalibarasi 2026 di Subang

Kejar-kejaran Dini Hari di Bandung, Dua Pelajar Diduga Geng Motor Diamankan

Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.