Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Cuma Trofi, John Herdman Sebut Juara Bersama Indonesia Lebih Spesial dari Piala Dunia

Selasa, 6 Oktober 2026 12:05 WIB
ilustrasi penembakan

Fakta Tragis Pelajar SMA di Garut Jadi Korban Penembakan Airgun, Peluru Logam Bersarang di Mata

Selasa, 6 Oktober 2026 11:58 WIB

Deretan Bansos Cair Oktober 2026: PKH, BPNT, Beras, hingga BSU Rp900 Ribu, Cek Daftarnya di Sini!

Selasa, 6 Oktober 2026 11:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Cuma Trofi, John Herdman Sebut Juara Bersama Indonesia Lebih Spesial dari Piala Dunia
  • Fakta Tragis Pelajar SMA di Garut Jadi Korban Penembakan Airgun, Peluru Logam Bersarang di Mata
  • Deretan Bansos Cair Oktober 2026: PKH, BPNT, Beras, hingga BSU Rp900 Ribu, Cek Daftarnya di Sini!
  • Menatap ACC 2026/2027, Persib Bandung Tebar Ancaman dan Bidik Start Sempurna di Si Jalak Harupat
  • Rumah di Antapani Bandung Terbakar Hebat, Pemilik Kaget Lihat Asap Tebal dari Lantai 2
  • Persib Bawa Kekuatan Terbaik ke Thailand? Ini Prediksi Susunan Pemain Lawan Port FC
  • Harga Emas Antam Anjlok! Cek Harga 1 Gram hingga 1.000 Gram Hari Ini
  • Bukan Lagi Spesialis Runner-Up! Perjuangan 35 Tahun Terbayar, Indonesia Raja Baru Asia Tenggara!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Fakta Tragis Pelajar SMA di Garut Jadi Korban Penembakan Airgun, Peluru Logam Bersarang di Mata

By Aga GustianaSelasa, 6 Oktober 2026 11:58 WIB3 Mins Read
ilustrasi penembakan
Ilustrasi penembakan. (iStockphoto/sqback).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah insiden mengerikan menggemparkan Kabupaten Garut, Jawa Barat. Seorang remaja berinisial Pazwa Pahaludin (15), yang tercatat sebagai pelajar tingkat menengah atas, harus menderita luka parah setelah menjadi sasaran penembakan menggunakan senjata angin jenis airgun—senjata yang memanfaatkan tekanan gas untuk melontarkan proyektil.

Akibat aksi brutal tersebut, proyektil berbahan logam kini dilaporkan masih bersarang di dalam bola mata sebelah kiri korban. Peristiwa tragis ini sontak memicu gelombang kecaman keras dari berbagai pihak, termasuk jajaran legislatif tingkat provinsi.

Anggota DPRD Jawa Barat, Aten Munajat, melontarkan protes keras dan rasa empati mendalam atas musibah yang menimpa pelajar malang tersebut.

“Saya sangat prihatin dan mengecam kejadian penembakan terhadap siswa SMA di Garut yang mengakibatkan korban mengalami luka serius pada bagian mata. Ini bukan persoalan sepele, karena penggunaan airgun secara sembarangan dapat membahayakan bahkan mengancam keselamatan jiwa,” ujar Aten.

Rentetan Fakta Kasus Penembakan Brutal di Garut

Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, insiden berdarah ini menyimpan sejumlah fakta mengejutkan yang berhasil diungkap oleh pihak keluarga maupun kepolisian:

Baca Juga:  Warga Sukabumi Digegerkan Temuan Potongan Kaki Dikubur di Rumah Kosong

1. Kehadiran Tak Diundang dan Letusan Brutal

Musibah ini bermula ketika korban bersama rekan-rekannya sedang menghabiskan waktu liburan di sebuah vila kawasan Garut. Suasana santai mendadak berubah mencekam tatkala seorang pemuda tak diundang berinisial H tiba-tiba muncul di lokasi sambil menenteng senjata airgun.

Berdasarkan kesaksian ibu korban, Fitri Setiawati, pelaku H awalnya melepaskan tembakan ke udara secara ngawur ke arah orang-orang di sekitar vila. Tak berhenti di situ, pelaku merangsek naik ke lantai atas bangunan dan kembali menghujumkan tembakan membabi buta, hingga mengenai bagian pinggang salah satu teman korban.

2. Pelaku Merupakan Mantan Kakak Kelas

Identitas pelaku berinisial H diketahui merupakan mantan kakak kelas korban semasa duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), dengan jarak dua tingkat di atas Pazwa. Berdasarkan informasi, pelaku sendiri sudah tidak lagi melanjutkan sekolah di tempat tersebut karena dikeluarkan.

Baca Juga:  Gempa M 4,7 Guncang Kabupaten Bandung dan Sekitarnya, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif

3. Korban Sempat Bungkam Akibat Intimidasi

Fakta yang tak kalah memilukan adalah upaya korban menyembunyikan kebenaran di balik luka yang dialaminya. Pada mulanya, Pazwa berbohong kepada keluarganya dengan mengaku bahwa matanya terluka akibat terkena hantaman bola.

Ketakutan luar biasa itu ternyata dipicu oleh ancaman pembungkaman dari terduga pelaku. Kebenaran baru terkuak setelah sang ayah mengajak korban berbicara empat mata dari hati ke hati, membuat remaja 15 tahun tersebut akhirnya menangis dan membongkar bahwa ia telah ditembak.

4. Penanganan Medis dan Penyelidikan Polisi

Hasil pemeriksaan rontgen di rumah sakit memperkuat dugaan penganiayaan berat tersebut, di mana terlihat jelas benda asing berupa peluru logam tertanam di mata kiri korban. Saat ini, Pazwa tengah menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Bandung.

Baca Juga:  Jawa Barat Catat Kasus Bencana Hidrometeorologi Tertinggi di Indonesia

Pihak aparat penegak hukum bergerak cepat merespons laporan resmi yang dilayangkan keluarga ke Polres Garut. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, memastikan jajarannya sedang memburu pelaku H.

“Korban masih dirawat di rumah sakit di Bandung. Keluarga korban sudah melaporkan ke Polres Garut masalah ini,” tegas Hendra.

5. Desakan Pengawasan Senjata dan Perlindungan Korban

Menanggapi insiden ini, legislator Jabar Aten Munajat mendesak pemerintah daerah agar turun tangan mengawal proses medis korban hingga tuntas. Ia juga menekankan pentingnya regulasi ketat terkait kepemilikan senjata jenis airgun di ruang publik agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Yang tidak kalah penting, perlu ada pengawasan yang lebih ketat terhadap kepemilikan dan penggunaan airgun agar tidak disalahgunakan, khususnya di lingkungan yang melibatkan anak-anak dan pelajar. Jangan sampai kejadian seperti ini kembali terulang dan memakan korban,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

garut jawa barat pelajar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rumah di Antapani Bandung Terbakar Hebat, Pemilik Kaget Lihat Asap Tebal dari Lantai 2

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Antapani, Farhan Ancam Beri Sanksi Tegas Pejabat Setempat

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

BSU Rp900 Ribu hingga Bansos Beras 30 Kg, Ini Bantuan Pemerintah Oktober 2026

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Oktober 2026 Mulai Cair! 6 Bantuan Ini Siap Disalurkan, Cek Daftarnya

960 Gas Portable Sehari! Polisi Bongkar Pabrik Oplosan LPG 3 Kg di Bandung

Sempat Terdengar Teriakan, Pria Jatuh dari Flyover Kopo hingga Meninggal

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.