Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pemkot Bandung Rencanakan Museum Musik Indonesia, Lokasi Masih Dikaji

Selasa, 6 Oktober 2026 13:15 WIB

Data Warga Bandung Dikebut! 435 Ribu KK Ditargetkan Terverifikasi hingga Desember 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 13:08 WIB

Wajib Mampir! 5 Kuliner Legendaris dan Kekinian yang Jadi Buruan di Pasar Cihapit

Selasa, 6 Oktober 2026 12:33 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pemkot Bandung Rencanakan Museum Musik Indonesia, Lokasi Masih Dikaji
  • Data Warga Bandung Dikebut! 435 Ribu KK Ditargetkan Terverifikasi hingga Desember 2026
  • Wajib Mampir! 5 Kuliner Legendaris dan Kekinian yang Jadi Buruan di Pasar Cihapit
  • Bukan Cuma Trofi, John Herdman Sebut Juara Bersama Indonesia Lebih Spesial dari Piala Dunia
  • Fakta Tragis Pelajar SMA di Garut Jadi Korban Penembakan Airgun, Peluru Logam Bersarang di Mata
  • Deretan Bansos Cair Oktober 2026: PKH, BPNT, Beras, hingga BSU Rp900 Ribu, Cek Daftarnya di Sini!
  • Menatap ACC 2026/2027, Persib Bandung Tebar Ancaman dan Bidik Start Sempurna di Si Jalak Harupat
  • Rumah di Antapani Bandung Terbakar Hebat, Pemilik Kaget Lihat Asap Tebal dari Lantai 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Sukabumi Digegerkan Temuan Potongan Kaki Dikubur di Rumah Kosong

By Aga GustianaSelasa, 22 Oktober 2024 10:15 WIB3 Mins Read
Ilustrasi kaki. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga di Perum Gading Kencana, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat digegerkan dengan penemuan sepotong kaki yang terkubur di halaman rumah kosong.

Diceritakan Ketua RT setempat, Wadli Permana, kejadian itu bermula ketika warga menemukan ada sekitar enam orang yang sedang melakukan aktivitas aneh di sekitaran perumahan.

Warga melihat empat orang sedang menggali tanah dan dua lainnya memeriksa situasi. Kemudian warga pun sempat bertanya kepada keenam orang itu sebanyak tiga kali, namun tak mendapatkan jawaban.

“Sudah tiga kali ditanya terus nggak ada jawaban, dia (warga) lapor ke saya, pas saya samperin sudah nggak ada. Itu ada enam orang, suami istri diam di luar lihat situasi, empat menggali (kuburan). Itu kejadian sekitar jam 16:00 WIB kurang,” kata Weldi dikutip Selasa (22/10/2024).

Ternyata, keenam orang itu sedang menguburkan sesuatu yang dicurigai adalah mayat bayi.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Ungkap Sosok Aura Cinta: Bukan Kategori Remaja, Apalagi Anak-anak

“Awal kecurigaan warga itu kayak bayi karena ada anak kecil yang melihat seperti bayi soalnya lihat darah dan gendong juga kayak gendong bayi. Masih ada darahnya soalnya kemungkinan dibungkus di situ di tempat, ada sisa kain kafannya di situ,” ujar Weldi.

Setelah itu, Wedli pun langsung berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk polsek setempat untuk melakukan pembokaran galian yang diduga kuburan tersebut.

“Saya koordinasi langsung mau dibongkar lagi atau gimana setelah koordinasi langsung dibongkar sama warga, disaksikan sama RT, RW dan tokoh warga juga banyak yang lihat. Pas dibongkar memang benar ada kain kafan di dalam yang dikubur itu,” kata dia.

Setelah dibongkar, mereka menemukan sesuatu yang dibalut kain kafan. Ketika dibuka, ternyata yang dibukur adalah sepotong kaki.

“Saya lihat kondisi kakinya hitam kayaknya bekas tersiram air panas. Rumah itu sudah kosong lama, dari saya di sini tahun 2013 juga sudah kosong,” ungkapnya.

Baca Juga:  Edan! 41 Ribu Anak di Jawa Barat Main Judi Online, Transaksi Capai Rp49,8 Miliar

Potongan kaki itu pun dibawa aparat kepolisian dan disimpan di RSUD Syamsudin.

Setelah itu, Weldi mendapatkan kabar jika pemilik kaki tersebut adalah milik salah satu warga berinisial A yang mengalami penyakit diabetes.

“Setelah saya ngobrol sama pihak keluarga ternyata benar itu tersiram air panas sama dia punya penyakit gula,” kata Weldi.

“Dulu sempat tinggal di sini cuman setelah sepuluh tahun lebih dia (pria inisial A) sudah pindah cuman dari situ kan saya nggak tahu pindahnya kemana. Sekarang yang bersangkutan lagi dirawat di RSUD Syamsudin, positifnya kita apabila beliau meninggal itu bisa diambil lagi bisa, disatukan lagi sama badannya,” sambungnya.

Namun, warga menolak untuk penguburan kaki A di rumah kosong tersebut. Weldi pun mendapatkan kabar jika kaki tersebut sudah dimakamkan di TPU setempat pada Minggu (20/10/2024) malam WIB.

Baca Juga:  DPRD Jabar Puji Langkah Dedi Mulyadi Beri Bonus ke Persib Bandung

“Nah malam tadi dikuburnya. Potongan kaki, malam sudah dibawa sama pihak keluarga, tadinya ngotot pengen dikubur lagi di situ, cuma warga menolak karena di Gading ini ada pemakaman buat warga. Alhamdulillah saya koordinasi sama pihak di Gading bisa (dimakamkan di TPU) sekitar 20:00 WIB dikubur di situ,” terangnya.

Sementara itu, Kasubsi Pengelola Informasi dan Dokumentasi Multimedia (PDIM) Humas Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Ruli pun membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, penemuan sepotong kaki sebelah kiri diduga sisa operasi amputasi.

“Karena curiga benda apa yang dikuburkan, warga sekitar bersama petugas menggali kuburan tersebut dan setelah digali serta dibuka oleh unit Identifikasi Polres Sukabumi Kota, ternyata ditemukan potongan kaki manusia sebelah kiri diduga sisa operasi amputasi karena jari-jari sudah tidak ada dan terlihat membusuk,” kata Ade.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jawa barat Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pemkot Bandung Rencanakan Museum Musik Indonesia, Lokasi Masih Dikaji

Data Warga Bandung Dikebut! 435 Ribu KK Ditargetkan Terverifikasi hingga Desember 2026

ilustrasi penembakan

Fakta Tragis Pelajar SMA di Garut Jadi Korban Penembakan Airgun, Peluru Logam Bersarang di Mata

Rumah di Antapani Bandung Terbakar Hebat, Pemilik Kaget Lihat Asap Tebal dari Lantai 2

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Antapani, Farhan Ancam Beri Sanksi Tegas Pejabat Setempat

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

BSU Rp900 Ribu hingga Bansos Beras 30 Kg, Ini Bantuan Pemerintah Oktober 2026

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.