Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kabar Terbaru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Kuartal IV 2026: Syarat Desil, Cara Cek, hingga Solusi Dana Belum Cair

Minggu, 1 November 2026 02:00 WIB

Ujian Maraton Maung Bandung: 7 Laga Berat di 3 Kompetisi Mengintai Persib Sepanjang November 2026

Minggu, 1 November 2026 01:00 WIB
Semangkuk cuanki hangat di Cuanki Serayu

Hangatkan Tubuh di Tengah Cuaca Dingin Kota Kembang: 7 Rekomendasi Kuliner Berkuah Khas Bandung yang Wajib Dicoba

Sabtu, 31 Oktober 2026 21:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kabar Terbaru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Kuartal IV 2026: Syarat Desil, Cara Cek, hingga Solusi Dana Belum Cair
  • Ujian Maraton Maung Bandung: 7 Laga Berat di 3 Kompetisi Mengintai Persib Sepanjang November 2026
  • Hangatkan Tubuh di Tengah Cuaca Dingin Kota Kembang: 7 Rekomendasi Kuliner Berkuah Khas Bandung yang Wajib Dicoba
  • Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama
  • Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen
  • Persib Dapat Angin Segar Jelang Jamu Isenmulang FC, Teja Paku Alam Comeback?
  • Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan
  • Jatuhnya Sultan Andara! Kena Boikot Parah, Saham Ambruk, Raffi Ahmad Diambang Kehancuran?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

FAM Tunjuk Eks Ketua Mahkamah Agung Pimpin Komisi Investigasi Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia

By Aga GustianaSenin, 27 Oktober 2025 17:37 WIB2 Mins Read
Kantor FAM Malaysia.
Kantor FAM Malaysia. (Foto: Dok FAM)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menunjuk Tun Md Raus Sharif, mantan Ketua Mahkamah Agung, sebagai Ketua Komisi Penyelidikan Independen terkait kasus naturalisasi ilegal pemain Timnas Malaysia.

Menurut laporan Media Astro, komisi investigasi khusus ini dibentuk secara independen oleh FAM dan tidak melibatkan anggota badan tersebut.

“Komisi ini dibentuk untuk memastikan proses investigasi berjalan adil, transparan, dan profesional, mengingat reputasi dan pengalaman luas Tun Md Raus,” kata pernyataan resmi FAM, dikutip Senin (27/10/2025).

Baca Juga: FAM Kirim Akta Kelahiran ke FIFA dalam Banding Kasus 7 Pemain Naturalisasi

Baca Juga:  Nasib Peter Cklamovski di Ujung Tanduk! Sanksi FIFA Bikin Malaysia Terancam Gagal ke Piala Asia 2027

FAM berharap Tun Md Raus bersama anggota komite independen yang dipilihnya akan melakukan penyelidikan menyeluruh dan komprehensif sebelum mengambil keputusan akhir.

Saat ini, Timnas Malaysia masih menunggu hasil bandingnya di FIFA, yang diperkirakan akan diumumkan pada 30 Oktober 2025.

Tindakan FAM Terkait Skandal Naturalisasi

Dalam beberapa hari terakhir, FAM bergerak cepat setelah awalnya bungkam mengenai skandal ini. Beberapa tindakan tegas dilakukan, termasuk:

  • Menggelar dua konferensi pers luar biasa dalam seminggu terakhir untuk memberikan informasi penting.
  • Menangguhkan Sekretaris Jenderal FAM sementara proses investigasi berjalan.
Baca Juga:  Pengacara Malaysia Ungkap Alasan FIFA Belum Putuskan Banding FAM Soal Kasus Naturalisasi

Baca Juga: Heboh! FAM Akhirnya Bocorkan Sosok Pelapor Skandal Naturalisasi Malaysia ke FIFA

Tunku Ismail Ungkap Detail Pemain yang Terlibat

Putra Mahkota Johor, Tunku Ismail, presiden klub Johor Darul Ta’zim dan tokoh berpengaruh dalam sepak bola Malaysia, memberikan rincian lebih lanjut soal pelanggaran naturalisasi tujuh pemain:

Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, Hector Hevel, Facundo Garces, dan Gabriel Palmero.

Baca Juga:  TMJ Gerak Cepat! Langsung Temui Presiden FIFA Setelah FAM Malaysia Disanksi Berat

Tunku Ismail menjelaskan bahwa dirinya memperkenalkan daftar 27 pemain asing yang diklaim memiliki keturunan Malaysia (orang tua atau kakek-nenek berasal dari Malaysia) kepada FAM.

“Saya tidak terlibat langsung dalam proses verifikasi catatan asal para pemain. Bagian itu sepenuhnya ditangani Asosiasi Sepak Bola Malaysia,” jelas Tunku Ismail.

Menurutnya, FIFA kemungkinan besar tidak akan mengubah keputusan awal terkait pelanggaran FAM, meski banding yang diajukan bisa mengurangi hukuman yang dijatuhkan

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

FIFA
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Harry Kane Kalahkan Kylian Mbappe di Ballon d’Or 2026, Cuma Beda 28 Poin!

Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Big Match Chelsea vs MU hingga Liverpool vs Arsenal

Setahun Lebih Dilupakan Timnas, Rafael Struick: Saya Tidak Berharap Apa-apa

Teror Suporter Beruntun di Oktober, PSSI Siapkan Sanksi Pengurangan Poin

Kejutan Besar! Arsenal Tersingkir dari Carabao Cup oleh Tim Kasta Keempat Fleetwood

Tiga Pemanjat Tebing Indonesia Tembus Top 3 Ranking Dunia IFSC 2026

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.