Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Buktikan BoP Ada Gunanya! MUI Minta Pemerintah Desak Pembebasan Relawan yang Diculik Israel

Kamis, 21 Mei 2026 20:17 WIB

BONGKAR! Kejanggalan Lomba Sains Viral Pekanbaru: Nilai 76 Dikalahkan Nilai 69?

Kamis, 21 Mei 2026 19:57 WIB

PMII Jabar Kritik Kebijakan Dedi Mulyadi: Pembangunan Terlalu Fokus Infrastruktur, Abai Kebutuhan Dasar

Kamis, 21 Mei 2026 19:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buktikan BoP Ada Gunanya! MUI Minta Pemerintah Desak Pembebasan Relawan yang Diculik Israel
  • BONGKAR! Kejanggalan Lomba Sains Viral Pekanbaru: Nilai 76 Dikalahkan Nilai 69?
  • PMII Jabar Kritik Kebijakan Dedi Mulyadi: Pembangunan Terlalu Fokus Infrastruktur, Abai Kebutuhan Dasar
  • Link Video TKW Taiwan 3 vs 1 Durasi Full Viral di TikTok, Isinya Mencengangkan!
  • Viral Video Menteri Israel Olok-olok Ratusan Aktivis Kemanusiaan Gaza yang Diikat dan Dipaksa Berlutut
  • Seolah Menyentuh Langsung, Detail Foto Resolusi Tinggi Hajar Aswad Ini Bikin Merinding
  • Kejutan Bursa Transfer: 5 Penyerang Sayap yang Masuk Radar Persib Bandung
  • Ibu ODGJ dan Ayah Tiada: Kisah Pilu Tiani, Bocah Patah Kaki yang Telantar di Pedalaman
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 22 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Fenomena Baru, Ahli Gizi Soroti Bekal Anak Utamakan Kekinian Dibandingkan Sehat

By SusanaSelasa, 6 Agustus 2024 20:16 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dokter sekaligus ahli gizi masyarakat, dr. Tan Shot Yen angkat bicara terkait makanan dan minuman berpemanis dalam kemasan yang disinyalir mengakibatkan obesitas dan gagal ginjal pada anak.

Makanan dan minuman manis mengandung tinggi kalori dapat menyebabkan kenaikan berat badan anak hingga mengalami obesitas.

Bahkan, belakangan ini marak gangguan ginjal yang menyebabkan anak harus menjalani tindakan cuci darah, yang disinyalir juga disebabkan oleh konsumsi makanan dan minuman berpemanis dalam kemasan.

Perlu diketahui, tingginya kadar gula dalam darah juga dapat menyebabkan anak terkena diabetes. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah termasuk pembuluh darah yang ada di ginjal.

Terkait fenomena tersebut, dr. Tan menyoroti terkait peran orang tua dalam memberikan makanan dan minuman pada anak, termasuk pada bekal anak yang saat ini tengah giat dilakukan para orang tua.

“Balik lagi kepada orang tuanya, misal anaknya bawa bekal sekolah, anda bisa liat bekal sekolah kekinian itu warna warni, pakai biskuit yang pake minuman aneka rasa,” ujar dr. Tan, saat dihubungi Selasa (6/8/2024).

Baca Juga:  Inspiratif! Sayur Pokcoy Disulap Jadi Es Krim yang Digemari Anak-anak

dr. Tan juga menyoroti terkait kebiasaan tersebut dengan orang-orang yang memang membuat bekal sederhana namun mengutamakan kesehatan, tetapi malah ujungnya malah dibully.

“Dibandingkan dengan minuman orang-orang sederhana yang bisa membuat bekalnya sendiri, misalnya arem-arem, dibikinkan lemper, lepeut, tapi sekarang justru anak-anak yang diberi makan begitu dibully,” paparnya.

Menurutnya, hal ini menjadi lucu, dimana setiap orang yang pola makannya sehat malah dianggap pelit, miskin, bahkan kejam.

“Jadi ini lucu, orang aneh di Indonesia, orang yang pola makannya sehat, bener, dikata-katain miskin lah, gak punya duit, pelit, ibu yang tidak memberikan susu formula pada anak dibilang kejam, ini kan aneh ya, dari kecil kita tahu bahwa asi yang terbaik. Ibu yang berjuang memberikan asi lalu dikatain mamah yang dibilang pelit sama anak,” jelasnya.

Baca Juga:  Merasa Nyaman, Kevin Ray Mendoza Siap Sambut Anak Pertama di Kota Bandung

Bahkan kata dr. Tan di Indonesia sendiri ada hal yang tidak anormali, dimana ada model kelompok ibu-ibu yang direkrut oleh perusahaan sebagai sales diam-diam.

“Mereka lalu bergerilya di media sosial, dan mereka ini kan konten creator, anak nya diberi susu ini, dipakein produk ini dipamerin, jadi perusahaan sekarang pinter, tidak lagi menggunakan artis, karena bayarannya mahal kan, jadi dipake lah ibu-ibu model gini kan seneng, dikasih aja produk kan mereka happy ya, ini kacau banget,” paparnya.

Selain itu, dr. Tan juga menegaskan bahwa anak dan orang dewasa sekalipun tidak membutuhkan gula tambahan dalam tubuhnya.

Melainkan, katanya, yang dibutuhkan oleh tubuh itu adalah makanan sehari-hari seperti nasi, ubi, kentang, dimana nantinya karbohidrat tersebut akan berubah mendapatkan gula darah pada saat pencernaan.

Baca Juga:  Kasus Bullying Meningkat, KPAI Sebut 3.800 Anak Alami Kekerasan di Era Digital

“Anak tidak membutuhkan gula tambahan, kita juga orang dewasa tidak membutuhkan gula tambahan, yang kita butuhkan adalah makanan sehari-hari yang kita butuhkan itu bisa dirubah dengan gula darah, misalnya makan nasi, ubi, singkong, kentang, jagung, talas itu kan karbo, nah karbo-karbo ini dengan pencernaan nanti kita akan mendapatkan gula darah. Jadi kita tidak perlu banyak mengkonsumsi gulanya, gula semakin sedikit dikonsumsi justru semakin baik,” jelasnya.

Adapun terkait solusi dan pencegahan yang dilakukan terkait bahaya konsumsi gula berlebih yaitu kata dr. Tan terletak pada peran orang tua dalam mencotohkan perilaku sehat dalam kesehariannya.

“Orang tua mencotohkan, jadi misalnya bapak nya ngopi, ngeteh bisa kan gak pake gula, jadi kalau masak pake bumbu dapur, pake bumbu rempah jadi ga usah dikasih kecap, saos, kan menu Indonesia semuanya sudah sehat,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ahli gizi anak bekal kekinian
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buktikan BoP Ada Gunanya! MUI Minta Pemerintah Desak Pembebasan Relawan yang Diculik Israel

PMII Jabar Kritik Kebijakan Dedi Mulyadi: Pembangunan Terlalu Fokus Infrastruktur, Abai Kebutuhan Dasar

Viral Video Menteri Israel Olok-olok Ratusan Aktivis Kemanusiaan Gaza yang Diikat dan Dipaksa Berlutut

Seolah Menyentuh Langsung, Detail Foto Resolusi Tinggi Hajar Aswad Ini Bikin Merinding

Bandung Siap Membiru! Dishub Kepung 8 Titik Amankan Pawai Persib

Ilustrasi PNS.

Resmi! Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026 Cair Juni, Ini Besaran dan Aturan Lengkapnya

Terpopuler
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Link ‘Guru Bahasa Inggris Viral’ Ramai Dicari, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Malware
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.