Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Sikat Deretan Kode Redeem FF 13 September 2026, Amankan Hadiah Eksklusif Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 06:00 WIB
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 02:00 WIB

Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!

Minggu, 13 September 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sikat Deretan Kode Redeem FF 13 September 2026, Amankan Hadiah Eksklusif Hari Ini!
  • Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!
  • Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!
  • Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu
  • Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga
  • Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • Pasukan Jepang Nyesel Datang? Niat Bantu Karhutla Malah Disambut Parade & Marching Band!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Fenomena Baru, Ahli Gizi Soroti Bekal Anak Utamakan Kekinian Dibandingkan Sehat

By SusanaSelasa, 6 Agustus 2024 20:16 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dokter sekaligus ahli gizi masyarakat, dr. Tan Shot Yen angkat bicara terkait makanan dan minuman berpemanis dalam kemasan yang disinyalir mengakibatkan obesitas dan gagal ginjal pada anak.

Makanan dan minuman manis mengandung tinggi kalori dapat menyebabkan kenaikan berat badan anak hingga mengalami obesitas.

Bahkan, belakangan ini marak gangguan ginjal yang menyebabkan anak harus menjalani tindakan cuci darah, yang disinyalir juga disebabkan oleh konsumsi makanan dan minuman berpemanis dalam kemasan.

Perlu diketahui, tingginya kadar gula dalam darah juga dapat menyebabkan anak terkena diabetes. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah termasuk pembuluh darah yang ada di ginjal.

Terkait fenomena tersebut, dr. Tan menyoroti terkait peran orang tua dalam memberikan makanan dan minuman pada anak, termasuk pada bekal anak yang saat ini tengah giat dilakukan para orang tua.

“Balik lagi kepada orang tuanya, misal anaknya bawa bekal sekolah, anda bisa liat bekal sekolah kekinian itu warna warni, pakai biskuit yang pake minuman aneka rasa,” ujar dr. Tan, saat dihubungi Selasa (6/8/2024).

Baca Juga:  Perhitungan Gaji PPPK Guru 2025 Berdasarkan Status Pernikahan dan Jumlah Anak

dr. Tan juga menyoroti terkait kebiasaan tersebut dengan orang-orang yang memang membuat bekal sederhana namun mengutamakan kesehatan, tetapi malah ujungnya malah dibully.

“Dibandingkan dengan minuman orang-orang sederhana yang bisa membuat bekalnya sendiri, misalnya arem-arem, dibikinkan lemper, lepeut, tapi sekarang justru anak-anak yang diberi makan begitu dibully,” paparnya.

Menurutnya, hal ini menjadi lucu, dimana setiap orang yang pola makannya sehat malah dianggap pelit, miskin, bahkan kejam.

“Jadi ini lucu, orang aneh di Indonesia, orang yang pola makannya sehat, bener, dikata-katain miskin lah, gak punya duit, pelit, ibu yang tidak memberikan susu formula pada anak dibilang kejam, ini kan aneh ya, dari kecil kita tahu bahwa asi yang terbaik. Ibu yang berjuang memberikan asi lalu dikatain mamah yang dibilang pelit sama anak,” jelasnya.

Baca Juga:  Siswa Didik Diminta Isi Libur Sekolah dengan Kegiatan Positif

Bahkan kata dr. Tan di Indonesia sendiri ada hal yang tidak anormali, dimana ada model kelompok ibu-ibu yang direkrut oleh perusahaan sebagai sales diam-diam.

“Mereka lalu bergerilya di media sosial, dan mereka ini kan konten creator, anak nya diberi susu ini, dipakein produk ini dipamerin, jadi perusahaan sekarang pinter, tidak lagi menggunakan artis, karena bayarannya mahal kan, jadi dipake lah ibu-ibu model gini kan seneng, dikasih aja produk kan mereka happy ya, ini kacau banget,” paparnya.

Selain itu, dr. Tan juga menegaskan bahwa anak dan orang dewasa sekalipun tidak membutuhkan gula tambahan dalam tubuhnya.

Melainkan, katanya, yang dibutuhkan oleh tubuh itu adalah makanan sehari-hari seperti nasi, ubi, kentang, dimana nantinya karbohidrat tersebut akan berubah mendapatkan gula darah pada saat pencernaan.

Baca Juga:  Jadi Tersangka Aniaya Anak Polisi, Guru Supriyani Sempat Diminta Uang Damai Rp50 Juta

“Anak tidak membutuhkan gula tambahan, kita juga orang dewasa tidak membutuhkan gula tambahan, yang kita butuhkan adalah makanan sehari-hari yang kita butuhkan itu bisa dirubah dengan gula darah, misalnya makan nasi, ubi, singkong, kentang, jagung, talas itu kan karbo, nah karbo-karbo ini dengan pencernaan nanti kita akan mendapatkan gula darah. Jadi kita tidak perlu banyak mengkonsumsi gulanya, gula semakin sedikit dikonsumsi justru semakin baik,” jelasnya.

Adapun terkait solusi dan pencegahan yang dilakukan terkait bahaya konsumsi gula berlebih yaitu kata dr. Tan terletak pada peran orang tua dalam mencotohkan perilaku sehat dalam kesehariannya.

“Orang tua mencotohkan, jadi misalnya bapak nya ngopi, ngeteh bisa kan gak pake gula, jadi kalau masak pake bumbu dapur, pake bumbu rempah jadi ga usah dikasih kecap, saos, kan menu Indonesia semuanya sudah sehat,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.