Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Buruan Klik! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini, 18 Juni 2026: Dapatkan Cuan Tambahan Langsung Cair!

Kamis, 18 Juni 2026 06:00 WIB

Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire FF Juni 2026 Hadirkan Bundle dan Incubator Voucher

Kamis, 18 Juni 2026 05:00 WIB

Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap

Kamis, 18 Juni 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan Klik! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini, 18 Juni 2026: Dapatkan Cuan Tambahan Langsung Cair!
  • Buruan Klaim! Kode Redeem Free Fire FF Juni 2026 Hadirkan Bundle dan Incubator Voucher
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • 7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer
  • Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis
  • Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis
  • Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu
  • Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gali Ide-ide Kreatif Mahasiswa, FTV UPI Kembali Gelar CineFuture 2024

By Putra JuangRabu, 23 Oktober 2024 11:30 WIB4 Mins Read
Program Studi Film & Televisi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menggelar Cinefuture 2024. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program Studi Film & Televisi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menggelar acara tahunan bertajuk Cinefuture bertajuk ‘Realitas, Fundamental, dan Multidimensionalitas Tubuh Sinema’.

Sebagai ruang diskusi dan apresiasi seni kontemporer, Cinefuture berfokus pada pengembangan kritik dan pematangan karya seni mahasiswa, serta telah sukses terselenggara sejak pertama kali pada tahun 2022 hingga puncaknya di akhir 2023.

Acara ini mencakup rangkaian workshop, pameran, dan simposium yang diselenggarakan di tempat-tempat bergengsi seperti Fragment Project di Institut Français d’Indonésie (IFI) Bandung dan Auditorium Hotel Santika.

Cinefuture tidak hanya menjadi wadah untuk menampilkan karya-karya mahasiswa, tetapi juga menjadi forum interdisipliner yang melibatkan berbagai studio di Program Studi Film & Televisi UPI.

Berbagai studio seperti Studio Film Eksperimental, Studio Animasi Intermedia, dan Studio Kajian Media berkolaborasi, menghadirkan karya yang memadukan konsep tubuh sebagai medium utama dalam seni gambar bergerak.

Tahun ini, Cinefuture berkolaborasi dengan perhelatan teater Kotakatakita, sebuah acara tahunan yang juga diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Film & Televisi UPI.

Kolaborasi ini bertujuan untuk merespon isu-isu terkini yang sedang ramai diperbincangkan di masyarakat, memberikan pengalaman eksploratif bagi mahasiswa dalam memahami tubuh sebagai instrumen seni.

Pameran tahun ini menampilkan berbagai karya proses mahasiswa dari Studio Film Eksperimental dan Studio Animasi Intermedia, dengan format instalasi, pemutaran, serta karya interaktif yang memperkaya narasi visual.

Baca Juga:  Sekda Herman Titip 2 Zero pada Ribuan Mahasiswa KKN UPI

Simposium yang diadakan bersamaan dengan pameran akan mengangkat teks akademis dari Studio Kajian Media, memberikan perspektif unik terhadap proyek-proyek seni mahasiswa yang menjadi refleksi masa depan sinema.

Lebih jauh lagi, seluruh teks yang dihasilkan dari pameran dan teater ini akan dijadikan bahan kajian dalam simposium, yang akan melibatkan Asosiasi Program Studi Film se-Indonesia.

Selain asosiasi program studi film dan televisi se-Indonesia, juga melibatkan institute france Indonesia ( IFI), Goethe institut, Politeknik Tempo, BTV, TV One, Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia, PT Qun, Juanlee L,Td, Badan Perfilman Indonesia (BPI), Seni Rupa ITB, dan sebagainya.

Ketua Cinefuture 2024, Harry Tjahjodiningrat menekankan, pentingnya peran kampus sebagai ruang kebebasan akademik dan kreativitas ilmiah.

“Kampus seyogyanya adalah tempat demokratisasi akademik, di mana berbagai wahana eksperimentasi keilmuan seni gambar bergerak dapat terwujud melalui pemikiran-pemikiran ilmiah,” ucap Harry dalam keterangannya, Rabu (23/10/2024).

“Acara ini menjadi platform penting bagi mahasiswa untuk menggali, mengembangkan, dan merealisasikan ide-ide kreatif yang selaras dengan perkembangan seni kontemporer,” tambahnya.

Pernyataan ini menegaskan peran penting Cinefuture 2024 sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan gagasan-gagasan inovatif dalam seni gambar bergerak, baik dalam bentuk film maupun animasi.

Selain itu, acara ini menyediakan alternatif di luar identifikasi industri, sehingga memungkinkan eksplorasi kreatif yang lebih luas dalam ranah seni dan akademik.

Baca Juga:  Pameran Modi Creandi, Jelajahi Dunia Tumbuhan Lewat Sentuhan Estetika dan Ilmu

Ketua Program Studi Film dan Televisi, Hery Supiarza memberikan wawasan mendalam mengenai tujuan dan makna di balik acara Cinefuture 2024.

“Program ini bukan sekadar perayaan seni, namun juga menjadi ruang bagi dialog dan refleksi tentang peran seni dalam masyarakat,” ujarnya.

Dengan menampilkan karya-karya yang beragam, Cinefuture mengajak penonton untuk melihat dan merasakan dunia melalui berbagai lensa, yang pada gilirannya dapat memperkaya pemahaman kita tentang kompleksitas kehidupan.

Salah satu aspek penting dari Cinefuture adalah kemampuannya untuk menciptakan jembatan antara teori dan praktik. Dengan melibatkan akademisi, praktisi, dan penonton dalam diskusi, program ini berkontribusi pada pengembangan pola pikir kritis di kalangan mahasiswa dan generasi muda.

“Ini bukan hanya tentang memproduksi film, tetapi juga tentang memahami konteks sosial dan budaya di mana film tersebut diciptakan dan diterima,” ungkapnya.

Dalam konteks ini, Cinefuture 2024 juga berperan dalam menciptakan ruang bagi pertumbuhan komunitas seni yang inklusif. Dengan mendorong kolaborasi dan interaksi antara berbagai pihak, program ini menggalang dukungan dan penghargaan terhadap seni gambar bergerak sebagai bentuk ekspresi yang memiliki dampak besar dalam menginspirasi perubahan sosial dan budaya.

Melalui berbagai kegiatan seperti presentasi film, workshop, panel diskusi dan simposium Cinefuture tidak hanya menunjukkan komitmen Program Studi Film dan Televisi untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga berusaha menciptakan seniman yang memiliki kesadaran sosial.

Baca Juga:  Peringati Hari Kartini, Karya 25 Perupa Perempuan Dipamerkan di SuJiVa Resto & Art Space

Ini adalah langkah penting dalam mengedukasi masyarakat tentang nilai dan potensi seni dalam memperkaya pengalaman manusia.

Isu sentral yang dibahas dalam acara ini adalah bagaimana film sebagai medium seni memiliki tubuh yang multidimensi. Diskusi mengarah pada pertanyaan kritis: apakah film sudah mencapai status disiplin ilmu tersendiri, atau masih terus dipengaruhi oleh elemen-elemen seni lain seperti seni rupa, sastra, dan teater?

Dengan demikian, Cinefuture berupaya menjelajahi fondasi film dan menguatkan posisinya sebagai medium unik dalam seni kontemporer.

Acara ini juga menghadirkan rangkaian program yang dimulai sejak Oktober hingga Desember 2024. Beberapa kegiatan menarik di antaranya adalah Screening Indonesia x Australia pada 25 Oktober, Layar Alumni Open Air pada 26 Oktober, hingga puncak acara Pameran dan Pemutaran Film Eksperimental & Animasi Intermedia yang berlangsung pada 8-11 Desember.

Pada 11 Desember, akan diadakan simposium yang melibatkan Asosiasi Program Studi Film se-Indonesia, diikuti oleh Open Air Institut Partner pada 12 Desember, sebagai penutup rangkaian acara.

Dengan tema yang inovatif dan multidimensi, Cinefuture diharapkan tidak hanya menjadi ruang kreatif mahasiswa, tetapi juga platform strategis dalam memperkaya seni kontemporer dan membangun dialog kritis seputar sinema dan relevansinya dengan masyarakat modern.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

CineFuture 2024 karya seni Pameran Universitas Pendidikan Indonesia UPI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Kecelakaan Maut di Bandung! Motor Terseret Bus Damri di Jalan Dr Djunjunan, Satu Korban Tewas

Kapolda Jabar Apresiasi Aksi Mahasiswa di DPRD Jabar Berjalan Tertib dan Kondusif

Gaduh Subsidi Sekolah Swasta Jabar: Klaim Pemprov Dibantah BMPS, Sebut Anggaran Tidak Masuk Akal

Krisis SPMB 2026 di Jabar Memanas! BMPS Sebut Sistem Semrawut dan Tak Transparan

Mahasiswa Bandung Raya Gelar Aksi Indonesia Darurat di DPRD Jabar, Bawa Replika Guillotine dan Tujuh Tuntutan

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.