Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Peuyeum Bendul, kuliner khas Purwakarta.

Panduan Wisata Kuliner Purwakarta: Dari Olahan Peuyeum Manis Hingga Soto Gurih Khas Sadang

Minggu, 18 Oktober 2026 02:00 WIB

Anak Dijamin Happy! Ini 8 Tempat Wisata Liburan Keluarga Paling Hits di Bandung dan Bandung Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 01:00 WIB

Drama Injury Time! Persita Taklukkan Persija 3-2, Rekor Sempurna Macan Kemayoran Terhenti

Sabtu, 17 Oktober 2026 21:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Panduan Wisata Kuliner Purwakarta: Dari Olahan Peuyeum Manis Hingga Soto Gurih Khas Sadang
  • Anak Dijamin Happy! Ini 8 Tempat Wisata Liburan Keluarga Paling Hits di Bandung dan Bandung Barat
  • Drama Injury Time! Persita Taklukkan Persija 3-2, Rekor Sempurna Macan Kemayoran Terhenti
  • Sindir Kepemimpinan Iran, Donald Trump Buat Lelucon Soal Nama ‘Mohammad’ di Panggung Kampanye
  • Kaya Serat dan Antioksidan, Ahli Gizi Sarankan Jangan Buang Kulit Ubi Saat Dimasak!
  • Imbas Dampak Buruk ChatGPT, OpenAI Dituntut Bayar Ganti Rugi Hingga Hapus Data Pengguna
  • Ada Braga Bebas Kendaraan Hingga Persib Day, Ini Agenda Lengkap Kota Bandung Akhir Pekan Ini
  • Jangan Nonton Sendiri! Ini 10 Titik Nobar Persib vs Persik di Bandung & Sekitarnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 18 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Mengenal Es Cendol Elizabeth, Minuman Legendaris di Kota Bandung

By SusanaMinggu, 17 Maret 2024 13:30 WIB3 Mins Read
Es Cendol Elizabeth. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Es Cendol Elizabeth merupakan salah satu kuliner (minuman) legend dan terkenal di Kota Bandung, apalagi di Bulan Ramadhan ini, minuman satu ini pasti banyak diburu para penikmatnya.

Sudah ada sejak tahun 1972, Es Cendol Elizabeth dirintis oleh H. Rohman di Kota Bandung.

Anak kedua H. Rohman, Nur Hidayah menceritakan sejarah dan perjalanan es cendol Elizabeth milik orang tuanya.

Nur Hidayah bercerita, Es Cendol Elizabeth bermula dari gerobak keliling yang mangkal di depan rumah bu Eli (Toko Tas Elizabeth).

“Bapak (H. Rohman) dulu sudah merintis berjualan es cendol sejak tahun 1972. Saat itu bapak masih menggunakan gerobak keliling,” ujar Nur.

Pada tahun 1980, H. Rohman masih menggunakan gerobak, sering mangkal di depan rumah Eli.

Baca Juga:  Bojan Hodak Sebut PSIS Semarang Tim Kuat, Persib Bandung Harus Waspada

“Bu Eli yang saat itu masih bekerja di toko tas, sering menitipkan tas reject kepada Rohman,” kata Nur.

Lalu, rumah Eli menjadi toko tas dan berdiri plang toko tas Elizabeth, Rohman masih berjualan es cendol.

“Ketika ada yang memesan cendol, Rohman yang kurang lancar dalam membaca dan menulis, meminta tolong ke Eli untuk menuliskan pesanannya,” kata dia.

Uniknya kala itu, Eli yang sering menuliskan pesanan cendol menggunakan bon tas Elizabeth, menyarankan agar nama cendol nya juga Elizabeth.

“Inilah asal usul nama Cendol Elizabeth,” kata Nur Hidayah.

Bahkan saat itu, sekitar tahun 1980 ada momen setiap orang yang membeli tas elizabeth pasti akan disuguhkan cendol milik H. Rohman.

Baca Juga:  Soroti Rekening Divisi Terpisah, Walikota Farhan Bongkar Kejanggalan Keuangan Perumda Tirtawening

Setiap bulan Ramadhan, cendol elizabeth di depan Toko Elizabeth laris manis dan sering kehabisan stok.

“Karena sering kehabisan cendol, ada pembeli yang bertanya di mana pabriknya,” kata dia.

Karena memang bukan dari pabrik alias home made, maka Rohman memberikan alamatnya yang di Inhoftank.

“Dari sana mulai lah banyak yang datang ke rumah untuk membeli cendol,” kata dia,

Pada akhirnya, sekitar tahun 1998 mulai dibangun Es Cendol Elizabeth Pusat yang berada di Jalan Inhoftank Nomor 64.

Untuk diketahui, Es Cendol Elizabeth memiliki tiga cabang, yakni di Inhoftank, Majalaya dan Tasikmalaya.

Selain itu, kini Es Cendol Elizabeth ada di sejumlah mall dengan nama Es Cendol Queen Elizabeth.

Baca Juga:  Ribuan Warga Minang di Kabupaten Bandung Deklarasi Dukung Dadang-Ali

“Kita menjual Cendol Queen Elizabeth khusus per porsi alias cup, kuah santannya diganti dengan susu,” ungkap dia.

Selain cendol, Es Cendol Elizabeth juga menjual es goyobod, batagor kering, baso tahu dan baso yamin. Informasi tambahan, Es Cendol Elizabeth memiliki varian toping yaitu nangka dan alpukat.

Es Cendol Elizabeth Pusat buka setiap hari dari pukul 09.00 WIB. Harga makanan kering di mulai dari Rp20.000-30.000, cendol original Rp7.000 per porsi gelas, cendol bungkus besar Rp23.000 per liter, cendol topping nangka Rp10.000 per cup dan cendol toping alpukat Rp12.000 per cup.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung legendaris minuman Ramadhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Peuyeum Bendul, kuliner khas Purwakarta.

Panduan Wisata Kuliner Purwakarta: Dari Olahan Peuyeum Manis Hingga Soto Gurih Khas Sadang

Anak Dijamin Happy! Ini 8 Tempat Wisata Liburan Keluarga Paling Hits di Bandung dan Bandung Barat

Kaya Serat dan Antioksidan, Ahli Gizi Sarankan Jangan Buang Kulit Ubi Saat Dimasak!

Imbas Dampak Buruk ChatGPT, OpenAI Dituntut Bayar Ganti Rugi Hingga Hapus Data Pengguna

Ada Braga Bebas Kendaraan Hingga Persib Day, Ini Agenda Lengkap Kota Bandung Akhir Pekan Ini

5 Tempat Makan Pecel Lele Enak di Bandung: Lengkap dengan Harga dan Lokasinya

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.