Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wajib Tahu! Perbedaan SIGNAL, SAMBARA, dan KiosK Samsat yang Bisa Mengubah Proses Pajak Kendaraan

Rabu, 22 Juli 2026 21:41 WIB

Keyboard Masa Depan? Codex Micro Buatan OpenAI Bisa Atur AI, Debugging, hingga Coding Lebih Cepat

Rabu, 22 Juli 2026 21:27 WIB

Bikin Bobotoh Tak Sabar! Begini Cerita Berguinho Meyakinkan Mariano Peralta Gabung Persib

Rabu, 22 Juli 2026 21:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wajib Tahu! Perbedaan SIGNAL, SAMBARA, dan KiosK Samsat yang Bisa Mengubah Proses Pajak Kendaraan
  • Keyboard Masa Depan? Codex Micro Buatan OpenAI Bisa Atur AI, Debugging, hingga Coding Lebih Cepat
  • Bikin Bobotoh Tak Sabar! Begini Cerita Berguinho Meyakinkan Mariano Peralta Gabung Persib
  • PKH Tahap 3 dan BPNT Juli 2026 Mulai Cair, Simak Cara Cek Penerima Tanpa Datang ke Kantor
  • Bandung Punya Destinasi Seafood Istimewa! Kurnia Seafood Sajikan Rasa Laut Segar
  • Persib Resmi Berpisah dengan Ferdiansyah, Ini Alasan Maung Bandung Melepas Sang Wonderkid
  • Heboh Aksi Pamer Liburan Mewah hingga Timbun BBM, Anak Pejabat Gayo Lues Tuai Sorotan
  • Resmi! Cek Bansos Kini Bisa Lewat Portal Perlinsos, Ini Panduan Lengkapnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 22 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Geger Pencarian ‘Video Dea Store Meulaboh’, Waspada Bahaya Phishing Mengintai di Balik Link Viral!

By Aga GustianaRabu, 4 Maret 2026 02:00 WIB2 Mins Read
Viral Dea Store
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh sebuah insiden yang melibatkan seorang karyawati gerai ponsel di kawasan Gampong Panggong, Meulaboh. Video penggerebekan yang terjadi pada Jumat (27/2/2026) dini hari tersebut memicu gelombang diskusi publik terkait identitas sosok perempuan yang kini menjadi pusat perhatian di platform TikTok dan X.

Identitas dan Latar Belakang Subjek

Berdasarkan data yang dihimpun dari keterangan otoritas setempat, perempuan yang terlihat mengenakan pakaian merah dan hijab hitam dalam video tersebut merupakan warga pendatang asal Medan. Diketahui, ia baru berusia 20 tahun dan bekerja sebagai staf di sebuah toko smartphone milik seorang pria berinisial AY (40).

Tuha Peut Gampong Panggong, Dani, mengonfirmasi perihal asal daerah perempuan tersebut. “Perempuan berusia 20 tahun dan mengakunya orang Medan,” ungkap Dani sebagaimana dikutip dari laporan media lokal. Meskipun nama “Dea” santer disebut oleh warganet, identitas aslinya secara lengkap belum dirilis secara resmi oleh pihak berwenang.

Kronologi Penggerebekan dan Interogasi Warga

Kejadian bermula ketika warga mencurigai aktivitas di dalam ruko hingga dilakukan upaya penggerebekan. Potongan video memperlihatkan detik-detik saat perempuan tersebut digiring keluar dari lokasi di bawah pengawasan massa yang cukup banyak. Dalam suasana yang cukup tegang, ia sempat dibawa ke kediaman Ketua RT setempat untuk dimintai keterangan awal.

Dalam sesi interogasi tersebut, muncul pengakuan mengejutkan. Perempuan tersebut mengeklaim bahwa dirinya tengah dirayu oleh sang pemilik toko (AY) dengan iming-iming sejumlah uang agar bisa memiliki ongkos untuk pulang kampung ke Medan. Hal inilah yang diduga menjadi pemicu kemarahan warga sekitar yang menilai tindakan tersebut melanggar norma sosial setempat.

Tindakan Lanjut dan Sanksi Sosial

Sebagai konsekuensi dari peristiwa tersebut, warga memberikan sanksi sosial berupa larangan bagi perempuan itu untuk kembali beraktivitas di kawasan Gampong Panggong. Untuk proses hukum lebih lanjut, kasus ini kini telah diserahkan sepenuhnya kepada Wilayatul Hisbah (WH) atau Polisi Syariah setempat guna pemeriksaan mendalam sesuai aturan yang berlaku.

Peringatan Penting bagi Pengguna Internet

Seiring dengan masifnya pencarian video ini, muncul fenomena “akun dadakan” yang menyebarkan tautan atau link yang diklaim sebagai rekaman penuh kejadian tersebut. Warganet diingatkan untuk tidak mengeklik tautan sembarangan yang beredar di kolom komentar media sosial karena berisiko tinggi terhadap:

  • Kejahatan Phishing: Pencurian data pribadi melalui laman palsu.
  • Malware: Masuknya virus yang dapat merusak perangkat ponsel.
  • Misinformasi: Video yang dipotong-potong hanya untuk mencari keuntungan trafik (engagement).

Publik diharapkan tetap bijak dalam merespons informasi yang beredar dan membiarkan instansi terkait menyelesaikan perkara ini sesuai prosedur yang ada.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Aceh Berita Meulaboh Karyawati Medan Penggerebekan Toko Viral TikTok Wilayatul Hisbah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Keyboard Masa Depan? Codex Micro Buatan OpenAI Bisa Atur AI, Debugging, hingga Coding Lebih Cepat

Bandung Punya Destinasi Seafood Istimewa! Kurnia Seafood Sajikan Rasa Laut Segar

Lagi-Lagi Berulah? Influencer Aisar Khaled Dikuliti Netizen Usai Dituduh Tak Punya Etika di Pesawat

Gemini Makin Ganas! Google Diam-Diam Kembangkan Chip Frozen v2 yang Bisa Ubah Masa Depan AI

Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Jangan Sampai Terlambat! Link DANA Kaget Hari Ini Tersedia, Cek Cara Klaim Saldo Gratis Tanpa Ribet

Kronologi Tantri Kotak Dipeluk Penonton Tak Dikenal Saat Manggung di Sukabumi

Terpopuler
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Mengenal Lebih Dekat Frank Alexander Hutapea: Pengacara Independen yang Tak Mau di Bayang-bayang Sang Ayah
  • Sidang Praperadilan Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Bergulir, Polisi Bantah Dalil Pemohon
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.