Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Paul Munster Resmi Berpisah dengan Bhayangkara FC, Ada Apa Jelang Musim Baru?

Rabu, 12 Agustus 2026 12:39 WIB

Harga Emas Hari Ini 12 Agustus 2026 Naik! Antam Tembus Rp2,8 Juta per Gram

Rabu, 12 Agustus 2026 12:21 WIB
zodiak

Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini: Capricorn Harus Introspeksi, Sagitarius Bikin Pusing!

Rabu, 12 Agustus 2026 12:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Paul Munster Resmi Berpisah dengan Bhayangkara FC, Ada Apa Jelang Musim Baru?
  • Harga Emas Hari Ini 12 Agustus 2026 Naik! Antam Tembus Rp2,8 Juta per Gram
  • Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini: Capricorn Harus Introspeksi, Sagitarius Bikin Pusing!
  • Persib Mulai TC di Bali, 7 Pemain Timnas Menyusul! Ada Marc Klok hingga Sandy Walsh
  • 450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Capai 8,7 Juta Liter
  • Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Cair Agustus 2026: Cek Nama Penerima, Nominal Terbaru, dan Solusi Data Desil
  • VIRAL! Tolak Pasang Bendera dan Debat Soal Kemerdekaan Indonesia, Tukang Cukur Diintimidasi Aparat?
  • Alun-alun Bandung Kembali Dibuka 17 Agustus, Warga Bisa Ikuti Pesta Rakyat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gempa Jepang Picu Peringatan Tsunami: Ini Kondisi Terkini WNI di Aomori, Iwate, dan Hokkaido

By Aga GustianaSenin, 20 April 2026 19:58 WIB2 Mins Read
ilustrasi gempa
Ilustrasi gempa. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) bergerak cepat merespons bencana gempa bumi yang melanda kawasan pesisir Sanriku, Jepang, pada Senin sore, 20 April 2026. Guncangan hebat yang terjadi pukul 16.52 waktu setempat tersebut memicu alarm kewaspadaan tinggi setelah otoritas Jepang mengeluarkan peringatan tsunami.

Wilayah yang masuk dalam zona merah peringatan tsunami meliputi Prefektur Aomori, Iwate, hingga menjangkau sebagian wilayah Hokkaido.

Pantauan Intensif KBRI Tokyo

Direktorat Perlindungan WNI dan BHI (PWNI) menegaskan bahwa pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo telah bersiaga penuh. Pemantauan terhadap keselamatan warga negara Indonesia di titik-titik terdampak menjadi prioritas utama saat ini.

“Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Tokyo telah menerima informasi terkait adanya peringatan bencana tsunami di Prefektur Aomori, Iwate, dan sebagian Hokkaido pasca terjadinya gempa bumi di pesisir Sanriku,” demikian pernyataan Ditjen PWNI kepada wartawan, Senin (20/4/2026).

Belum Ada Laporan Korban WNI

Hingga berita ini diturunkan, kabar baiknya adalah belum ditemukan adanya laporan mengenai warga Indonesia yang menjadi korban luka maupun jiwa akibat peristiwa alam tersebut. KBRI Tokyo terus menjalin kontak erat dengan komunitas masyarakat Indonesia di wilayah paling terdampak.

“Hingga saat ini, belum terdapat laporan terkait WNI yang terdampak gempa. Untuk itu, KBRI sedang dan terus melakukan komunikasi lebih lanjut dengan simpul-simpul masyarakat, khususnya di Prefektur Aomori dan Iwate,” tulis pihak Kemlu.

Imbauan dan Nomor Darurat

Bagi WNI yang menetap atau sedang berada di Aomori, Iwate, dan Hokkaido, Kemlu RI menekankan pentingnya kepatuhan terhadap instruksi evakuasi dari pemerintah Jepang. Keselamatan diri bergantung pada kecepatan merespons peringatan tsunami yang masih aktif.

“WNI yang berada di Prefektur Aomori, Iwate, dan Hokkaido diminta untuk terus memonitor peringatan tsunami dan melakukan langkah-langkah sesuai dengan imbauan dari pemerintah setempat,” lanjutnya.

Dalam situasi mendesak, para WNI diminta segera menghubungi kanal bantuan darurat resmi. Berikut adalah nomor Hotline KBRI Tokyo yang dapat dihubungi kapan saja:

  • +81 80-3506-8612
  • +81 80-4940-7419

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gempa Jepang KBRI Tokyo peringatan tsunami Sanriku WNI di Jepang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Capai 8,7 Juta Liter

VIRAL! Tolak Pasang Bendera dan Debat Soal Kemerdekaan Indonesia, Tukang Cukur Diintimidasi Aparat?

Alun-alun Bandung Kembali Dibuka 17 Agustus, Warga Bisa Ikuti Pesta Rakyat

Harga Cabai Tanjung di Bandung Meroket Tembus Rp100 Ribu per Kg

Bansos

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair! Begini Cara Cek Status Penerima Bansos

Bansos Ibu Hamil 2026 Cair Rp750 Ribu! Cek Penerima PKH Pakai NIK KTP

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.