Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Nasib Pedagang di Kiaracondong Bandung Usai Lapak Dibongkar

Selasa, 13 Oktober 2026 12:57 WIB

Dugaan Pelecehan Oknum Dosen Guncang FH Unpas, Mahasiswa Bersatu Gelar Aksi Mimbar Bebas

Selasa, 13 Oktober 2026 11:54 WIB

Tragedi Utang Rp 25 Juta: Skenario Keji di Balik Tewasnya Driver Taksi Online Sumedang

Selasa, 13 Oktober 2026 11:49 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Nasib Pedagang di Kiaracondong Bandung Usai Lapak Dibongkar
  • Dugaan Pelecehan Oknum Dosen Guncang FH Unpas, Mahasiswa Bersatu Gelar Aksi Mimbar Bebas
  • Tragedi Utang Rp 25 Juta: Skenario Keji di Balik Tewasnya Driver Taksi Online Sumedang
  • Kebakaran Hebat di Cicadas Bandung! Bangunan Kosong Dilalap Api
  • Thom Haye Kritik Fasilitas Pemulihan Persib, Akui Jaga Kebugaran Pemain Hampir Mustahil
  • Harga Emas Antam Hari Ini 13 Oktober 2026 Anjlok Rp20.000, Cek Daftar Lengkap Semua Ukuran
  • 19 Rumah di Saritem Bandung Masih Dijadikan Tempat Prostitusi
  • Bawa JNE Melesat di Era Digital, Mohamad Feriadi Dinobatkan Jadi CEO Terbaik ILA 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gempa Jepang Picu Peringatan Tsunami: Ini Kondisi Terkini WNI di Aomori, Iwate, dan Hokkaido

By Aga GustianaSenin, 20 April 2026 19:58 WIB2 Mins Read
ilustrasi gempa
Ilustrasi gempa. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) bergerak cepat merespons bencana gempa bumi yang melanda kawasan pesisir Sanriku, Jepang, pada Senin sore, 20 April 2026. Guncangan hebat yang terjadi pukul 16.52 waktu setempat tersebut memicu alarm kewaspadaan tinggi setelah otoritas Jepang mengeluarkan peringatan tsunami.

Wilayah yang masuk dalam zona merah peringatan tsunami meliputi Prefektur Aomori, Iwate, hingga menjangkau sebagian wilayah Hokkaido.

Pantauan Intensif KBRI Tokyo

Direktorat Perlindungan WNI dan BHI (PWNI) menegaskan bahwa pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo telah bersiaga penuh. Pemantauan terhadap keselamatan warga negara Indonesia di titik-titik terdampak menjadi prioritas utama saat ini.

“Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Tokyo telah menerima informasi terkait adanya peringatan bencana tsunami di Prefektur Aomori, Iwate, dan sebagian Hokkaido pasca terjadinya gempa bumi di pesisir Sanriku,” demikian pernyataan Ditjen PWNI kepada wartawan, Senin (20/4/2026).

Belum Ada Laporan Korban WNI

Hingga berita ini diturunkan, kabar baiknya adalah belum ditemukan adanya laporan mengenai warga Indonesia yang menjadi korban luka maupun jiwa akibat peristiwa alam tersebut. KBRI Tokyo terus menjalin kontak erat dengan komunitas masyarakat Indonesia di wilayah paling terdampak.

“Hingga saat ini, belum terdapat laporan terkait WNI yang terdampak gempa. Untuk itu, KBRI sedang dan terus melakukan komunikasi lebih lanjut dengan simpul-simpul masyarakat, khususnya di Prefektur Aomori dan Iwate,” tulis pihak Kemlu.

Imbauan dan Nomor Darurat

Bagi WNI yang menetap atau sedang berada di Aomori, Iwate, dan Hokkaido, Kemlu RI menekankan pentingnya kepatuhan terhadap instruksi evakuasi dari pemerintah Jepang. Keselamatan diri bergantung pada kecepatan merespons peringatan tsunami yang masih aktif.

“WNI yang berada di Prefektur Aomori, Iwate, dan Hokkaido diminta untuk terus memonitor peringatan tsunami dan melakukan langkah-langkah sesuai dengan imbauan dari pemerintah setempat,” lanjutnya.

Dalam situasi mendesak, para WNI diminta segera menghubungi kanal bantuan darurat resmi. Berikut adalah nomor Hotline KBRI Tokyo yang dapat dihubungi kapan saja:

  • +81 80-3506-8612
  • +81 80-4940-7419

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Nasib Pedagang di Kiaracondong Bandung Usai Lapak Dibongkar

Dugaan Pelecehan Oknum Dosen Guncang FH Unpas, Mahasiswa Bersatu Gelar Aksi Mimbar Bebas

Tragedi Utang Rp 25 Juta: Skenario Keji di Balik Tewasnya Driver Taksi Online Sumedang

Kebakaran Hebat di Cicadas Bandung! Bangunan Kosong Dilalap Api

19 Rumah di Saritem Bandung Masih Dijadikan Tempat Prostitusi

Bawa JNE Melesat di Era Digital, Mohamad Feriadi Dinobatkan Jadi CEO Terbaik ILA 2026

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Incar Poin Penuh di Kandang Port FC, Persib Bandung Siap Tampil Habis-habisan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.