Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang

Rabu, 16 September 2026 03:00 WIB

Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik

Rabu, 16 September 2026 02:00 WIB

Menjelajah Pesona Purwakarta: 27 Destinasi Liburan Hits yang Ramah di Kantong

Rabu, 16 September 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang
  • Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik
  • Menjelajah Pesona Purwakarta: 27 Destinasi Liburan Hits yang Ramah di Kantong
  • Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi
  • Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah
  • Jelang Duel Kontra FC Seoul, Marc Klok Kobarkan Semangat Juang Persib di Panggung Asia
  • Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar
  • Pekan Ketiga Super League Memanas! Persib ke Jepara, Persija Kontra Java United
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Guru dan Dosen Disebut Beban Negara, Sri Mulyani Tuai Kritikan

By Aga GustianaSenin, 18 Agustus 2025 19:04 WIB2 Mins Read
Menteri Keuangan Sri Mulyani
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. (@smindrawati)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjadi perbincangan hangat publik setelah potongan videonya viral di media sosial. Dalam forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri ITB pada Kamis (7/8/2025), ia menyinggung isu kesejahteraan tenaga pendidik.

“Guru itu beban negara, dosen juga harus diukur kinerjanya. Banyak di media sosial saya selalu mengatakan, oh menjadi dosen atau menjadi guru tidak dihargai karena gajinya nggak besar,” ujar Sri Mulyani.

Pernyataan tersebut segera menuai respons luas, karena dianggap menyentuh isu sensitif terkait penghargaan negara terhadap profesi guru dan dosen. Ia juga menyinggung soal peran masyarakat dalam mendukung kesejahteraan pendidik.

“Ini juga salah satu tantangan bagi keuangan negara. Apakah semuanya harus keuangan negara ataukah ada partisipasi?” tambahnya.

Baca Juga:  Gaji PNS Agustus 2025 Segera Cair, Ini Rincian dan Status Kenaikan Terbaru

Respons Pakar Pendidikan

Ucapan Sri Mulyani memunculkan perdebatan mengenai arah kebijakan pendidikan nasional. Sri Lestari, pakar pendidikan dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya), menilai pernyataan itu menunjukkan kesejahteraan guru dan dosen belum menjadi prioritas utama.

Ia juga menyoroti guyonan terkait “jenis-jenis dosen” yang disampaikan Sri Mulyani, karena berpotensi menciptakan kelas sosial baru di lingkungan akademik. Menurutnya, produktivitas riset tidak bisa dijadikan satu-satunya ukuran kinerja.

“Dosen di Indonesia tidak hanya menjalankan penelitian, tetapi juga pengajaran dan pengabdian masyarakat, ditambah beban administratif yang besar. Pertanyaannya, apakah indikator kinerja yang selama ini digunakan sudah adil, transparan, dan tidak memberatkan?” kata Tari, Jumat (15/8/2025), dikutip dari laman resmi UM.

Baca Juga:  Fix Cair 1 Agustus! Segini Gaji Pokok dan Tunjangan PNS Golongan 3

Risiko Privatisasi Pendidikan

Lebih jauh, Tari menilai pernyataan Sri Mulyani bisa ditafsirkan sebagai pintu masuk menuju privatisasi pendidikan. Meski di beberapa negara swasta memang berperan dalam mendanai riset, di Indonesia hal ini berpotensi menimbulkan ketimpangan.

“Universitas besar akan lebih mudah memperoleh dukungan, sedangkan kampus di daerah bisa semakin tertinggal,” jelasnya.

Privatisasi, menurutnya, juga dapat meningkatkan biaya kuliah dan mempersempit akses masyarakat ke pendidikan tinggi. Ia mencontohkan kebijakan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), yang mendorong universitas menerima mahasiswa lebih banyak dari kapasitas ideal.

Baca Juga:  Suasana Haru di Kemenkeu! Sri Mulyani Menangis saat Digantikan Menkeu Baru

Kondisi tersebut berimbas pada dosen yang makin terbebani pengajaran, sehingga waktu untuk penelitian dan pengabdian masyarakat menjadi berkurang.

Perlu Reformasi Menyeluruh

Tari menegaskan, gaji guru maupun dosen di Indonesia masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan negara lain, padahal beban kerja mereka cukup berat.

“Persoalan ini bukan hanya soal siapa yang membayar gaji, tetapi bagaimana menempatkan pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia,” ujarnya.

Ia mendorong adanya reformasi menyeluruh terkait indikator penilaian dosen agar lebih berkualitas dan manusiawi.

“Penilaian tidak hanya berbasis kuantitas publikasi, tetapi juga pada kualitas, manfaat, serta dampaknya terhadap kesejahteraan dosen dan kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Pendidikan Indonesia Sri Mulyani
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar

Terpopuler
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
  • Bikin Penasaran! Sosok Lylia Kasir Indomaret Jadi Buruan Warganet di TikTok
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.