Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mei 2026 Full Libur! Ini Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend Terpanjang

Rabu, 29 April 2026 05:00 WIB
Bobotoh

Bobotoh Dilarang Masuk Stadion! Ini Aturan Ketat Laga Persib di Lampung

Rabu, 29 April 2026 04:00 WIB

Terungkap! Identitas Pemeran Video Viral ‘Bandar Bergetar’ Gegerkan Batang

Rabu, 29 April 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mei 2026 Full Libur! Ini Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend Terpanjang
  • Bobotoh Dilarang Masuk Stadion! Ini Aturan Ketat Laga Persib di Lampung
  • Terungkap! Identitas Pemeran Video Viral ‘Bandar Bergetar’ Gegerkan Batang
  • Cek Sekarang! Kode Redeem FF 29 April 2026: Klaim Skin Weapon Langka dan Diamond Gratis Sebelum Hangus
  • Geliat Transfer Persija 2026: Incar Mariano Peralta hingga Goda Wonderkid Persis Solo
  • Terungkap! Video Viral Batang Diduga Beredar dalam Versi Lengkap di Telegram
  • Dramatis! Ester Nurumi Bawa Indonesia Taklukkan Taiwan di Piala Uber 2026
  • Transfer Gratis! Persib vs Persija Siap Sikut Dapatkan Pelupessy
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Guru dan Dosen Disebut Beban Negara, Sri Mulyani Tuai Kritikan

By Aga GustianaSenin, 18 Agustus 2025 19:04 WIB2 Mins Read
Menteri Keuangan Sri Mulyani
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. (@smindrawati)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjadi perbincangan hangat publik setelah potongan videonya viral di media sosial. Dalam forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri ITB pada Kamis (7/8/2025), ia menyinggung isu kesejahteraan tenaga pendidik.

“Guru itu beban negara, dosen juga harus diukur kinerjanya. Banyak di media sosial saya selalu mengatakan, oh menjadi dosen atau menjadi guru tidak dihargai karena gajinya nggak besar,” ujar Sri Mulyani.

Pernyataan tersebut segera menuai respons luas, karena dianggap menyentuh isu sensitif terkait penghargaan negara terhadap profesi guru dan dosen. Ia juga menyinggung soal peran masyarakat dalam mendukung kesejahteraan pendidik.

“Ini juga salah satu tantangan bagi keuangan negara. Apakah semuanya harus keuangan negara ataukah ada partisipasi?” tambahnya.

Baca Juga:  Mutu Pendidikan Indonesia Meningkat, PP Persis Apresiasi Program Revitalisasi Sekolah 2026

Respons Pakar Pendidikan

Ucapan Sri Mulyani memunculkan perdebatan mengenai arah kebijakan pendidikan nasional. Sri Lestari, pakar pendidikan dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya), menilai pernyataan itu menunjukkan kesejahteraan guru dan dosen belum menjadi prioritas utama.

Ia juga menyoroti guyonan terkait “jenis-jenis dosen” yang disampaikan Sri Mulyani, karena berpotensi menciptakan kelas sosial baru di lingkungan akademik. Menurutnya, produktivitas riset tidak bisa dijadikan satu-satunya ukuran kinerja.

“Dosen di Indonesia tidak hanya menjalankan penelitian, tetapi juga pengajaran dan pengabdian masyarakat, ditambah beban administratif yang besar. Pertanyaannya, apakah indikator kinerja yang selama ini digunakan sudah adil, transparan, dan tidak memberatkan?” kata Tari, Jumat (15/8/2025), dikutip dari laman resmi UM.

Baca Juga:  Mengenal Survei Lingkungan Belajar 2025: Jadwal, Cara Pengisian, dan Pentingnya bagi Sekolah

Risiko Privatisasi Pendidikan

Lebih jauh, Tari menilai pernyataan Sri Mulyani bisa ditafsirkan sebagai pintu masuk menuju privatisasi pendidikan. Meski di beberapa negara swasta memang berperan dalam mendanai riset, di Indonesia hal ini berpotensi menimbulkan ketimpangan.

“Universitas besar akan lebih mudah memperoleh dukungan, sedangkan kampus di daerah bisa semakin tertinggal,” jelasnya.

Privatisasi, menurutnya, juga dapat meningkatkan biaya kuliah dan mempersempit akses masyarakat ke pendidikan tinggi. Ia mencontohkan kebijakan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), yang mendorong universitas menerima mahasiswa lebih banyak dari kapasitas ideal.

Baca Juga:  Kisah Haru Guru PPPK Sumedang: Terima Gaji Rp50 Ribu, Tersisa Rp15 Ribu Usai Potong BPJS

Kondisi tersebut berimbas pada dosen yang makin terbebani pengajaran, sehingga waktu untuk penelitian dan pengabdian masyarakat menjadi berkurang.

Perlu Reformasi Menyeluruh

Tari menegaskan, gaji guru maupun dosen di Indonesia masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan negara lain, padahal beban kerja mereka cukup berat.

“Persoalan ini bukan hanya soal siapa yang membayar gaji, tetapi bagaimana menempatkan pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia,” ujarnya.

Ia mendorong adanya reformasi menyeluruh terkait indikator penilaian dosen agar lebih berkualitas dan manusiawi.

“Penilaian tidak hanya berbasis kuantitas publikasi, tetapi juga pada kualitas, manfaat, serta dampaknya terhadap kesejahteraan dosen dan kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

beban negara gaji dosen gaji guru Pendidikan Indonesia Sri Mulyani
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi korban meninggal.

Tragis! Wanita 54 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa dengan Wajah Tertutup Bantal di KBB

PARAH! Puncak Lawu Jadi Ring Tinju: Rebutan Spot Foto, Pendaki Bandung vs Bogor Baku Hantam

Identifikasi Rampung: Berikut Daftar Lengkap 15 Korban Tewas Tragedi Kereta di Bekasi Timur

Update Pembajakan Kapal Honour 25: 4 WNI Disandera Perompak Somalia

Ambisi Besar Hanura! Siapkan Kekuatan dari Akar Rumput di Jawa Barat

Hasil RUPST bank bjb 2025: Aset Rp221,3 Triliun dan Fokus Transformasi Digital

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.