bukamata.id – Kunjungan kerja dan edukasi politik yang dilaksanakan Anggota DPRD Jawa Barat Rafael Situmorang di SMKN 9 Bandung mendapat sambutan hangat serta apresiasi tinggi dari pihak pimpinan dan staf pengajar sekolah setempat.
Program interaktif bertajuk pengawasan dan edukasi publik ini dinilai memberikan dampak yang sangat positif bagi pengembangan karakter serta wawasan kebangsaan para siswa di lingkungan sekolah.
Pihak sekolah menilai bahwa kehadiran langsung figur legislator ke dalam lingkungan pendidikan berhasil membawa pemahaman demokrasi yang nyata ke dalam ruang-ruang kelas.
Selama ini, materi pembelajaran mengenai sistem politik, fungsi parlemen, dan demokrasi dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) cenderung disampaikan secara teoretis dan akademis.
Kehadiran aktor politik praktis sebagai native speaker atau pelaksana langsung sistem pemerintahan memberikan gambaran riil mengenai bagaimana proses pembuatan hukum dan penyaluran aspirasi dijalankan.
“Menurut saya tangkapan hari ini terkait DPRD menyapa warga dalam penduduk operasi merupakan sebuah kegiatan yang sangat positif bagi SMKN 9 Bandung, khususnya bagi pembelajaran untuk siswa terkait pembelajaran demokrasi,” puji salah seorang perwakilan guru SMKN 9 Bandung.
Tenaga pendidik tersebut menegaskan bahwa model pembelajaran berbasis pengalaman nyata dari para praktisi lapangan sangat dibutuhkan untuk melengkapi teori-teori akademis di dalam buku teks.
Pengalaman berinteraksi dan berdiskusi langsung dengan anggota dewan dinilai akan membuka pemikiran kritis para siswa dalam memahami dinamika sosial di masyarakat.
“Sangat urgent sih, Pak. Walaupun memang secara materi di dalam pembelajaran juga ada kan pelajaran PPKN, cuma memang bentuk implementasi ini penerapan yang real di lapangan itu ya bagus ini datang narasumber, native speaker-nya sebagai pelaksana,” tuturnya.
Pihak SMKN 9 Bandung berharap program-program edukasi politik langsung dari DPRD Jawa Barat dapat terus konsisten dilaksanakan secara berkala ke berbagai sekolah di Jawa Barat.
“Kalau sifatnya di sekolah, di luar kelas kan sifatnya teori, Pak. Teoritis, yang disampaikan sama guru yang sifatnya akademis. Belum berupa implementasi nyata. Tapi kalau sekarang dengan datang dari tim DPRD langsung memberikan pembelajaran, itu merupakan sebuah implementasi yang real, yang nyata bagaimana pelaksanaan proses demokrasi dijalankan,” tutup guru tersebut.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










