Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sungai Citepus Kembali Dipenuhi Gunung Sampah, Warga Dayeuhkolot Ancam Protes Keras

Sabtu, 26 September 2026 20:08 WIB
Spot kuliner malam di Bandung

Rekomendasi Kuliner Malam Bandung Paling Legendaris yang Wajib Dicoba, Dijamin Bikin Ketagihan!

Sabtu, 26 September 2026 20:00 WIB

Jokowi Hadir di Rakorda PSI Bandung, Yoel Dorong Kader Turun hingga Akar Rumput

Sabtu, 26 September 2026 19:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sungai Citepus Kembali Dipenuhi Gunung Sampah, Warga Dayeuhkolot Ancam Protes Keras
  • Rekomendasi Kuliner Malam Bandung Paling Legendaris yang Wajib Dicoba, Dijamin Bikin Ketagihan!
  • Jokowi Hadir di Rakorda PSI Bandung, Yoel Dorong Kader Turun hingga Akar Rumput
  • Hadapi Jadwal Padat di Tiga Kompetisi, Persib Siapkan Strategi Rotasi Pemain
  • Karier Diujung Tanduk? Fenomena Cancel Culture Hantam Juicy Luicy Usai Batal Manggung Beruntun!
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot
  • Jokowi Puji Struktur PSI Kota Bandung 100 Persen, Dorong Kader Aktif di Masyarakat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gus Yahya: PKB Satu-satunya Parpol yang Didirikan NU

By Putra JuangJumat, 16 Agustus 2024 08:40 WIB2 Mins Read
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. (Foto: NU Online/Suwitno)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menjelaskan, terkait hubungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan PBNU.

Gus Yahya menegaskan, bahwa PKB satu-satunya partai politik yang secara langsung didirikan oleh jam’iyah NU.

Dia menjelaskan, bahwa PKB dideklarasikan pada 23 Juli 1998 oleh tokoh-tokoh dan ulama yang ditunjuk serta mendapat mandat resmi dari PBNU pada waktu itu, sehingga semua proses dan dokumen terkait pendirian PKB telah tersedia sebagai bukti resmi.

“Bahkan sesudah itu, PBNU secara resmi menginstruksikan kepada pengurus wilayah (PW) dan pengurus cabang (PC) sampai ke tingkat kecamatan saya kira, MWC, untuk bekerja dalam mewujudkan struktur sampai nasional. Jelas ada surat instruksinya, jelas ada petunjuk teknisnya, dan sebagainya. Ya memang itu jam’iyah NU yang mendirikan PKB,” kata Gus Yahya dikutip laman NU Online, Jumat (16/8/2024).

Baca Juga:  Emak-emak Histeris saat Dadang Supriatna Perkenalkan Ali Syakieb sebagai Cawabup Bandung

Kemudian setelah berdiri, kata Gus Yahya, PKB dilepas secara struktural. Dia mengatakan bahwa pada waktu itu, NU menyusun berbagai rancangan, termasuk gagasan dasar, nilai-nilai, serta konstitusi dan struktur partai.

Dokumen mengenai pokok-pokok NU tentang reformasi serta mabda siyasi (nilai-nilai dasar) yang menjadi landasan normatif PKB juga telah disiapkan.

Baca Juga:  Bapenda Jabar Terus Matangkan Persiapan Jelang Implementasi Opsen PKB dan BBNKB

Lalu, PBNU membuat AD-ART untuk PKB sehingga strukturnya dibuat kembar atau mirip dengan struktur PBNU. Di NU, ada struktur jajaran syuriyah dan tanfidziyah. Sementara PKB ada jajaran dewan syuro dan dewan tanfidz.

“Kemudian AD/ART-nya sudah dibuatkan oleh PBNU pada waktu itu, sehingga strukturnya sudah dibuat ini kita tahu dibuat kembar dengan PBNU. Kalau di NU ada syuriyah dan tanfidziyah kalau di PKB ada dewan syuro dan dewan tanfidz,” jelasnya.

Tugas dan wewenangnya pun kembar. Kalau di NU, syuriyah sebagai pemimpin tertinggi, maka di PKB, jajaran dewan syuro menjadi penentu kebijakan.

Baca Juga:  Prabowo Apresiasi Program Muslimat NU Sentuh Masyarakat Akar Rumput

“Dengan penjabaran wewenang yang juga kembar. Kalau syuriyah di NU sebagai pemimpin tertinggi dirumuskan di dalam PKB itu dewan syuro pemimpin tertinggi. Di NU syuriyah penentu kebijakan, di PKB dewan syuro penentu kebijakan. Kembar semua,” katanya.

Setelah pendirian PKB, kata Gus Yahya, PKB ini dilepas secara struktural dari NU, sehingga PKB dan NU menjadi dua entitas yang terpisah tanpa saling mencampuri urusan internal masing-masing.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=BSDS3hqW1E4[/embedyt]

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gus Yahya Nahdlatul Ulama NU partai politik PBNU PKB
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sungai Citepus Kembali Dipenuhi Gunung Sampah, Warga Dayeuhkolot Ancam Protes Keras

Jokowi Hadir di Rakorda PSI Bandung, Yoel Dorong Kader Turun hingga Akar Rumput

Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong dan 4 Anak Buahnya Dicopot

Jokowi Puji Struktur PSI Kota Bandung 100 Persen, Dorong Kader Aktif di Masyarakat

Pamer KTA di Rakorda Bandung, Joko Widodo Ungkap Sudah Gabung PSI Sejak 2025

Resmi Buka PKKMB Universitas Bandung, Cucun Pastikan Akses Beasiswa KIP Kuliah Aman

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.