Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Bandung, Ternyata Subkontraktor Taman

Rabu, 5 Agustus 2026 16:01 WIB

Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman

Rabu, 5 Agustus 2026 16:00 WIB

Bangunan Six Nine Padel Tetap Beroperasi, Satpol PP Tegaskan yang Disegel Hanya Videotron Tak Berizin

Rabu, 5 Agustus 2026 15:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Bandung, Ternyata Subkontraktor Taman
  • Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman
  • Bangunan Six Nine Padel Tetap Beroperasi, Satpol PP Tegaskan yang Disegel Hanya Videotron Tak Berizin
  • Laga Hidup Mati Timnas Indonesia Kontra Singapura: Skenario Penentuan Tiket Semifinal Piala AFF 2026
  • Debut Singkat! Mariano Peralta Siap Jadi Senjata Persib di Final Piala Presiden 2026
  • Videotron Six Nine Padel di Jalan Riau Disegel, Satpol PP: Izin Reklame Belum Terbit
  • Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau Masuk Ranah Pidana, Polrestabes Bandung Dalami Unsur Perusakan
  • Badai Jadwal Piala Presiden 2026: Pelatih Persib Keluhkan Fisik Pemain Jelang Play-off Asia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Harga Emas Hari Ini 18 Juni 2026: Antam Stagnan di Rp2.733.000, Pasar Global Justru Bergolak

By Aga GustianaKamis, 18 Juni 2026 08:11 WIB4 Mins Read
Emas Antam. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Memasuki paruh kedua pekan ini, grafik pergerakan harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau jalan di tempat. Berdasarkan pembaruan data dari laman resmi Logam Mulia pada Kamis pagi (18/6/2026), komoditas safe haven favorit masyarakat Indonesia ini bertengger kokoh di angka Rp2.733.000 per gram.

Meski belum beranjak dari posisi penutupan sehari sebelumnya, ketenangan di bursa domestik ini justru kontras dengan situasi pasar internasional yang tengah diguncang berbagai sentimen besar—mulai dari manuver agresif Bank Sentral Amerika Serikat hingga angin segar perdamaian di Timur Tengah.

Bagi para investor lokal, stagnansi ini menjadi jeda krusial setelah pada hari sebelumnya harga emas Antam sempat mencatatkan reli tipis sebesar Rp4.000 dari level Rp2.729.000. Lantas, apakah momen ini merupakan waktu yang tepat untuk masuk ke pasar, atau justru sinyal untuk bersikap wait and see?

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Mengingat penyesuaian harga harian oleh Antam biasanya baru dirilis secara berkala pada pukul 08.30 WIB, berikut adalah acuan harga pecahan emas batangan yang berlaku sejak Kamis pagi, 18 Juni 2026:

  • 0,5 gram: Rp1.416.500
  • 1 gram: Rp2.733.000
  • 3 gram: Rp8.084.000
  • 5 gram: Rp13.440.000
  • 10 gram: Rp26.825.000
  • 25 gram: Rp66.937.000
  • 50 gram: Rp133.795.000
  • 100 gram: Rp267.512.000
  • 250 gram: Rp668.515.000
  • 500 gram: Rp1.336.820.000
  • 1.000 gram (1 kg): Rp2.673.600.000

Sinyal ‘Hawkish’ Kevin Warsh Bikin Emas Dunia Sempat Tiarap

Jika di dalam negeri harga cenderung stabil, panggung emas global justru menyajikan drama yang berbeda. Komoditas pasokan dunia sempat rontok hingga 1,7 persen dan mendarat di posisi US$4.257,68 per troy ons pada penutupan perdagangan Rabu (17/6). Koreksi tajam ini memutus tren positif penguatan 6,3 persen yang sempat terjadi selama empat hari berturut-turut.

Biang keladinya tidak lain adalah keputusan Federal Reserve (The Fed) yang memilih mempertahankan suku bunga di level tinggi, yakni 3,50 hingga 3,75 persen. Ditambah lagi, kompas proyeksi (dot plot) terbaru menunjukkan bahwa mayoritas pembuat kebijakan masih membuka ruang bagi kenaikan suku bunga hingga menyentuh angka median 3,8 persen di akhir tahun.

Pasar bereaksi negatif setelah Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh, memberikan pidato yang dinilai sangat tegas dan berenergi. Analis pasar dari lembaga independen, Tai Wong, menyebut kepemimpinan Warsh membawa atmosfer baru yang lebih agresif (hawkish) bagi kebijakan moneter AS.

“Dia tampil sangat meyakinkan dan penuh vitalitas. Warsh mengirimkan pesan yang sangat benderang bahwa perubahan kebijakan ke arah yang lebih ketat akan dieksekusi secara terukur,” ungkap Wong kepada Reuters. Sentimen inilah yang mengerek probabilitas kenaikan suku bunga pada Desember nanti melonjak hingga 78 persen berdasarkan CME FedWatch Tool.

Meski demikian, memasuki perdagangan Kamis pagi (06.16 WIB), emas global mulai merangkak naik atau rebound sebesar 0,52 persen menuju level US$4.279,71 per troy ons akibat aksi borong di harga rendah (bargain hunting).

Sentimen Geopolitik: Kesepakatan Damai AS-Iran Redam Inflasi

Di tengah tekanan moneter AS, kabar baik datang dari meja diplomasi internasional. Ketegangan geopolitik yang menyelimuti dunia selama empat bulan terakhir perlahan mencair menyusul penandatanganan kesepakatan damai (MoU) antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Langkah formal yang dikonfirmasi oleh pejabat Washington ini diprediksi akan menstabilkan rantai pasok energi global dan menekan laju inflasi dunia. Secara teori, meredanya risiko makro ini bisa mengurangi daya tarik emas sebagai pelindung inflasi. Namun di sisi lain, kepastian ekonomi justru memberi ruang bagi pasar komoditas untuk bergerak lebih rasional dan stabil.

Strategi Investasi: Serbu Sekarang atau Amati Dulu?

Berada di persimpangan dua kekuatan besar—suku bunga tinggi AS yang menekan emas vs stabilitas geopolitik yang menenangkan pasar—membuat posisi emas Antam di level Rp2.733.000 menjadi sangat menarik untuk dicermati.

Bagi mereka yang berorientasi pada investasi jangka panjang (long-term investor), fase konsolidasi seperti saat ini sering kali dimanfaatkan sebagai momentum akumulasi secara berkala (metode Dollar Cost Averaging). Karakteristik emas sebagai penahan nilai aset terbaik dinilai tetap solid, terutama di tengah volatilitas ekonomi global yang belum sepenuhnya mereda. Pelaku pasar disarankan untuk tetap memantau realisasi kebijakan The Fed dalam beberapa pekan ke depan sebelum melakukan transaksi dalam volume besar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

emas antam 18 juni 2026 harga emas hari ini harga logam mulia Investasi Emas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cek penerima PIP 2025

Panduan Lengkap Cara Daftar PIP Kemendikdasmen 2026: Syarat, Alur, dan Cek Status

Cara War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka dan Jadwal Pendaftarannya

Buruan Klaim! 15 Kode Redeem Free Fire Hari Ini Bisa Dapat Item Langka dari Garena

Update Harga Emas 5 Agustus 2026, Emas 24 Karat Kini Dibanderol Mulai Rp2,22 Juta per Gram

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Penyaluran Bansos PKH dan Sembako Tahap III 2026 Berlanjut: Simak Jadwal, Rincian Nominal, dan Cara Ceknya

Bandung Punya Banyak Hidden Gem! 4 Cafe Kekinian 2026 yang Wajib Masuk List Kamu

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.