Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

Rabu, 4 November 2026 15:37 WIB

Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi

Rabu, 4 November 2026 15:32 WIB

Jangan Klik! Tautan Isu Video Egar dan Fina Dijual Rp30 Ribu, Ini Modus Penipuannya

Rabu, 4 November 2026 15:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang
  • Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Jangan Klik! Tautan Isu Video Egar dan Fina Dijual Rp30 Ribu, Ini Modus Penipuannya
  • Definisi Jilat Ludah Sendiri? Perubahan Drastis Vicky Prasetyo ke Raffi Ahmad Bikin Publik Curiga!
  • 6 Tempat Makan Ramah Vegan dan Vegetarian di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan
  • 3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita
  • Awal Mula Terbongkarnya Operasi Penyadapan Ilegal yang Sasar Komunikasi Presiden dan Menteri
  • Cerai Tanpa Drama! Demian Aditya Kudeta Ultah DMS, Reuni Bareng Sara Wijayanto Diserbu Netizen!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Harga Emas Hari Ini 18 Juni 2026: Antam Stagnan di Rp2.733.000, Pasar Global Justru Bergolak

By Aga GustianaKamis, 18 Juni 2026 08:11 WIB4 Mins Read
Emas Antam. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Memasuki paruh kedua pekan ini, grafik pergerakan harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau jalan di tempat. Berdasarkan pembaruan data dari laman resmi Logam Mulia pada Kamis pagi (18/6/2026), komoditas safe haven favorit masyarakat Indonesia ini bertengger kokoh di angka Rp2.733.000 per gram.

Meski belum beranjak dari posisi penutupan sehari sebelumnya, ketenangan di bursa domestik ini justru kontras dengan situasi pasar internasional yang tengah diguncang berbagai sentimen besar—mulai dari manuver agresif Bank Sentral Amerika Serikat hingga angin segar perdamaian di Timur Tengah.

Bagi para investor lokal, stagnansi ini menjadi jeda krusial setelah pada hari sebelumnya harga emas Antam sempat mencatatkan reli tipis sebesar Rp4.000 dari level Rp2.729.000. Lantas, apakah momen ini merupakan waktu yang tepat untuk masuk ke pasar, atau justru sinyal untuk bersikap wait and see?

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Mengingat penyesuaian harga harian oleh Antam biasanya baru dirilis secara berkala pada pukul 08.30 WIB, berikut adalah acuan harga pecahan emas batangan yang berlaku sejak Kamis pagi, 18 Juni 2026:

  • 0,5 gram: Rp1.416.500
  • 1 gram: Rp2.733.000
  • 3 gram: Rp8.084.000
  • 5 gram: Rp13.440.000
  • 10 gram: Rp26.825.000
  • 25 gram: Rp66.937.000
  • 50 gram: Rp133.795.000
  • 100 gram: Rp267.512.000
  • 250 gram: Rp668.515.000
  • 500 gram: Rp1.336.820.000
  • 1.000 gram (1 kg): Rp2.673.600.000
Baca Juga:  Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Lagi, Cek Rincian UBS dan Galeri24

Sinyal ‘Hawkish’ Kevin Warsh Bikin Emas Dunia Sempat Tiarap

Jika di dalam negeri harga cenderung stabil, panggung emas global justru menyajikan drama yang berbeda. Komoditas pasokan dunia sempat rontok hingga 1,7 persen dan mendarat di posisi US$4.257,68 per troy ons pada penutupan perdagangan Rabu (17/6). Koreksi tajam ini memutus tren positif penguatan 6,3 persen yang sempat terjadi selama empat hari berturut-turut.

Biang keladinya tidak lain adalah keputusan Federal Reserve (The Fed) yang memilih mempertahankan suku bunga di level tinggi, yakni 3,50 hingga 3,75 persen. Ditambah lagi, kompas proyeksi (dot plot) terbaru menunjukkan bahwa mayoritas pembuat kebijakan masih membuka ruang bagi kenaikan suku bunga hingga menyentuh angka median 3,8 persen di akhir tahun.

Pasar bereaksi negatif setelah Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh, memberikan pidato yang dinilai sangat tegas dan berenergi. Analis pasar dari lembaga independen, Tai Wong, menyebut kepemimpinan Warsh membawa atmosfer baru yang lebih agresif (hawkish) bagi kebijakan moneter AS.

Baca Juga:  Harga Emas Hari Ini 19 Mei 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah, Waktunya Borong?

“Dia tampil sangat meyakinkan dan penuh vitalitas. Warsh mengirimkan pesan yang sangat benderang bahwa perubahan kebijakan ke arah yang lebih ketat akan dieksekusi secara terukur,” ungkap Wong kepada Reuters. Sentimen inilah yang mengerek probabilitas kenaikan suku bunga pada Desember nanti melonjak hingga 78 persen berdasarkan CME FedWatch Tool.

Meski demikian, memasuki perdagangan Kamis pagi (06.16 WIB), emas global mulai merangkak naik atau rebound sebesar 0,52 persen menuju level US$4.279,71 per troy ons akibat aksi borong di harga rendah (bargain hunting).

Sentimen Geopolitik: Kesepakatan Damai AS-Iran Redam Inflasi

Di tengah tekanan moneter AS, kabar baik datang dari meja diplomasi internasional. Ketegangan geopolitik yang menyelimuti dunia selama empat bulan terakhir perlahan mencair menyusul penandatanganan kesepakatan damai (MoU) antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Baca Juga:  Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 16 Agustus 2026: 1 Gram Tembus Rp2,78 Juta

Langkah formal yang dikonfirmasi oleh pejabat Washington ini diprediksi akan menstabilkan rantai pasok energi global dan menekan laju inflasi dunia. Secara teori, meredanya risiko makro ini bisa mengurangi daya tarik emas sebagai pelindung inflasi. Namun di sisi lain, kepastian ekonomi justru memberi ruang bagi pasar komoditas untuk bergerak lebih rasional dan stabil.

Strategi Investasi: Serbu Sekarang atau Amati Dulu?

Berada di persimpangan dua kekuatan besar—suku bunga tinggi AS yang menekan emas vs stabilitas geopolitik yang menenangkan pasar—membuat posisi emas Antam di level Rp2.733.000 menjadi sangat menarik untuk dicermati.

Bagi mereka yang berorientasi pada investasi jangka panjang (long-term investor), fase konsolidasi seperti saat ini sering kali dimanfaatkan sebagai momentum akumulasi secara berkala (metode Dollar Cost Averaging). Karakteristik emas sebagai penahan nilai aset terbaik dinilai tetap solid, terutama di tengah volatilitas ekonomi global yang belum sepenuhnya mereda. Pelaku pasar disarankan untuk tetap memantau realisasi kebijakan The Fed dalam beberapa pekan ke depan sebelum melakukan transaksi dalam volume besar.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

harga emas hari ini Investasi Emas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi

Jangan Klik! Tautan Isu Video Egar dan Fina Dijual Rp30 Ribu, Ini Modus Penipuannya

Definisi Jilat Ludah Sendiri? Perubahan Drastis Vicky Prasetyo ke Raffi Ahmad Bikin Publik Curiga!

6 Tempat Makan Ramah Vegan dan Vegetarian di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

Cerai Tanpa Drama! Demian Aditya Kudeta Ultah DMS, Reuni Bareng Sara Wijayanto Diserbu Netizen!

BSU Kemnaker 2026 Cair Rp 900 Ribu! Cek Syarat dan Jadwal Transfernya

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.