bukamata.id – Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (19/7/2026), terpantau stabil di sejumlah pusat penjualan emas seperti Raja Emas Indonesia dan Hartadinata Abadi. Tidak terjadi perubahan signifikan pada harga emas perhiasan berbagai kadar karat dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Kondisi harga emas perhiasan yang bertahan ini menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi calon pembeli yang tengah mempertimbangkan membeli perhiasan emas maupun investor yang ingin memantau perkembangan harga logam mulia.
Pergerakan harga emas perhiasan sendiri dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari permintaan pasar global, kondisi nilai tukar mata uang, hingga kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas.
Dengan harga yang terus bergerak dinamis, masyarakat disarankan untuk selalu memperbarui informasi harga emas perhiasan terbaru sebelum melakukan transaksi, baik untuk pembelian maupun penjualan kembali.
Harga Emas Perhiasan Raja Emas Indonesia 19 Juli 2026
Berdasarkan data Raja Emas Indonesia, seluruh harga emas perhiasan berbagai kadar karat pada Minggu (19/7/2026) tercatat stabil.
Berikut daftar lengkap harga emas perhiasan Raja Emas Indonesia:
| Kadar Emas | Harga per Gram |
|---|---|
| 24 Karat | Rp2.105.000 |
| 23 Karat | Rp1.960.000 |
| 22 Karat | Rp1.826.000 |
| 21 Karat | Rp1.744.000 |
| 20 Karat | Rp1.660.000 |
| 19 Karat | Rp1.577.000 |
| 18 Karat | Rp1.495.000 |
| 17 Karat | Rp1.412.000 |
| 16 Karat | Rp1.328.000 |
| 15 Karat | Rp1.246.000 |
| 14 Karat | Rp1.163.000 |
| 13 Karat | Rp1.079.000 |
| 12 Karat | Rp998.000 |
Harga Emas Perhiasan Hartadinata Abadi 19 Juli 2026
Sementara itu, harga emas perhiasan di Hartadinata Abadi juga belum mengalami perubahan.
Harga emas perhiasan berbagai kadar karat masih berada pada posisi stabil.
Berikut daftar harga emas perhiasan Hartadinata Abadi:
| Kadar Emas | Harga per Gram |
|---|---|
| 24 Karat | Rp2.206.000 |
| 23 Karat | Rp1.907.000 |
| 22 Karat | Rp1.826.000 |
| 21 Karat | Rp1.745.000 |
| 20 Karat | Rp1.661.000 |
| 19 Karat | Rp1.576.000 |
| 18 Karat | Rp1.491.000 |
| 17 Karat | Rp1.407.000 |
| 16 Karat | Rp1.322.000 |
| 15 Karat | Rp1.240.000 |
| 14 Karat | Rp1.156.000 |
| 13 Karat | Rp1.074.000 |
| 12 Karat | Rp989.000 |
Selain daftar kadar tersebut, Hartadinata Abadi juga mencatat harga emas perhiasan lainnya:
| Kadar Emas | Harga per Gram |
|---|---|
| 22 Karat | Rp2.488.000 |
| 20 Karat | Rp2.302.000 |
| 17 Karat | Rp2.021.000 |
| 16 Karat | Rp1.909.000 |
| 9 Karat | Rp1.280.000 |
| 8 Karat | Rp1.179.000 |
| 6 Karat | Rp1.011.000 |
Harga Emas Perhiasan Laku Emas
Untuk harga emas perhiasan di Laku Emas, pergerakan harga juga masih berada dalam kondisi stabil pada perdagangan Minggu (19/7/2026).
Masyarakat yang ingin membeli emas perhiasan disarankan memperhatikan kadar emas yang dipilih karena semakin tinggi kadar karat, biasanya semakin besar pula kandungan emas murninya.
Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas Perhiasan
Harga emas perhiasan tidak hanya dipengaruhi oleh harga emas dunia, tetapi juga berbagai faktor lain.
Beberapa faktor yang dapat memengaruhi harga emas perhiasan antara lain:
- Harga emas global, yang menjadi acuan utama perdagangan emas.
- Nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, terutama dolar Amerika Serikat.
- Permintaan pasar perhiasan, baik dalam negeri maupun internasional.
- Kebijakan bank sentral, khususnya terkait cadangan emas.
- Biaya produksi dan desain perhiasan, yang dapat memengaruhi harga jual akhir.
Karena faktor tersebut, harga emas perhiasan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar.
Tips Sebelum Membeli Emas Perhiasan
Bagi masyarakat yang ingin membeli emas perhiasan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Pertama, pastikan membeli emas dari toko atau lembaga terpercaya. Kedua, periksa kadar emas dan sertifikat keaslian produk. Selain itu, pembeli juga perlu memahami bahwa harga jual kembali emas perhiasan biasanya berbeda dengan harga beli karena terdapat biaya pembuatan.
Dengan mengetahui perkembangan harga emas perhiasan hari ini, pembeli dapat menentukan waktu terbaik untuk melakukan transaksi sesuai kebutuhan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










