Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Cair 20 Juli 2026, Begini Cara Cek Nama Penerima Pakai NIK KTP

Senin, 20 Juli 2026 03:00 WIB

Argentina vs Spanyol Live Malam Ini! Ini Link Streaming Resmi Final Piala Dunia 2026 Pukul 02.00 WIB

Senin, 20 Juli 2026 01:00 WIB

Link Live Streaming Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026: Saksikan Duel Juara Dunia di Sini

Minggu, 19 Juli 2026 20:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Cair 20 Juli 2026, Begini Cara Cek Nama Penerima Pakai NIK KTP
  • Argentina vs Spanyol Live Malam Ini! Ini Link Streaming Resmi Final Piala Dunia 2026 Pukul 02.00 WIB
  • Link Live Streaming Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026: Saksikan Duel Juara Dunia di Sini
  • Welcome Mariano Peralta! Striker Argentina Ini Jadi Senjata Baru Persib Hadapi Musim 2026/2027
  • Bukan Anak Kota, Bukan Fasilitas Mewah: Kok Bisa Anak Boyolali Ini Tembus NASA?
  • Berani Masuk? Desa Hantu Cicadas Bandung Tawarkan Sensasi Horor dengan Puluhan Hantu Gentayangan
  • Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026: Luis De la Fuente Bongkar Cara Hentikan Lionel Messi
  • Getaran Terasa Kuat! Gempa Sukabumi M 4,9 Bikin Warga Waswas, BMKG Beri Imbauan Penting
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 20 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Getaran Terasa Kuat! Gempa Sukabumi M 4,9 Bikin Warga Waswas, BMKG Beri Imbauan Penting

By SusanaMinggu, 19 Juli 2026 16:32 WIB3 Mins Read
gempa
Ilustrasi gempa. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (19/7/2026) sore WIB. Getaran gempa dirasakan oleh sejumlah warga di berbagai wilayah Sukabumi, mulai dari kawasan utara hingga wilayah pesisir pantai selatan.

Guncangan gempa Sukabumi tersebut sempat membuat warga khawatir karena intensitas getaran terasa cukup kuat. Meski demikian, hingga informasi terakhir belum terdapat laporan mengenai kerusakan maupun korban akibat peristiwa alam tersebut.

Gempa Sukabumi M 4,9 Berpusat di Laut

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa Sukabumi terjadi akibat aktivitas tektonik.

Melalui informasi yang disampaikan BMKG, pusat gempa atau episenter berada pada koordinat 7,73 Lintang Selatan (LS) dan 106,53 Bujur Timur (BT).

Lokasi episenter gempa berada di wilayah perairan laut dengan jarak sekitar 82 kilometer arah barat daya Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Baca Juga:  Bandung Terancam Gempa Besar, Ini Daerah Paling Rawan Akibat Sesar Lembang

Sementara itu, kedalaman sumber gempa atau hiposenter tercatat berada pada kedalaman 23 kilometer di bawah permukaan bumi.

Dengan lokasi pusat gempa yang berada di laut, getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah Sukabumi, termasuk kawasan yang berada cukup jauh dari titik pusat guncangan.

Warga Sukabumi Rasakan Getaran Gempa

Gempa bumi yang terjadi pada Minggu sore tersebut dirasakan oleh masyarakat Sukabumi.

Beberapa warga melaporkan adanya getaran yang cukup terasa, terutama di wilayah yang berada dekat dengan jalur pantai selatan maupun kawasan daratan Sukabumi.

Gempa dengan magnitudo 4,9 ini membuat sebagian masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan mencari informasi mengenai kondisi terbaru.

Namun, masyarakat tetap diimbau untuk tidak panik serta tetap mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Cimahi Siang Ini, BMKG Ungkap Titik Lokasi

BMKG Ingatkan Data Gempa Masih Bisa Berubah

Dalam setiap laporan awal kejadian gempa bumi, BMKG memberikan catatan terkait kemungkinan perubahan data.

BMKG menjelaskan bahwa informasi awal gempa dipublikasikan dengan mengutamakan kecepatan penyampaian kepada masyarakat.

Karena itu, parameter gempa seperti magnitudo, lokasi episenter, maupun kedalaman gempa masih dapat mengalami pembaruan setelah data tambahan dari berbagai stasiun pemantau diterima dan dianalisis lebih lanjut.

Artinya, angka yang tercantum dalam laporan awal masih memiliki kemungkinan mengalami koreksi.

BMKG Imbau Warga Tetap Tenang

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

Warga diminta untuk selalu memantau perkembangan gempa melalui kanal resmi BMKG.

Masyarakat juga diingatkan agar tidak menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya, terutama terkait potensi bencana susulan maupun kabar mengenai dampak gempa.

Baca Juga:  Bandung Terancam Gempa Besar, Sesar Lembang Bergerak Setiap Tahun

Tips Menghadapi Gempa Bumi

Gempa bumi merupakan bencana alam yang sulit diprediksi secara pasti. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi hal penting.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan saat terjadi gempa antara lain:

  • Tetap tenang dan jangan panik.
  • Segera mencari tempat aman jika berada di dalam bangunan.
  • Berlindung di bawah meja atau benda kuat untuk melindungi diri dari benda yang jatuh.
  • Menjauh dari kaca, lemari, atau benda yang berpotensi roboh.
  • Setelah guncangan berhenti, keluar dengan hati-hati menuju area terbuka.

Dengan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi, masyarakat dapat mengurangi risiko ketika terjadi gempa bumi.

Hingga saat ini, BMKG masih melakukan pemantauan terhadap aktivitas gempa di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. Masyarakat diminta tetap waspada namun tidak berlebihan dalam menyikapi informasi terkait gempa M 4,9 tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG gempa Sukabumi gempa bumi Sukabumi M 4.9 Gempa Jawa Barat gempa laut Sukabumi Gempa Sukabumi hari ini
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Cair 20 Juli 2026, Begini Cara Cek Nama Penerima Pakai NIK KTP

Bukan Anak Kota, Bukan Fasilitas Mewah: Kok Bisa Anak Boyolali Ini Tembus NASA?

Cuma Gara-Gara Baju Telat Sehari, Penjahit di Bali Diduga Rasis dan Maki Pelanggan! Kok Bisa?

Tragedi Garut! 8 Siswi Tenggelam di Kolam Mata Air, Satu Pelajar Kelas 9 Meninggal Dunia

2 Hari Dicari, Korban Tenggelam Waduk Saguling Akhirnya Ditemukan Meninggal

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Panduan Cek Bansos Resmi 2026: Hindari Situs Penipuan!

Terpopuler
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Macan Tutul
    Viral Kabar Warga Diterkam Macan di Gunung Papandayan, Begini Fakta Sebenarnya
  • Bos Koi Bongkar Rahasia Honeycomb dan Kroto, Disebut Superfood yang Diburu di Thailand!
  • Ilustrasi begal
    Waspada! Aksi Begal di Bandung Makin Marak, Polisi Siapkan Skenario Keamanan Baru
  • Kepanasan Dicecar Pertanyaan, Bupati Gowa Husniah Pilih Walk Out Ketimbang Klarifikasi?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.