Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Live Streaming Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026: Saksikan Duel Juara Dunia di Sini

Minggu, 19 Juli 2026 20:43 WIB

Welcome Mariano Peralta! Striker Argentina Ini Jadi Senjata Baru Persib Hadapi Musim 2026/2027

Minggu, 19 Juli 2026 20:26 WIB

Bukan Anak Kota, Bukan Fasilitas Mewah: Kok Bisa Anak Boyolali Ini Tembus NASA?

Minggu, 19 Juli 2026 20:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Live Streaming Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026: Saksikan Duel Juara Dunia di Sini
  • Welcome Mariano Peralta! Striker Argentina Ini Jadi Senjata Baru Persib Hadapi Musim 2026/2027
  • Bukan Anak Kota, Bukan Fasilitas Mewah: Kok Bisa Anak Boyolali Ini Tembus NASA?
  • Berani Masuk? Desa Hantu Cicadas Bandung Tawarkan Sensasi Horor dengan Puluhan Hantu Gentayangan
  • Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026: Luis De la Fuente Bongkar Cara Hentikan Lionel Messi
  • Getaran Terasa Kuat! Gempa Sukabumi M 4,9 Bikin Warga Waswas, BMKG Beri Imbauan Penting
  • Piala Presiden 2026 Jadi Ujian Persib, Igor Tolic Bongkar Target Rahasia Maung Bandung
  • Garena Bagikan Hadiah Gratis? Ini Daftar Kode Redeem FF Hari Ini yang Wajib Dicoba
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 19 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragedi Garut! 8 Siswi Tenggelam di Kolam Mata Air, Satu Pelajar Kelas 9 Meninggal Dunia

By SusanaMinggu, 19 Juli 2026 14:04 WIB3 Mins Read
Ilustrasi korban meninggal dunia. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peristiwa tragis terjadi di Kampung Cibolang, Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Delapan siswi MTs Miftahul Ulum Cigedug dilaporkan tenggelam di sebuah kolam penampungan mata air pada Kamis (16/7/2026) siang.

Insiden tersebut mengakibatkan satu siswi meninggal dunia, sementara tujuh siswi lainnya berhasil diselamatkan.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial SJ (14), seorang siswi kelas 9 asal Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut.

Peristiwa ini sontak membuat warga sekitar dan keluarga korban berduka. Aparat kepolisian pun langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian.

Kronologi 8 Siswi Tenggelam di Kolam Mata Air Garut

Kepala Seksi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi mengatakan, pihak kepolisian langsung bergerak setelah menerima laporan mengenai insiden tenggelamnya para siswi tersebut.

Polisi melakukan sejumlah langkah, mulai dari pengamanan lokasi, pemeriksaan saksi, hingga olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Sudah dilakukan pemeriksaan kepada saksi, olah TKP (tempat kejadian perkara), pemasangan police line,” ujar Susilo di Mapolres Garut.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kejadian bermula saat para siswi MTs Miftahul Ulum Cigedug baru selesai mengikuti kegiatan sekolah berupa tadabur alam.

Usai kegiatan tersebut, delapan siswi kemudian memutuskan untuk berenang di kolam penampungan mata air yang berada di Kampung Cibolang.

Namun, situasi berubah menjadi kepanikan ketika para siswi tersebut tiba-tiba tenggelam.

Warga dan pihak yang berada di sekitar lokasi kemudian melakukan upaya penyelamatan. Tujuh siswi berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Namun, satu siswi berinisial SJ tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam.

Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana

Setelah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, Polres Garut menyimpulkan bahwa kejadian tersebut merupakan kecelakaan murni.

Polisi memastikan tidak menemukan adanya unsur kesengajaan maupun tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

“Tidak ada (unsur pidana), murni kecelakaan,” jelas Ipda Susilo Adhi.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa insiden terjadi karena kondisi yang tidak diharapkan saat para siswi berada di kolam penampungan mata air tersebut.

Keluarga Korban Ikhlaskan Kepergian SJ

Pihak kepolisian juga telah melakukan komunikasi dengan keluarga korban meninggal dunia.

Dari hasil koordinasi tersebut, keluarga menyatakan telah menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah.

Keluarga korban memilih untuk tidak membawa kasus tersebut ke jalur hukum karena menganggap peristiwa yang terjadi merupakan kecelakaan.

Meski demikian, kepolisian tetap melakukan langkah pengamanan untuk memastikan lokasi kejadian tidak kembali menimbulkan korban.

Kolam Mata Air Garut Dipasangi Police Line

Sebagai langkah pencegahan, Polres Garut masih melakukan pengamanan di lokasi kejadian.

Garis polisi atau police line dipasang di sekitar area kolam penampungan mata air tersebut.

Selain itu, pihak terkait juga melakukan pengosongan air di dalam kolam untuk memastikan lokasi dalam kondisi aman dan mencegah masyarakat kembali melakukan aktivitas berisiko di tempat tersebut.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Polisi Imbau Warga Waspadai Lokasi Berisiko

Peristiwa tenggelamnya delapan siswi di Garut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melakukan aktivitas di area perairan.

Kolam penampungan air, sungai, maupun lokasi dengan kedalaman yang tidak diketahui memiliki potensi bahaya, terutama bagi anak-anak dan remaja.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan faktor keselamatan sebelum melakukan aktivitas di sekitar area perairan.

Kejadian di Kampung Cibolang, Desa Cidatar, Garut ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Sementara itu, tujuh siswi yang berhasil diselamatkan masih mendapatkan pendampingan setelah mengalami peristiwa traumatis tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

8 siswi MTs tenggelam kolam mata air Garut MTs Miftahul Ulum Cigedug siswi meninggal dunia Garut Siswi tenggelam Garut tragedi Garut hari ini
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Anak Kota, Bukan Fasilitas Mewah: Kok Bisa Anak Boyolali Ini Tembus NASA?

gempa

Getaran Terasa Kuat! Gempa Sukabumi M 4,9 Bikin Warga Waswas, BMKG Beri Imbauan Penting

Cuma Gara-Gara Baju Telat Sehari, Penjahit di Bali Diduga Rasis dan Maki Pelanggan! Kok Bisa?

2 Hari Dicari, Korban Tenggelam Waduk Saguling Akhirnya Ditemukan Meninggal

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Panduan Cek Bansos Resmi 2026: Hindari Situs Penipuan!

Mengenal Lebih Dekat Frank Alexander Hutapea: Pengacara Independen yang Tak Mau di Bayang-bayang Sang Ayah

Terpopuler
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
  • Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat
  • Macan Tutul
    Viral Kabar Warga Diterkam Macan di Gunung Papandayan, Begini Fakta Sebenarnya
  • Bos Koi Bongkar Rahasia Honeycomb dan Kroto, Disebut Superfood yang Diburu di Thailand!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.