Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi

Rabu, 12 Agustus 2026 18:08 WIB

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Rabu, 12 Agustus 2026 17:47 WIB

Persebaya Punya 5 Senjata untuk Musim Baru, Rivera dan Yuran Fernandes Jadi Sorotan

Rabu, 12 Agustus 2026 17:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi
  • Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor
  • Persebaya Punya 5 Senjata untuk Musim Baru, Rivera dan Yuran Fernandes Jadi Sorotan
  • Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya
  • Persib Geber Latihan di Bali, Danijel Loncar Siap Debut Bersama Maung Bandung
  • Gerhana Matahari Total Hari Ini Bikin Langit Gelap, Indonesia Bisa Melihat atau Tidak?
  • Gara-gara Tantang Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Warga
  • Bukan Pindad, Prabowo Bakal Resmikan Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Besok?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung, 3.840 Anak PAUD Pecahkan Rekor MURI Membatik Ecoprint

By SusanaJumat, 25 April 2025 16:55 WIB3 Mins Read
3.840 Anak PAUD Kabupaten Bandung memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Anak PAUD Membatik Ecoprint dengan Metode Pounding. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana di Bale Rame Soreang Jumat (25/4/2025) pagi terdengar riuh meriah dan unik. Suara itu ternyata bersumber dari palu kayu yang diketuk-ketukan oleh sebanyak 3.840 anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). 

Mereka sedang membuat batik eco-print di mana daun-daunan juga bunga yang mereka palu di atas kain berwarna putih, menghasilkan karya cetakan yang eksotik di atas kain. Batik Ecoprint dengan cara ini disebut Metode Pounding (Memalu).

Teknik pounding adalah sebuah metode dalam proses ecoprint (pencetakan menggunakan bahan-bahan alami), yang melibatkan memukulkan atau mengetuk daun atau bunga di atas kain untuk mentransfer pigmen warna dan bentuk mereka. 

Teknik ini dianggap sebagai metode yang paling sederhana dalam ecoprint karena hanya membutuhkan alat sederhana seperti palu atau batu. 

Mereka pun berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Anak PAUD Membatik Ecoprint dengan Metode Pounding. Kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung ini dibuka langsung Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Pemecahan Rekor MURI Anak PAUD Membatik Ecoprint ini merupakan ide dari Bunda PAUD Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati.

Emma Dety menjelaskan, pemecahan Rekor MURI Membatik Ecoprint oleh 3.480 anak PAUD hanya diikuti oleh anak-anak PAUD dari beberapa kecamatan saja. Belum melibatkan 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung.

Emma menyebebut pemecahan rekor ini hanya diikuti 3 ormit (Organisasi Mitra) PAUD, antara lain HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia), IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia), dan IGRA (Ikatan Guru Raudhatul Athfal). 

“Melibatkan 3.480 siswa PAUD itu karena disesuaikan dengan Hari Jadi ke-348 Kabupaten Bandung, tinggal menambah nol-nya di belakang. Dan ini merupakan pertama kalinya di Indonesia, ribuan anak-anak PAUD membatik ecoprint secara bersama-sama sehingga mampu memecahkan Rekor MURI,” jelas Emma yang juga akrab disapa Bunda Bedas ini.

Melalui kegiatan Pemecahan Rekor MURI membatik ecoprint ini. Bunda Bedas berharap dapat memberikan edukasi kepada anak-anak untuk mencintai lingkungan alam dan dapat mengembangkan kreativitas serta karakter yang positif, seperti kesabaran.

“Karena teknis membuat batik ecoprint ini membutuhkan kesabaran dan ketekunan untuk menghasilkan sebuah karya. Karena dalam  memukulkan palu kayu nya pun harus sabar dan pelan-pelan, tidak perlu mengetuk dengan keras,” jelas Emma yang dikenal sangat menyayangi anak-anak ini.

Menurutnya, batik ecoprint ini juga dapat menumbuhkembangkan kecintaan anak-anak terhadap lingkungan alam dengan memanfaatkan tumbuhan dan bunga sebagai media  batik ecoprint.

“Anak-anak itu biasanya senang mencabut daun atau bunga, hanya sekedar iseng saja dan senang-senang. Nah, dari daun atau bunga itu ternyata bisa dibuat suatu hasil karya yang disebut batik ecoprint ini, sehingga mereka bisa lebih kreatif,” terang Emma.

Setelah anak-anak PAUD tersebut berhasil memecahkan Rekor MURI, kata Emma, maka kain bermotif daun kembang atau bunga akan diberikan kepada sekolah PAUD untuk dipasang dan dijadikan hiasan gedung sekolah. 

Di akhir kegiatan, pihak panitia juga membagikan beragam doorprize, salah satunya pemberian sepeda yang diserahkan Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Emma Dety Kabupaten Bandung Membatik Ecoprint MURI PAUD
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Nama Bisa Hilang dari Daftar Bansos Agustus 2026, Ini Penyebab dan Cara Ceknya

Gerhana Matahari Total Hari Ini Bikin Langit Gelap, Indonesia Bisa Melihat atau Tidak?

Gara-gara Tantang Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras, Rumah MC di Bekasi Digeruduk Warga

Presiden Prabowo Subianto.

Bukan Pindad, Prabowo Bakal Resmikan Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Besok?

Lansia 88 Tahun di Bandung Jadi Korban Jambret, Kalung Emas Ditarik Hingga Tersungkur

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.