Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral di Media Sosial! Siapa Sebenarnya Cut Salwa dan Cut Salsa yang Bikin Geger Ini?

Senin, 15 Juni 2026 01:00 WIB

Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?

Minggu, 14 Juni 2026 20:51 WIB

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral di Media Sosial! Siapa Sebenarnya Cut Salwa dan Cut Salsa yang Bikin Geger Ini?
  • Gondrong Pakai Bando dan Ngopi di Warung, Karier Sepak Bola Evan Dimas Sudah Habis?
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 15 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

99,57 Persen Warga Terdaftar JKN-KIS, Pakar: Bukti Kanyaah Dadang Supriatna

By Putra JuangKamis, 15 Agustus 2024 19:09 WIB2 Mins Read
Pakar politik dan pemerintahan Universitas Nurtanio Bandung, Djamu Kertabudi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pakar politik dan pemerintahan Universitas Nurtanio Bandung, Djamu Kertabudi mengapresiasi pencapaian Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang meraih Universal Health Coverage (UHC) Award dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Djamu mengatakan, keberhasilan Bupati Dadang Supriatna yang telah ‘melindungi’ 99,57 persen penduduk Kabupaten Bandung melalui kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), patut diapresiasi semua pihak.

Sebab, pencapaian 99,57 persen UHC itu telah melampaui target nasional. Pemerintah pusat sendiri, kata Djamu, menentukan target 98% bagi penduduk secara nasional sebagai peserta yang terdaftar dalam program UHC tersebut, baik melalui JKN maupun KIS.

“Keberhasilan Bupati Bandung meraih penghargaan UHC Award dari Presiden RI ini merupakan prestasi yang luar biasa. Saya kira, kita semua harus ucapkan selamat dan mengapresiasi kinerja beliau,” ucap Kang Djamu, sapaan akrabnya, Kamis (15/8/2024).

Baca Juga:  Pria Bawa Golok Ngamuk di Warung Bakso Ciparay, Diduga Cemburu Berat

Penghargaan UHC Award dari Presiden RI itu, kata Djamu, jangan hanya dimaknai sebagai simbol penghargaan seremonial. Namun, kata dia, apresiasi Presiden RI tersebut merupakan bukti ‘kanyaah’ dan keadilan Kang DS dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, UHC merupakan cakupan kesehatan semesta sebagai sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga masyarakat dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitasi, bermutu dengan biaya terjangkau.

Baca Juga:  Harga Beras Mahal Meski Stok Aman, Bupati Bandung: Padi Sedang Langka

Sebab, UHC mengandung dua elemen inti, yakni akses pelayanan kesehatan yang adil dan bermutu bagi setiap warga serta kedua, perlindungan risiko finansial ketika warga menggunakan pelayanan kesehatan.

“Tentu sebuah prestasi gemilang bagi Bupati Bandung Dadang Supriatna bisa meraih UHC hingga 99,57 persen, yang menunjukkan keberhasilan kepemimpinannya dalam menciptakan keadilan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” jelasnya.

Prestasi dalam bidang kesehatan tersebut juga dinilai memberikan sumbangsih langsung terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung yang setiap tahunnya berada di atas rata-rata Jawa Barat. Sebab, salah satu indikator IPM adalah bidang kesehatan.

Penghargaan UHC Award dari Presiden RI serta ratusan penghargaan yang diraih Dadang Supriatna selama 3 tahun lebih memimpin Kabupaten Bandung, menurut Djamu, menjadi gambaran konkret dari kualitas kepemimpinan serta kinerja Bupati Dadang Supriatna.

Baca Juga:  Hasil Quick Count Sementara Dadang-Ali Unggul Telak, KNPI Kabupaten Bandung Soroti Kecerdasan Masyarakat 

“Oleh karena itu, dalam konteks kontestasi Pilbup Bandung 2024, Kang DS merupakan salah satu kandidat kuat. Dari berbagai hasil survey menunjukkan elektabilitas Kang DS menjadi yang tertinggi dengan selisih yang cukup jauh dibandingkan kandidat lain,” katanya.

Tingginya elektabilitas Dadang Supriatna saat ini menunjukkan, bahwa berbagai program yang dilaksanakan telah banyak diketahui dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Bandung walau baru 3 tahun menjabat Bupati Bandung.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=BSDS3hqW1E4[/embedyt]

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna Djamu Kertabudi JKN Kabupaten Bandung KIS Pemkab Bandung UHC Award
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Viral Eza Gionino Bogem Robby Tremonti hingga Ajak Duel Tinju, Dipicu Masalah Sensitif Ini?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.