Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu

Jumat, 14 Agustus 2026 20:27 WIB

Persib Kena Sanksi Berat AFC, Denda Rp3,57 Miliar dan Dua Laga Tanpa Penonton

Jumat, 14 Agustus 2026 20:14 WIB

Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun

Jumat, 14 Agustus 2026 19:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu
  • Persib Kena Sanksi Berat AFC, Denda Rp3,57 Miliar dan Dua Laga Tanpa Penonton
  • Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun
  • Spesial Kemerdekaan, Naik Bandros di Bandung Cuma Bayar Rp8 Pakai QRIS
  • Prabowo Sebut ‘Biadab’ Tapi MBG Lanjut Terus? Tragedi Keracunan Massal Karo Bikin Gempar!
  • Terungkap! Detik-detik Honda Ferio Tabrak Aiptu Asep Suhara hingga Terpental 8 Meter
  • Persib Tak Full Team Lawan Sabah FC, 5 Pemain Timnas Masih Absen
  • Cek Desil DTSEN Pakai NIK KTP, Begini Cara Tahu Status Bansos Agustus 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

99,57 Persen Warga Terdaftar JKN-KIS, Pakar: Bukti Kanyaah Dadang Supriatna

By Putra JuangKamis, 15 Agustus 2024 19:09 WIB2 Mins Read
Pakar politik dan pemerintahan Universitas Nurtanio Bandung, Djamu Kertabudi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pakar politik dan pemerintahan Universitas Nurtanio Bandung, Djamu Kertabudi mengapresiasi pencapaian Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang meraih Universal Health Coverage (UHC) Award dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Djamu mengatakan, keberhasilan Bupati Dadang Supriatna yang telah ‘melindungi’ 99,57 persen penduduk Kabupaten Bandung melalui kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), patut diapresiasi semua pihak.

Sebab, pencapaian 99,57 persen UHC itu telah melampaui target nasional. Pemerintah pusat sendiri, kata Djamu, menentukan target 98% bagi penduduk secara nasional sebagai peserta yang terdaftar dalam program UHC tersebut, baik melalui JKN maupun KIS.

“Keberhasilan Bupati Bandung meraih penghargaan UHC Award dari Presiden RI ini merupakan prestasi yang luar biasa. Saya kira, kita semua harus ucapkan selamat dan mengapresiasi kinerja beliau,” ucap Kang Djamu, sapaan akrabnya, Kamis (15/8/2024).

Penghargaan UHC Award dari Presiden RI itu, kata Djamu, jangan hanya dimaknai sebagai simbol penghargaan seremonial. Namun, kata dia, apresiasi Presiden RI tersebut merupakan bukti ‘kanyaah’ dan keadilan Kang DS dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, UHC merupakan cakupan kesehatan semesta sebagai sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga masyarakat dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitasi, bermutu dengan biaya terjangkau.

Sebab, UHC mengandung dua elemen inti, yakni akses pelayanan kesehatan yang adil dan bermutu bagi setiap warga serta kedua, perlindungan risiko finansial ketika warga menggunakan pelayanan kesehatan.

“Tentu sebuah prestasi gemilang bagi Bupati Bandung Dadang Supriatna bisa meraih UHC hingga 99,57 persen, yang menunjukkan keberhasilan kepemimpinannya dalam menciptakan keadilan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” jelasnya.

Prestasi dalam bidang kesehatan tersebut juga dinilai memberikan sumbangsih langsung terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung yang setiap tahunnya berada di atas rata-rata Jawa Barat. Sebab, salah satu indikator IPM adalah bidang kesehatan.

Penghargaan UHC Award dari Presiden RI serta ratusan penghargaan yang diraih Dadang Supriatna selama 3 tahun lebih memimpin Kabupaten Bandung, menurut Djamu, menjadi gambaran konkret dari kualitas kepemimpinan serta kinerja Bupati Dadang Supriatna.

“Oleh karena itu, dalam konteks kontestasi Pilbup Bandung 2024, Kang DS merupakan salah satu kandidat kuat. Dari berbagai hasil survey menunjukkan elektabilitas Kang DS menjadi yang tertinggi dengan selisih yang cukup jauh dibandingkan kandidat lain,” katanya.

Tingginya elektabilitas Dadang Supriatna saat ini menunjukkan, bahwa berbagai program yang dilaksanakan telah banyak diketahui dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Bandung walau baru 3 tahun menjabat Bupati Bandung.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=BSDS3hqW1E4[/embedyt]

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna Djamu Kertabudi JKN Kabupaten Bandung KIS Pemkab Bandung UHC Award
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu

Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun

program MBG

Prabowo Sebut ‘Biadab’ Tapi MBG Lanjut Terus? Tragedi Keracunan Massal Karo Bikin Gempar!

Terungkap! Detik-detik Honda Ferio Tabrak Aiptu Asep Suhara hingga Terpental 8 Meter

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Desil DTSEN Pakai NIK KTP, Begini Cara Tahu Status Bansos Agustus 2026

Bakal Jadi yang Terbesar dalam Sejarah, APBN 2027 Diproyeksikan Mendekati Rp 4.000 Triliun

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.