Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan

Sabtu, 10 Oktober 2026 21:02 WIB

Jadwal Persib vs Dewa United: Kebugaran Thom Haye dkk Jadi Taruhan!

Sabtu, 10 Oktober 2026 20:56 WIB
Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Sabtu, 10 Oktober 2026 20:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan
  • Jadwal Persib vs Dewa United: Kebugaran Thom Haye dkk Jadi Taruhan!
  • Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas
  • Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian
  • Bukan Ratu Biasa! Inilah Sosok Suthida, Permaisuri Thailand Pemegang Kendali Jet Tempur
  • Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit
  • Ini 5 Kabuptaen di Jawa Barat yang Masuk Zona Merah Tsunami Megathrust
  • The Next Maarten Paes? Aksi Latihan Kiper Cilik Paling Unik dan Keren Se-Indonesia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 10 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Hari Pramuka 2025: Menggali Sejarah dan Filosofi Gerakan Kepanduan Indonesia

By Aga GustianaRabu, 13 Agustus 2025 10:35 WIB2 Mins Read
Pramuka
Lambang Pramuka. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Setiap tanggal 14 Agustus, Indonesia memperingati Hari Pramuka sebagai momentum untuk mengenang sejarah dan meneguhkan semangat kepanduan. Tahun 2025 ini menjadi peringatan ke-64 sejak Gerakan Pramuka resmi diperkenalkan pada 14 Agustus 1961.

Mengusung tema “Kolaborasi untuk Ketahanan Bangsa”, Gerakan Pramuka menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi bersama berbagai pihak demi memperkuat ketahanan nasional. Tema ini mencerminkan peran Pramuka sebagai agen perubahan positif yang terus relevan dalam menghadapi tantangan sosial, ekonomi, maupun lingkungan.

Asal-usul Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka bertujuan membentuk generasi muda yang bermental tangguh, berkarakter, dan siap mengabdi untuk negeri. Kata Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang berarti “Rakyat Muda yang Suka Berkarya”.

Istilah ini diadaptasi dari kata scouting dalam bahasa Inggris, yang diperkenalkan oleh Sir Robert Baden Powell di Inggris pada awal abad ke-20. Baden Powell mulai melatih para pemuda melalui kegiatan berkemah di Pulau Brownsea selama delapan hari pada tahun 1907, yang kemudian menjadi tonggak lahirnya gerakan kepanduan dunia.

Pramuka masuk ke Indonesia pada awal 1960-an. Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 448 Tahun 1961, Pramuka secara resmi diperkenalkan pada 14 Agustus 1961, ditandai dengan penganugerahan Panji Gerakan Pramuka oleh Presiden Soekarno. Sejak itu, tanggal 14 Agustus ditetapkan sebagai Hari Pramuka.

Lambang Tunas Kelapa dan Penciptanya

Lambang resmi Gerakan Pramuka adalah tunas kelapa, sebagaimana tercantum dalam SK Kwarnas Nomor 06/KN/72. Simbol ini diciptakan oleh Soenardjo Atmodipoerwo, seorang pembina Pramuka sekaligus pegawai Departemen Pertanian pada tahun 1961.

Bentuk tunas kelapa dipilih bukan tanpa alasan. Filosofinya sarat makna, menggambarkan nilai-nilai yang harus dimiliki setiap anggota Pramuka:

  1. Buah nyiur yang tumbuh (cikal) melambangkan generasi penerus bangsa yang menjadi inti kelangsungan hidup negara.
  2. Ketahanan buah nyiur menggambarkan ketangguhan fisik dan mental dalam menghadapi ujian hidup.
  3. Kemampuan tumbuh di berbagai tempat menunjukkan adaptasi dan daya juang tinggi.
  4. Tumbuh menjulang lurus ke atas mencerminkan cita-cita yang tinggi, mulia, dan jujur.
  5. Akar yang kokoh melambangkan prinsip dan keyakinan yang kuat.
  6. Manfaat seluruh bagian pohon kelapa menggambarkan dedikasi penuh untuk kepentingan bangsa dan negara.

Makna Peringatan Hari Pramuka

Peringatan Hari Pramuka bukan sekadar seremoni. Kegiatan ini menjadi pengingat akan peran penting pendidikan nonformal dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui kegiatan seperti berkemah, penjelajahan, dan kerja sama tim, Pramuka mengajarkan keterampilan hidup sekaligus menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

Dengan semangat “Kolaborasi untuk Ketahanan Bangsa”, Gerakan Pramuka diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam mempersiapkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh, adaptif, dan berjiwa patriot.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Ratu Biasa! Inilah Sosok Suthida, Permaisuri Thailand Pemegang Kendali Jet Tempur

The Next Maarten Paes? Aksi Latihan Kiper Cilik Paling Unik dan Keren Se-Indonesia!

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos

Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan

Transformasi Penyaluran Bansos: Cukup Pakai KTP, Proses Verifikasi Rampung dalam Hitungan Menit

5 Tempat Makan Keluarga di Bandung yang Cocok buat Akhir Pekan, Nomor 2 Punya Suasana Asri!

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.