bukamata.id – Aksi pencarian intensif tengah berlangsung di saluran irigasi KW 4 Johar, Desa Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur. Sebanyak puluhan petugas dari berbagai unsur dikerahkan guna melacak keberadaan dua pemuda yang dilaporkan lenyap ditelan arus sejak akhir pekan ini.
Upaya penyelamatan ini melibatkan gabungan personel Basarnas, BPBD Karawang, hingga Polairud. Untuk memaksimalkan penyisiran di sepanjang aliran air, armada air hingga kendaraan darat diterjunkan ke lokasi.
Petugas membagi fokus area pencarian hingga radius satu hingga dua kilometer ke arah barat dari lokasi awal menghilangnya kedua korban. Penyisiran berulang-ulang terus digencarkan demi menemukan titik terang.
“Untuk hari ini, kita sudah melaksanakan briefing pagi untuk pembagian tugas. Tim SAR gabungan saat ini ada tiga RBB,” kata Mochamad Adip, Sabtu (10/10/2026).
Strategi Penyisiran Jalur Darat dan Komunikasi Cepat
Tak hanya mengandalkan perahu karet berkecepatan tinggi di atas air, tim di lapangan juga menyisir tanggul-tanggul irigasi menggunakan armada sepeda motor. Langkah ini diambil agar area daratan di sekitar bantaran sungai tidak luput dari pengawasan.
Warga setempat serta pengguna jalan yang melintas di sekitar area kejadian juga diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor apabila melihat tanda-tanda keberadaan kedua korban.
Demi mempercepat respons di lapangan, seluruh koordinasi antar-petugas dan informasi dari masyarakat terhubung secara langsung melalui grup pesan instan WhatsApp.
Debit Air Surut Jadi Peluang Pencarian
Kasi Operasi Kantor SAR Bandung, Mochamad Adip, menjelaskan bahwa kondisi debit air irigasi yang tengah menyusut cukup membantu pergerakan tim di lapangan. Kendati demikian, arah pergeseran tubuh korban di dalam air masih menjadi tantangan utama.
“Kondisi saat ini tidak ada kendala karena air masih surut. Namun, kita belum tahu pergeseran korban ini. Kita akan berusaha semaksimal mungkin melaksanakan pencarian, baik di sisi sebelah selatan maupun sebelah utara,” ujarnya.
Petugas bertekad menyisir setiap sudut dan titik-titik krusial yang berpotensi menjadi tempat tersangkutnya korban.
Kronologi Kejadian: Berawal dari Cekcok
Insiden memilukan ini bermula pada Jumat sore (9/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Dua pemuda bernama Abdullah dan Rian mendadak hilang usai terperosok ke dalam aliran irigasi KW 4 Johar.
Berdasarkan laporan awal yang dihimpun petugas, insiden tersebut diduga dipicu oleh perselisihan atau perkelahian antar-korban sebelum akhirnya keduanya tercebur dan terbawa arus air.
Hingga Sabtu (10/10/2026) sore, proses pencarian besar-besaran masih terus berlangsung di sepanjang saluran irigasi Karawang tersebut.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









