Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tembus 33 Ribu Tanda Tangan, Petisi Online Tolak Penutupan Jalan Diponegoro Bandung Makin Masif

Sabtu, 10 Oktober 2026 12:51 WIB

Wacana Sistem Tidak Naik Kelas Diberlakukan 2027, Guru dan Siswa Diimbau Siapkan Strategi Baru

Sabtu, 10 Oktober 2026 12:36 WIB

Ditinggal Bojan Hodak Malah Makin Gacor! Inilah 2 Rekor ‘Gila’ Persib di Bawah Racikan Igor Tolic

Sabtu, 10 Oktober 2026 12:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tembus 33 Ribu Tanda Tangan, Petisi Online Tolak Penutupan Jalan Diponegoro Bandung Makin Masif
  • Wacana Sistem Tidak Naik Kelas Diberlakukan 2027, Guru dan Siswa Diimbau Siapkan Strategi Baru
  • Ditinggal Bojan Hodak Malah Makin Gacor! Inilah 2 Rekor ‘Gila’ Persib di Bawah Racikan Igor Tolic
  • BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Update Kasus Dugaan Keracunan Makanan di 88 Seoul Bandung: Korban Dimintai Keterangan, Sampel Diuji
  • Jadwal MotoGP Mandalika Sabtu 10 Oktober: Jam Kualifikasi dan Sprint Race Siang Ini!
  • Viral Aksi Pria Ngaku Satnarkoba dan BNN di Garut, Korban Bongkar Gelagat Mencurigakan
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 10 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Update Kasus Dugaan Keracunan Makanan di 88 Seoul Bandung: Korban Dimintai Keterangan, Sampel Diuji

By Aga GustianaSabtu, 10 Oktober 2026 11:57 WIB2 Mins Read
88 Seoul Bandung. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian Resor Besar Kota Bandung terus mendalami insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa sejumlah pengujung restoran kuliner Korea, 88 SEOUL, di mal 23 Paskal, Kota Bandung. Langkah penyelidikan terbaru difokuskan pada pengujian laboratorium terhadap sampel hidangan yang disajikan tempat makan tersebut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung, AKBP Anton, mengonfirmasi bahwa jajarannya tengah bergerak mengumpulkan fakta di lapangan. Selain memeriksa sekitar dua hingga tiga orang staf restoran, pihak kepolisian juga telah memintai keterangan dari beberapa konsumen yang menjadi korban.

“Dan kami juga sudah mengambil sampel makanan ya untuk kami teliti di Labkesda untuk mengetahui apakah bahan-bahan atau mungkin metode-metode yang dilakukan oleh restoran. Nanti menunggu hasil dari laboratorium,” kata Anton, Sabtu (10/10/2026).

Baca Juga:  Jalan Asia Afrika, Wisata Ikonik dan Saksi Bisu Sejarah Bandung yang Mendunia

Polisi Jemput Bola Meski Belum Ada Laporan Resmi

Di samping menguji sampel di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), kepolisian juga menjalin komunikasi intensif dengan faskes atau rumah sakit yang merawat para pasien. Upaya ini dilakukan untuk menguatkan bukti medis terkait pemicu utama gangguan kesehatan yang dialami warga.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan atau mungkin interogasi kepada beberapa korban yang memang diduga mengalami keracunan. Dan saat ini masih proses pemeriksaan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Mantan Sekda Bandung Resmi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kebun Binatang

“Saat ini masih proses semuanya. Nanti hasilnya akan kami update ya setelah ada hasil pemeriksaan dari yang berwenang, seperti itu,” tambahnya.

Menariknya, proses hukum ini berjalan atas inisiatif mandiri dari kepolisian (jemput bola). Anton membeberkan bahwa hingga kini belum ada aduan formal yang dilayangkan oleh pihak korban ke kantor polisi.

“Memang sampai dengan saat ini tidak ada yang melapor ke kepolisian. Tapi kami berinisiatif dengan adanya kejadian tersebut, kami melakukan penyelidikan ya untuk mengetahui penyebab hal metersebut,” tuturnya.

Sanitasi dan Izin Restoran Ikut Dibidik

Baca Juga:  Hasil Survei: Rizki Akbar dan Dandan Riza Wardana Jadi Bacawalkot Terfavorit Milenial Bandung

Tidak hanya berfokus pada racun pada makanan, pihak kepolisian juga memberikan perhatian serius terhadap temuan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung terkait standar operasional di restoran ala Korea tersebut. Jika ditemukan pelanggaran prosedur atau kelalaian, proses hukum tegas siap diterapkan.

“Iya, jadi semua aspek ya yang ada di resto tersebut akan kami cek, ya. Terkait perizinan, terkait yang tadi sanitasi, terkait mungkin hal-hal yang mereka lakukan di situ. Jika memang itu menyalahi ketentuan, nanti akan kami lakukan tindakan lebih lanjut,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

88 SEOUL bandung Keracunan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tembus 33 Ribu Tanda Tangan, Petisi Online Tolak Penutupan Jalan Diponegoro Bandung Makin Masif

Wacana Sistem Tidak Naik Kelas Diberlakukan 2027, Guru dan Siswa Diimbau Siapkan Strategi Baru

Viral Aksi Pria Ngaku Satnarkoba dan BNN di Garut, Korban Bongkar Gelagat Mencurigakan

Kabupaten Bekasi

Dampak El Nino Masih Mengancam, Warga Cirebon Diminta Waspada Air Bersih dan Kebakaran Lahan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Punya KTP dan KK? Simak Cara Cek Bansos BLT Kesra Rp900.000 Lewat HP

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

PKH Tahap 4 2026 hingga Rp2,7 Juta per Tahap? Cek Rincian Bantuan Sesuai Kategori

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.