bukamata.id – Langkah manajemen Persib Bandung menunjuk Igor Tolic sebagai juru taktik utama terbukti menjadi keputusan tepat. Hanya dalam kurun waktu lima bulan sejak mengambil alih tongkat kepelatihan, pelatih asal Kroasia tersebut sukses membawa Pangeran Biru mengukir tinta emas di kancah sepak bola internasional.
Tolic resmi naik pangkat menjadi pelatih kepala pada awal musim 2026/2027 pasca mundurnya Bojan Hodak. Sebelumnya, Tolic bertindak sebagai asisten pelatih yang turut mendampingi Hodak mengantarkan Persib meraih gelar hattrick Juara Liga 1 di akhir musim 2025/2026.
Di bawah komando Tolic, Maung Bandung kini tengah berlaga di empat kompetisi sekaligus, termasuk dua ajang bergengsi Asia dan Asia Tenggara: AFC Champions League Two 2026/2027 serta ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup 2026/2027.
Tak butuh waktu lama, Tolic langsung mempersembahkan dua rekor spektakuler yang memutus ‘kutukan’ sejarah bagi klub Indonesia.
1. Mempermalukan FC Seoul dan Tumbangkan Mitos 30 Tahun di Korsel
Pencapaian paling fenomenal Tolic terjadi saat membawa Persib bertandang ke Seoul World Cup Stadium pada Rabu (16/9/2026). Menghadapi raksasa Liga Korea Selatan, FC Seoul, skuad Maung Bandung sukses membungkam tuan rumah dan membawa pulang kemenangan bersejarah.
Hasil manis ini resmi mengakhiri rekor kelam klub-klub Tanah Air yang tak pernah menang di Korea Selatan selama tiga dekade terakhir. Sebelum momen bersejarah ini, wakil Indonesia selalu menjadi bulan-bulanan saat berlaga di Korsel—salah satu catatan terburuk pernah dialami Arema saat digilas Jeonbuk Hyundai Motors dengan agregat mencolok pada 2011 silam.
2. Remontada Spektakuler dan Misi Balas Dendam di Kandang Port FC
Tak berhenti di Korea Selatan, sihir Tolic kembali berlanjut saat melawat ke Thailand pada Kamis (8/10/2026). Berhadapan dengan Port FC, Persib berhasil mencatatkan comeback atau remontada dramatis dan menutup laga lewat kemenangan meyakinkan 3-1.
Kemenangan ini tidak hanya menjadi tripoin perdana Persib di markas Port FC, tetapi juga menuntaskan misi balas dendam setelah pada tiga bentrokan sebelumnya Maung Bandung selalu gagal meraih hasil maksimal atas tim asal Thailand tersebut.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









