Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lansia di Cimahi yang Sempat Hilang Ditemukan Tewas di Sumur Sedalam 14 Meter

Minggu, 12 Juli 2026 15:11 WIB

Empat Raksasa Lolos! Ini Jadwal Lengkap Semifinal Piala Dunia 2026

Minggu, 12 Juli 2026 14:33 WIB

Selamat Jalan Temon, Kisah Haru Mantan Staf HRD yang Pilih Jadi Pelawak Legendaris Kini Berpulang

Minggu, 12 Juli 2026 14:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lansia di Cimahi yang Sempat Hilang Ditemukan Tewas di Sumur Sedalam 14 Meter
  • Empat Raksasa Lolos! Ini Jadwal Lengkap Semifinal Piala Dunia 2026
  • Selamat Jalan Temon, Kisah Haru Mantan Staf HRD yang Pilih Jadi Pelawak Legendaris Kini Berpulang
  • Persib Batal TC ke Bangkok, Igor Tolic Fokus Hadapi Piala Presiden dan ACL Two
  • Jalan Diponegoro Bandung Resmi Ditutup Permanen, Ini Rute Alternatif Terbaru di Sekitar Gedung Sate
  • Kabar Duka! Komedian Temon Templar Meninggal Dunia
  • Hasil Argentina vs Swiss 3-1: Lionel Messi Cs Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
  • Persib Diuntungkan! Laga Playoff ACL Two Lawan Manila Digger Resmi Ditunda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 12 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hasan Nasbi Ungkap Alasan Prabowo-Gibran Banyak Diserang: Psikologis Menang

By SusanaRabu, 22 November 2023 17:03 WIB2 Mins Read
Hasan Nasbi. (Instagram @hasan_nasbi)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Hasan Nasbi ungkap alasan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka banyak mendapatkan serangan.

Usai kontroversi pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Prabowo, kini serangan terhadap Gibran pun semakin menjadi.

Baru-baru ini, Gibran dihadapakan pada tuduhan ijazah palsu serta foto wisudanya dinilai editan.

Atas serangan bertubi-tubi yang diarahkan pada Prabowo-Gibran, Hasan Nasbi pun mengungkap alasannya.

Menurut Hasan Nasbi, ada dua pola psikologis yang terjadi dalam kontestasi pemilu, yakni psikologis menang dan psikologis kalah.

Baca Juga:  Menempati Nomor Urut 2, Prabowo Singgung Kecurangan Pemilu: Menghianati Rakyat

“Saya melihat ada pola ketika kandidat dalam suasana psikologis menang, baik secara survey maupun perasaan mereka yakin menang maka mereka akan fokus untuk memenangkan hati masyarakat,” ujar Hasan Nasbi, dikutip dari akun TikTok @dekade08, Rabu (22/11/2023).

Biasanya yang dalam suasana psikologis menang akan fokus bekerja dibawah, fokus mendatangi masyarakat, fokus berkampanye, fokus menyampaikan berita baik untuk memenangkan hati masyarakat.

“Hampir nggak ada waktu untuk mencari kesalahan-kesalahan dan kejelekan lawan, karena mereka secara psikologis yakin menang,” ujarnya.

Baca Juga:  Jelang Debat Keempat, Kaesang Nilai Mahfud MD Lawan Berat Gibran

Perasaan tersebut berbeda dengan orang yang secara psikologis baik itu karena feeling maupun karena hasil survey sedang merasa kalah.

Menurut Hasan, orang yang sedang merasa kalah itu tidak fokus kerja.

“Bukan fokus mendatangi masyarakat, tapi fokusnya adalah menjatuhkan lawan serendah-rendahnya,” katanya.

Menurutnya yang dalam suasana psikologis kalah akan mencari keburukan lawan, mencari hal-hal yang bisa dijadikan bahan kebencian, yang gunanya untuk mendegradasi lawan.

Baca Juga:  Jelang Debat, KPU Umumkan Gibran sebagai Penyampai Pertama Visi Misi

“Kalau lawan terdegradasi, kalau lawan turun suaranya, syukur-syukur larinya ke dia, walaupun belum betul-betul lari ke dia karena kompetitornya ada tiga,” bebenya.

Namun, orang yang dalam psikologis kalah menurutnya terkadang tidak mempunyai pilihan. Pilihan mereka adalah mencari bahan apa yang bisa menjatuhkan suara lawan.

Untuk itu, jika dikatkan dalam kasus Prabowo-Gibran maka pasangan tersebut saat ini berada dalam suasana psikologis menang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

alasan Gibran Hasan Nasbi Prabowo serangan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lansia di Cimahi yang Sempat Hilang Ditemukan Tewas di Sumur Sedalam 14 Meter

Jalan Diponegoro Bandung Resmi Ditutup Permanen, Ini Rute Alternatif Terbaru di Sekitar Gedung Sate

Mobil Hantam Tiang PJU di Jalan Dago Bandung, Polisi Selidiki Dugaan Pengemudi Mabuk

Hancur Luar Dalam! Bupati Gowa Kini Dilaporkan Mantan Suami dan Didepak Keluarga Kandung?!

2.663 ASN Jabar Terindikasi Judi Online, Ada yang Depositnya Melebihi Gaji!

Tragedi di Kedai Teh: Gara-gara Penalti Messi, Ayah Dua Anak Tewas Dikeroyok

Terpopuler
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Selangor Malaysia Bidik Pasar Indonesia Lewat Promosi Wisata Medis di Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.