Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Crystal Palace Juara Eropa! Oliver Glasner Tutup Era dengan Gelar Bersejarah

Kamis, 28 Mei 2026 10:58 WIB

Tinggalkan Kursi Pelatih, Bojan Hodak Bongkar Rahasia Persib Juara 3 Kali Beruntun

Kamis, 28 Mei 2026 10:41 WIB

Skandal Riset Palsu, Peneliti Indonesia Tipu Ilmuwan Dunia Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis?

Kamis, 28 Mei 2026 09:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Crystal Palace Juara Eropa! Oliver Glasner Tutup Era dengan Gelar Bersejarah
  • Tinggalkan Kursi Pelatih, Bojan Hodak Bongkar Rahasia Persib Juara 3 Kali Beruntun
  • Skandal Riset Palsu, Peneliti Indonesia Tipu Ilmuwan Dunia Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis?
  • Link Full Video Rok Hijau Tosca Viral 3 Menit Jadi Buruan, Waspada Phishing!
  • Full Lirik Lirik Lagu ‘My Little Bolu Ketan’, Nama Bahlil Ikut Jadi Sorotan!
  • Video Rok Hijau Tosca Viral 3 Menit Bikin Heboh TikTok, Link Full Banyak Jebakan!
  • Update Kode Redeem FF 28 Mei 2026: Klaim Hadiah Eksklusif dan Skin Senjata Terbaru!
  • Fenomena Video Viral ‘Rok Hijau Tosca’: Bahaya di Balik Link yang Menggoda Rasa Penasaran
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 28 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hasan Nasbi Ungkap Alasan Prabowo-Gibran Banyak Diserang: Psikologis Menang

By SusanaRabu, 22 November 2023 17:03 WIB2 Mins Read
Hasan Nasbi. (Instagram @hasan_nasbi)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Hasan Nasbi ungkap alasan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka banyak mendapatkan serangan.

Usai kontroversi pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Prabowo, kini serangan terhadap Gibran pun semakin menjadi.

Baru-baru ini, Gibran dihadapakan pada tuduhan ijazah palsu serta foto wisudanya dinilai editan.

Atas serangan bertubi-tubi yang diarahkan pada Prabowo-Gibran, Hasan Nasbi pun mengungkap alasannya.

Menurut Hasan Nasbi, ada dua pola psikologis yang terjadi dalam kontestasi pemilu, yakni psikologis menang dan psikologis kalah.

Baca Juga:  Jelang Debat, TKN Sebut Gibran Minta Doa Restu Jokowi

“Saya melihat ada pola ketika kandidat dalam suasana psikologis menang, baik secara survey maupun perasaan mereka yakin menang maka mereka akan fokus untuk memenangkan hati masyarakat,” ujar Hasan Nasbi, dikutip dari akun TikTok @dekade08, Rabu (22/11/2023).

Biasanya yang dalam suasana psikologis menang akan fokus bekerja dibawah, fokus mendatangi masyarakat, fokus berkampanye, fokus menyampaikan berita baik untuk memenangkan hati masyarakat.

“Hampir nggak ada waktu untuk mencari kesalahan-kesalahan dan kejelekan lawan, karena mereka secara psikologis yakin menang,” ujarnya.

Baca Juga:  Prabowo Diserang Data Kemhan di Debat Ketiga, Pengamat: Gak Bisa Sembarangan

Perasaan tersebut berbeda dengan orang yang secara psikologis baik itu karena feeling maupun karena hasil survey sedang merasa kalah.

Menurut Hasan, orang yang sedang merasa kalah itu tidak fokus kerja.

“Bukan fokus mendatangi masyarakat, tapi fokusnya adalah menjatuhkan lawan serendah-rendahnya,” katanya.

Menurutnya yang dalam suasana psikologis kalah akan mencari keburukan lawan, mencari hal-hal yang bisa dijadikan bahan kebencian, yang gunanya untuk mendegradasi lawan.

Baca Juga:  Fahri Hamzah Sebut Deklarasi Prabowo-Gibran Adalah Amanat Besar

“Kalau lawan terdegradasi, kalau lawan turun suaranya, syukur-syukur larinya ke dia, walaupun belum betul-betul lari ke dia karena kompetitornya ada tiga,” bebenya.

Namun, orang yang dalam psikologis kalah menurutnya terkadang tidak mempunyai pilihan. Pilihan mereka adalah mencari bahan apa yang bisa menjatuhkan suara lawan.

Untuk itu, jika dikatkan dalam kasus Prabowo-Gibran maka pasangan tersebut saat ini berada dalam suasana psikologis menang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

alasan Gibran Hasan Nasbi Prabowo serangan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Skandal Riset Palsu, Peneliti Indonesia Tipu Ilmuwan Dunia Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis?

Dari Penarik Gerobak Jadi ‘Anak Emas’: Kisah Haru Sapi Matilda yang Bikin Netizen Mewek

Pengendara Motor Masuk Tol Purbaleunyi Berujung Kecelakaan, Polisi Lakukan Penyelidikan di KM 123 Bandung Barat

Teror Pocong di Bandung Barat Ternyata Hoaks AI, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk, Ketegangan Timur Tengah Kian Membara

Kurs Rupiah Nyaris Sentuh Rp 17.800, Menkeu Purbaya: Ini Nggak Masuk Akal!

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Bandung Siap-siap Macet Total! Ini Skema Pengalihan Jalan dan Rute Konvoi Juara Persib
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.