bukamata.id – Peristiwa memilukan terjadi di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun berinisial MAS ditemukan meninggal dunia di area Desa Sipak. Korban diduga kuat menjadi korban serangan anjing pemburu babi saat sedang memancing di sekitar lokasi kejadian.
Kejadian ini sontak menyita perhatian warga setelah video suasana pascakejadian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, tampak kepanikan warga serta emosi keluarga korban yang tak kuasa menahan kesedihan.
Video Viral Picu Ketegangan di Lokasi Kejadian
Dalam video yang beredar, terlihat jasad korban berada di lokasi kejadian dengan kondisi yang mengenaskan. Sejumlah warga dan keluarga korban tampak terpukul atas peristiwa tersebut.
Seorang pria yang diduga ayah korban bahkan terlihat meluapkan kemarahan kepada pihak yang berada di lokasi bersama rombongan pemburu. Situasi sempat memanas sebelum akhirnya warga menghentikan aktivitas rombongan tersebut.
Kericuhan juga dilaporkan terjadi ketika warga yang tersulut emosi sempat menghentikan kendaraan yang digunakan rombongan pemburu anjing babi.
Polisi Benarkan Penemuan Jasad Bocah
Pihak kepolisian membenarkan adanya penemuan jasad anak laki-laki di wilayah Desa Sipak, Kecamatan Jasinga.
“Betul, ada ditemukan mayat. Lokasi penemuannya di Desa Sipak, Jasinga. Korban usia 9 tahun, informasi dari keluarga usianya 9 tahun. Korban atas nama MAS,” ujar Iptu Agus, dikutip dari detikcom.
Polisi menjelaskan, berdasarkan informasi awal dari warga, korban diduga diserang anjing pemburu saat sedang memancing di area tersebut. Namun, pihaknya menegaskan bahwa dugaan tersebut masih perlu pendalaman lebih lanjut.
Ditemukan Luka di Bagian Kepala
Saat ditemukan, korban berada di area rerumputan dalam kondisi tidak bernyawa. Warga yang pertama kali menemukan korban melaporkan kejadian tersebut sekitar pukul 11.30 WIB.
Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat luka di bagian kepala korban. Meski demikian, bentuk luka masih belum dapat dipastikan penyebab pastinya.
“Luka di kepala, bentuknya acak. Saat di lokasi tidak ditemukan anjing di sekitar TKP,” jelas pihak kepolisian.
Penyebab Kematian Masih Diselidiki
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan guna memperjelas kronologi kejadian.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa semua kemungkinan masih terbuka, termasuk dugaan keterlibatan anjing pemburu babi yang disebut warga sebelumnya.
“Masih tahapan pemeriksaan saksi-saksi, masih penyelidikan,” tandasnya.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus menimbulkan sorotan publik terkait aktivitas perburuan yang menggunakan anjing di sekitar area yang dekat dengan aktivitas warga. Aparat kepolisian kini masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap fakta sebenarnya secara menyeluruh.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










