Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija

Minggu, 1 November 2026 18:02 WIB
Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Minggu, 1 November 2026 17:30 WIB

Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama

Minggu, 1 November 2026 16:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
  • Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution
  • Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
  • Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen
  • Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

IDI Jabar Siap Tindak Dokter Terduga Pelaku Pelecehan di RSHS, Tunggu Hasil Penyidikan Polisi

By Aga GustianaRabu, 9 April 2025 12:51 WIB2 Mins Read
Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Foto: Dok. RSHS.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jawa Barat akhirnya buka suara terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang menggemparkan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Kasus ini diduga melibatkan seorang dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Padjajaran sebagai pelaku, dengan korban seorang penunggu pasien di rumah sakit ternama tersebut.

Ketua IDI Jawa Barat, dr. Moh Luthfi, menyatakan bahwa pihaknya saat ini memilih untuk tidak mengambil langkah reaktif dan akan menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian. Hal ini disampaikan dr. Luthfi kepada awak media di Bandung, Jawa Barat, Rabu (9/4/2025).

“Terkait berita di atas, kami dari IDI Wilayah Jawa Barat, saya mendapatkan informasi bahwa kasusnya tampaknya kasus pidana dan sedang ditangani oleh kepolisian sehingga tampaknya kami menunggu dulu hasil penyelidikan dari kepolisian,” tegas dr. Luthfi.

Baca Juga:  Minim Penerangan dan Lubang Berbahaya, Proyek Galian Kabel di Bandung Telan Korban

Meski demikian, IDI Jawa Barat tidak akan tinggal diam jika terduga pelaku terbukti bersalah secara hukum. Dr. Luthfi memastikan bahwa aspek etik profesi kedokteran terhadap pelaku akan tetap diproses oleh Majelis Etika Kedokteran IDI Jawa Barat. Namun, proses etik ini akan dilakukan setelah penyelidikan awal oleh kepolisian rampung.

Baca Juga:  Geger Dugaan Kekerasan Seksual oleh Dokter di RSHS Bandung, Korban Tak Sadar Usai Dibius

“Terkait dengan profesi yang bersangkutan sebagai dokter, kami akan melakukan pembahasan di Majelis Etika Kedokteran IDI Jawa Barat, untuk dilakukan tindak lanjut terhadap masalah di atas, namun menunggu dulu proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian,” pungkas dr. Luthfi.

Sebelumnya, kabar mengenai penangkapan terduga pelaku pelecehan seksual di RSHS Bandung oleh Polda Jawa Barat telah beredar luas di media massa. Penangkapan tersebut dikabarkan terjadi sebelum perayaan Lebaran 2025.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, saat dikonfirmasi, belum memberikan detail lengkap terkait kasus sensitif ini. Namun, ia membenarkan bahwa seluruh proses penyelidikan telah berjalan secara komprehensif. Pihaknya juga mengungkapkan telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk obat bius dan kondom.

Baca Juga:  Unbeaten Persib Nyaris 'Dinodai' Bali United

Kombes Pol Surawan menjanjikan akan memberikan keterangan pers secara lebih detail dalam waktu dekat. Kasus ini mencuat ke publik setelah korban memberanikan diri menceritakan pengalaman pahitnya melalui media sosial, yang kemudian memicu perhatian luas dan tindakan cepat dari pihak kepolisian.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung Dokter pelecehan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.