Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Sudirman Street Food

Rekomendasi 10 Tempat Wisata Kuliner Malam Bandung yang Pas Buat Nongkrong Akhir Pekan

Minggu, 11 Oktober 2026 02:00 WIB

Rekomendasi 15 Tempat Wisata Bandung Terpopuler untuk Mengisi Liburan Akhir Pekan

Minggu, 11 Oktober 2026 01:00 WIB

Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan

Sabtu, 10 Oktober 2026 21:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rekomendasi 10 Tempat Wisata Kuliner Malam Bandung yang Pas Buat Nongkrong Akhir Pekan
  • Rekomendasi 15 Tempat Wisata Bandung Terpopuler untuk Mengisi Liburan Akhir Pekan
  • Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan
  • Jadwal Persib vs Dewa United: Kebugaran Thom Haye dkk Jadi Taruhan!
  • Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas
  • Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian
  • Bukan Ratu Biasa! Inilah Sosok Suthida, Permaisuri Thailand Pemegang Kendali Jet Tempur
  • Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Imbas Penyekapan Wanita di Cileunyi, Dedi Mulyadi Warning Pengusaha Kos-kosan soal Identitas Tamu

By Aga GustianaRabu, 24 Juni 2026 09:38 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat,Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tragedi penyekapan memilukan yang menimpa seorang wanita berinisial YTR (29) di sebuah kamar kos kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung, memicu reaksi keras dari pucuk pimpinan Jawa Barat. Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mendesak para pemilik rumah sewa dan indekos untuk memperketat pengawasan terhadap para calon penghuni.

Ketegasan ini mencuat setelah Polda Jabar berhasil membekuk tersangka utama, Taufik Hidayat, di kawasan Majalaya pada Selasa (23/6/2026) malam.

Dedi menilai, insiden kelam ini harus menjadi alarm keras bagi seluruh lapisan masyarakat agar tidak bersikap apatis terhadap dinamika lingkungan sekitar, terutama pada bisnis rumah kontrakan. Ia mewanti-wanti para pemilik properti agar tidak hanya memikirkan keuntungan materi tanpa mempedulikan aspek keamanan.

“Saya menyampaikan pada seluruh warga Jawa Barat, para pemilik kos, untuk setiap tamu yang datang, yang nginep apabila memang sudah berpasangan, sebaiknya ditanya surat nikahnya, dilihat KTP-nya, diakurkan satu rumah atau tidak asalnya, atau ketika beda rumah kalau sudah ada surat nikah itu cermin bahwa mereka adalah pasangan keluarga atau suami istri,” kata Dedi dikutip dari Instagram pribadinya, Rabu (24/6/2026).

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Soroti Layanan Pajak Lemot, Usulkan Sistem Cicilan Harian

Mantan Bupati Purwakarta ini menyayangkan masih longgarnya sistem penyaringan penghuni kos di berbagai daerah, di mana banyak pengelola yang abai memeriksa dokumen resmi penyewa yang datang berpasangan.

“Ini sangat penting karena seringkali tempat-tempat kos itu menerima pasangan tanpa melihat identitas dan surat nikah yang dimiliki oleh pasangan yang kos,” ujarnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Buka Sayembara Rp250 Juta, Buru Pelaku Penyekapan Brutal Wanita di Bandung

Wajib Lapor RT/RW demi Tangkal Kriminalitas

Sebagai langkah preventif, Dedi juga menginstruksikan agar data administrasi para penghuni kos dilaporkan secara berkala kepada pengurus lingkungan setempat. Mekanisme ini dinilai ampuh sebagai benteng pertahanan dini dari potensi tindak pidana.

“Yang kedua, harus secara rutin nama-nama tersebut didaftarkan ke RT, RW setempat untuk menghindari problem-problem yang terjadi manakala orang tersebut, melakukan tindakan-tindakan yang melawan hukum,” tuturnya.

Menurutnya, menjaga kondusifitas wilayah tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum, melainkan butuh kepekaan dari struktur pemerintahan paling bawah. Oleh karena itu, ia meminta aparatur desa hingga pengurus RT dan RW untuk menggalakkan kembali pengawasan wilayah.

Baca Juga:  Konten Dedi Mulyadi Picu Plot Twist, Simpati untuk Pedagang Es Kue Berubah Jadi Kekecewaan

“Semoga seluruh para kepala desa, para kepala kelurahan, ketua RT dan RW aktif melakukan monitoring ke berbagai tempat yang disitu rupakan tempat-tempat orang untuk menginap dalam jangka waktu pendek mumpuni,” tegas Dedi.

Di akhir pernyataannya, Dedi berharap kasus penyekapan YTR di Cileunyi ini menjadi peristiwa terakhir dan memicu kesadaran kolektif warga Jawa Barat untuk saling menjaga satu sama lain.

“Untuk itu saya ucapkan terima kasih. Semoga peristiwa ini menjadi penyelesaian. Jadi pembelajaran penting bagi kita untuk sama-sama melindungi keluarga kita masing-masing. Hatur nuhun,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Taufik Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian

Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit

Ilustrasi tsunami

Ini 5 Kabuptaen di Jawa Barat yang Masuk Zona Merah Tsunami Megathrust

Tembus 33 Ribu Tanda Tangan, Petisi Online Tolak Penutupan Jalan Diponegoro Bandung Makin Masif

Wacana Sistem Tidak Naik Kelas Diberlakukan 2027, Guru dan Siswa Diimbau Siapkan Strategi Baru

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.